POJOKSATU.id -Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang digadang-gadang jadi solusi tumpukan sampah di TPA Cipeucang, akhirnya kandas.

Bukan dilanjut di Tangsel, melainkan akan dibangun secara terpusat di Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang.

Proyek skala besar itu nantinya menampung sampah dari tiga wilayah—Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan tentu saja Tangsel.

Baca Juga: Pisah Sambut Kajati Banten, Gubernur Banten Puji Gaya Humanis Siswanto

Kabar ini bikin banyak pihak harus putar otak. Salah satunya Wakil Ketua DPRD Tangsel, Wanto Sugito.

Ia mengingatkan Pemkot agar tidak tinggal diam menunggu PSEL Jatiwaringin selesai dibangun, karena prosesnya pasti panjang.

“Sambil menunggu, Pemkot harus memperkuat pengelolaan sampah di tingkat kota dan masyarakat,” ujarnya tegas, Sabtu, 25 Oktober 2025.

Baca Juga: Tb Asep Ungkap Empat Pilar Utama Diskominfo Tangsel untuk Wujudkan Transformasi Digital Daerah

Peringatan itu bukan tanpa alasan. Kondisi TPA Cipeucang sudah overload dan kian memprihatinkan.

Gunungan sampah makin menjulang, dan jika tak segera diantisipasi, bukan tidak mungkin menimbulkan persoalan lingkungan yang lebih besar.

Wanto, yang juga politisi PDIP, mengaku mendukung langkah pemerintah pusat yang ingin menghadirkan fasilitas pengolahan sampah terintegrasi.

Baca Juga: Dari Tales Beneng sampai Teknologi, Pemuda Banten Unjuk Inovasi di Karnipora 2025

Katanya, secara efisiensi anggaran, langkah ini masuk akal.

Tapi ia juga menegaskan satu hal Tangsel jangan cuma jadi “penyetor sampah” tanpa dapat manfaat langsung.

“Kita dukung kebijakan pusat yang positif, tapi Tangsel jangan hanya jadi pengirim sampah tanpa manfaat langsung,” ujarnya mengingatkan.

Jadi, meski PSEL Tangsel batal, pekerjaan rumah Pemkot masih menumpuk.

Mulai dari memperkuat sistem pengelolaan sampah mandiri di masyarakat, mengoptimalkan TPA Cipeucang, sampai memastikan.

Baca Juga: Sosok Aron Geller, WNA Israel Viral Diduga Punya KTP Beralamat Cianjur Disebut Bupati Palsu

Tangsel tetap punya peran dalam proyek PSEL aglomerasi nanti. Karena, bagaimanapun juga, sampah adalah urusan kita semua  bukan cuma soal kirim, tapi juga soal tanggung jawab.***