POJOKSATU.id - Tangerang: Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menepis soal danayang mengendap di bank sebesar Rp1,13 triliun.

Dana tersebut diklaim bukan merupakan deposito, tapi sisa kas yang belum ditarik oleh pihak ketiga.

Menurut Benyamin pada akhir tahun ini baru bisa terlihat anggaran yang telah diserap dan belum. Benyamin menegaskan, keuangan daerah di Pemkot Tangsel hanya debit saldo, bukan dalam bentuk deposito.

Baca Juga: Gubernur Banten Dorong ASN Tingkatkan Akuntabilitas, Targetkan SAKIP Naik ke Kategori Lebih Tinggi

"Kalau deposito kita enggak ada. Giro ada. Dari pendapatan daerah Rp4,8 triliun, kita sudah terrealisasi sampai dengan hari ini Rp3,4 triliun atau 87 persen.

Terus posisi kas daerah kita Rp963 miliar. Penerimaan kita kemarin Rp3,4 triliun sampai dengan 19 Oktober 2025.

Penerimaan Rp3,4 triliun, pengeluaran sudah Rp2,6 triliun. Sisanya ini memang akan ditagihkan di akhir bulan ini," jelas Benyamin. 

Baca Juga: Aksi Kabur Tanpa Bayar di SPBU Ciputat, Polisi Lacak Pelat Nomor MobilBaca Juga: Aksi Kabur Tanpa Bayar di SPBU Ciputat, Polisi Lacak Pelat Nomor Mobil

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya sempat menyatakan terkait dana beberapa pemerintah daerah (Pemda).

Yang belum terpakai dan hanya mengendap di perbankan, salah satunya Pemda Tangsel.

Purbaya mengatakan serapan anggaran belanja pemerintah daerah pada kuartal III-2025 lambat.

Baca Juga: Cara Menulis Surat Resign yang Sopan dan Profesional, Agar Tidak Salah Kesan

Purbaya menambahkan, jika pemerintah pusat sudah menyalurkan anggaran ke daerah dengan cepat.

Purbaya meminta agar pemerintah daerah mempercepat belanja produktif agar pembangunan berjalan dan ekonomi lokal tetap berputar.***