POJOKSATU.id — Mengetahui umur HP sendiri bisa menjadi hal penting, terutama bagi pengguna yang ingin mengetahui sudah berapa lama perangkat digunakan.

Informasi tersebut juga dapat menjadi pertimbangan ketika hendak menjual HP atau menggantinya dengan perangkat baru.

Umur HP tidak selalu sama dengan tahun keluaran perangkat. Sebuah HP yang dirilis pada 2023, misalnya, belum tentu mulai digunakan pada tahun yang sama.

Karena itu, pengguna bisa mengecek beberapa informasi seperti tanggal pembelian, masa garansi, hingga data aktivasi perangkat untuk memperkirakan usia HP.

Baca Juga: Abu Vulkanik Anak Krakatau Hujani Jakarta, Transjakarta Nonaktifkan Lift dan Eskalator

Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengetahui umur HP sendiri.

Salah satu cara yang dapat dicoba adalah menggunakan nomor IMEI atau International Mobile Equipment Identity.

IMEI merupakan nomor identitas unik yang dimiliki perangkat seluler. Pengguna dapat melihatnya dengan membuka aplikasi Telepon, kemudian mengetik kode *#06#.

Setelah itu, nomor IMEI akan muncul pada layar. Pengguna sebaiknya tidak membagikan nomor tersebut secara sembarangan karena IMEI merupakan informasi identitas perangkat.

Baca Juga: Gunung Anak Krakatau Erupsi, Apakah Bisa Picu Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Selanjutnya, informasi mengenai perangkat dan garansi dapat diperiksa melalui layanan resmi dari produsen HP jika tersedia.

Data masa garansi atau aktivasi yang ditampilkan dapat membantu pengguna memperkirakan kapan perangkat mulai digunakan.

Cara paling sederhana untuk mengetahui umur HP adalah dengan melihat tanggal pembelian.

Pengguna dapat mencari nota atau invoice ketika membeli perangkat.

Jika HP dibeli melalui marketplace, riwayat transaksi juga dapat digunakan untuk melihat kapan pembelian dilakukan.

Selain itu, informasi tanggal pembelian mungkin terdapat dalam email konfirmasi transaksi, kartu garansi, atau dokumen pembelian lainnya.

Baca Juga: Ketiak Sering Bau? Ini 9 Cara Menjaga Ketiak Tetap Bersih dan Kering

Sebagai contoh, apabila HP dibeli pada September 2024, maka pada September 2026 perangkat tersebut telah digunakan selama sekitar dua tahun.

Informasi masa garansi juga bisa membantu memperkirakan usia HP.

Sejumlah produsen menyediakan layanan pengecekan garansi berdasarkan nomor IMEI atau nomor seri perangkat.

Setelah data dimasukkan, pengguna dapat memperoleh informasi mengenai status garansi apabila layanan tersebut tersedia.

Baca Juga: Kontras Jalur Transportasi Saat Abu Vulkanik, Penyeberangan Laut Bakauheni–Merak Tetap Normal Berbeda Jalur Udara

Dari informasi tersebut, pengguna bisa memperkirakan kapan perangkat pertama kali diaktifkan atau mulai masuk periode garansi.

Perlu diketahui bahwa metode pengecekan dan informasi yang tersedia dapat berbeda-beda tergantung merek dan model HP.

Selain tanggal pembelian, pengguna juga dapat mencari tahu tahun ketika model HP tersebut pertama kali dirilis.

Informasi ini memang tidak menunjukkan secara pasti kapan HP mulai digunakan, tetapi dapat menjadi acuan untuk mengetahui usia model perangkat.

Baca Juga: Universitas dengan Jurusan Arsitektur Terbaik di Indonesia Versi QS 2026, ITB, UI dan ITS Melesat

Misalnya, jika sebuah model dirilis pada 2022, tetapi baru dibeli pada 2024, maka umur pemakaian HP tentu berbeda dengan usia modelnya.

Dengan menggabungkan informasi tahun rilis, tanggal pembelian, dan masa garansi, pengguna dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai umur HP.

Jadi, bagi pengguna yang ingin mengetahui sudah berapa lama HP digunakan, pengecekan dapat dimulai dari nota pembelian, riwayat transaksi, informasi garansi, hingga nomor IMEI.

Cara tersebut juga berguna bagi pengguna yang berencana menjual HP karena usia pemakaian menjadi salah satu informasi yang biasanya perlu diketahui sebelum menentukan kondisi dan nilai perangkat.***