POJOKSATU.ID – Belakangan, Warga Negara Asing (WNA) Israel bernama Aron Geller mendadak ramai disorot publik.

Bagaimana tidak, hal ini terjadi usai beredar kabar viral yang menyebutkan bahwa WNA Israel tersebut memiliki identitas di Indonesia.

Yang mana, Aron Geller disebut-sebut mengantongi Kartu Tanda Penduduk (KTP) beralamat di Sirnagalih, Cilaku, Cianjur, Jawa Barat.

Baca Juga: Dari Rukun hingga Contoh Nyata, Begini Cara Kerja Akad Musyarakah dalam Islam

Tidak heran, kasus tersebut sontak ditanggapi langsung oleh Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian.

Sebagaimana yang dilansir Pojoksatu.id langsung dari portal media jawapos.com pada Senin (27/10/2025).

Dalam artikelnya, Wahyu menyatakan terkait identitas ganda WNA Israel tersebut dikonfirmasi tidak benar alias palsu.

Baca Juga: Penting Diketahui, Skema Akad Murabahah dalam Kehidupan Sehari-hari, Kerugian Ditanggung Siapa?

Sebab, setelah ditelusuri lebih dalam pada data kependudukan nasional, tidak ditemukan NIK serupa dengan KTP diduga milik Aron.

“Setelah dilakukan pencarian dalam sistem kependudukan nasional data dengan nama Aron Geller tidak ditemukan,” terangnya.

 “Sehingga dapat dipastikan KTP WNA yang beredar di media sosial palsu,” lanjut Bupati Cianjur dalam laporan.

Baca Juga: Workout, Wellness, dan Weekend Run: Tiga Ritual Baru Anak Muda Perkotaan

Tidak hanya sekadar melakukan pendalaman dengan basis digital, pihaknya juga mengerahkan sejumlah petugas untuk meninjau alamat yang tertera pada KTP diduga milik Aron.

Seperti sebelumnya, proses pengecekan itu juga memperoleh hasil nihil lantaran tidak adanya warga bernama WNA Israel tersebut.

Menyikapi hal ini, Bupati Cianjur mengimbau kepada seluruh pihak untuk tidak termakan persoalan yang belum dapat dikonfirmasi kebenarannya.

Baca Juga: UNSIKA Gelar Kompetisi Seni Nasional UNACC 2025 Angkat Tema Expressions of Nirvana

“Ini menjadi pelajaran pentingnya memastikan setiap data atau informasi yang beredar di media sosial, agar tidak menjadi masalah di kemudian hari,” terangnya.

“Sehingga saya pastikan KTP atas nama WNA asal Israel itu KTP Palsu,” lanjut Wahyu dalam laporan artikel. ***