POJOKSATU.id — Nvidia kembali memperluas gebrakannya di sektor semikonduktor dengan meluncurkan RTX Spark, sebuah superchip anyar yang dirancang untuk menghadirkan kemampuan kecerdasan buatan (AI) generasi berikutnya ke laptop dan komputer berbasis Windows.
Chip RTX Spark dikembangkan dalam bentuk System on Chip (SoC) yang mengusung arsitektur ARM.
Di dalamnya tertanam CPU Nvidia Grace dengan 20 inti pemrosesan yang dipadukan dengan GPU Nvidia Blackwell RTX berbekal 6.144 CUDA Core.
Kolaborasi antara CPU dan GPU tersebut didukung teknologi interkoneksi NVLink-C2C berkecepatan tinggi sehingga proses pertukaran data dapat berlangsung lebih cepat dan efisien.
Nvidia menyebut RTX Spark mampu menghasilkan performa AI hingga mencapai 1 petaflop.
Angka tersebut setara dengan kemampuan memproses sekitar 1.000 triliun operasi dalam satu detik.
Baca Juga: Beasiswa Bojonegoro 2026 Tahap 2 Dibuka Agustus, Mahasiswa S1 dan D4 Bisa Ajukan Bantuan Pendidikan
Berkat performanya tersebut, RTX Spark digadang-gadang menjadi salah satu chip AI paling bertenaga yang pernah dihadirkan untuk perangkat komputasi kelas konsumen.
Dari sisi manufaktur, RTX Spark diproduksi menggunakan proses fabrikasi 3 nanometer (3nm) milik Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC).
Teknologi ini dikenal mampu memberikan peningkatan efisiensi energi sekaligus performa yang lebih optimal.
Baca Juga: Buruan Daftar! Beasiswa Jateng 2026 untuk Santri dan Pengasuh Pesantren Segera Ditutup
Perangkat laptop yang ditenagai RTX Spark disebut mampu menjalankan model AI berukuran hingga 120 miliar parameter langsung dari perangkat.
Kemampuan itu ditopang oleh teknologi unified memory dengan kapasitas mencapai 128 GB.
Dengan spesifikasi tersebut, laptop berbasis RTX Spark dapat mengerjakan berbagai proses AI yang kompleks secara lokal tanpa harus terus bergantung pada koneksi internet maupun layanan komputasi awan (cloud).
Tidak lama setelah peluncurannya, sejumlah produsen komputer dunia langsung menyatakan dukungannya terhadap teknologi terbaru Nvidia ini.
Baca Juga: PLN Bekasi Luncurkan Program PELITA, Perkuat Budaya Literasi Anak dan Generasi Muda
Bahkan beberapa model laptop telah dipastikan akan menjadi pionir dalam mengadopsi RTX Spark.
Berikut empat laptop pertama yang dipastikan hadir dengan dukungan Nvidia RTX Spark.
Microsoft Surface Laptop Ultra
Microsoft Surface Laptop Ultra menjadi salah satu perangkat awal yang akan mengandalkan performa RTX Spark.
Laptop ini dirancang untuk memaksimalkan berbagai fitur AI terbaru yang tersedia pada ekosistem Windows.
Baca Juga: PP TUNAS Dinilai Berpotensi Salah Sasaran, Judi Online Justru Jadi Ancaman Terbesar Anak
Asus ProArt P16
Asus ProArt P16 hadir menyasar para kreator konten dan profesional di bidang kreatif.
Perangkat ini dibekali layar 16 inci yang menggunakan panel ASUS Lumina Pro OLED untuk menghadirkan kualitas tampilan yang tajam dan akurat.
Walaupun mengusung layar berukuran besar, Asus tetap mempertahankan desain yang tipis dan modern.
Laptop ini tersedia dalam pilihan warna Nano Black serta Neo White.
Baca Juga: 3 Anggota TNI Divonis Pembunuhan Kacab BRI, 12 Tersangka Tunggu Sidang, Sosok AKBP Ini yang Bongkar
Asus ProArt P14
ProArt P14 merupakan versi yang lebih ringkas dibandingkan ProArt P16.
Laptop ini membawa layar OLED berukuran 14 inci dengan desain premium dan pilihan warna yang serupa dengan model yang lebih besar.
Dell XPS 16 Creator Edition
Dell menghadirkan XPS 16 Creator Edition bagi pengguna yang membutuhkan performa tinggi untuk mendukung pekerjaan kreatif profesional.
Berkat dukungan RTX Spark, perangkat ini diklaim mampu menangani proses editing, pemutaran, hingga rendering video 4K dengan lebih mulus.
Baca Juga: Karawang Darurat Begal, Warga Ungkap Titik Rawan dan Minta Aparat Bertindak Tegas
Dell juga menyematkan layar Tandem OLED berstandar True Black HDR 600, slot pembaca kartu SD, serta port HDMI untuk menunjang kebutuhan kerja sehari-hari.
Peluncuran RTX Spark menjadi tonggak baru bagi Nvidia dalam membawa kemampuan AI kelas tinggi ke perangkat komputasi personal.
Dengan mulai diadopsi oleh berbagai produsen laptop ternama, teknologi ini diperkirakan akan memainkan peran penting dalam perkembangan industri PC pada masa mendatang.
***

