POJOKSATU.id, SUMUT - Dua ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) dibuka fungsional oleh PT Hutama Marga Waskita, untuk memperlancar arus mudik dan arus balik Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah.

Adapun dua ruas jalan tol tersebut adalah Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat (Kutepat), yang dibuka fungsional mulai dari H-6 atau 4 April 2024 hingga H+6 atau 16 April 2024.

"Dua ruas yang dibuka secara fungsional adalah Ruas Tebing Tinggi-Sinaksak sepanjang 45 km. Sedangkan Ruas Indrapura-Kuala Tanjung sepanjang 9 km dibuka secara fungsional situasional," kata Direktur Utama PT Hutama Marga Waskita, Dindin Solakhuddin, dalam keterangannya, Kamis (4/4/2024).

Baca Juga: Doa Hari ke 25 Bulan Ramadhan, Siapa Musuh Allah SWT? Berharap Allah SWT Menjaga Hati Sebagaimana Allah Menjaga Hari Para Wali -Nya

Dijelaskan Dindin, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan lintas instansi, khususnya Polda Sumut dan Pemerintah Daerah terkait dioperasikan secara fungsional Ruas Tebing Tinggi- Sinaksak dan secara situasional Ruas Indrapura-Kuala Tanjung guna mendukung arus mudik lebaran 2024.

"Kami juga memperhatikan kesiapan perambuan dan kondisi jalan, agar pengendara merasa aman selama perjalanan melintasi tol fungsional ini," kata Dindin.

Dindin mengungkapkan bahwa fungsional kedua ruas jalan tol ini, hanya diperuntukkan untuk kenderaan golongan I, yakni sedan, jip, pick up/truk kecil dan bus.

Baca Juga: Begini Tahapan dan Syarat Dukungan Pasangan Perseorangan pada Pilgubsu 2024, KPU Sumut: Harus Miliki 7,5 Persen dari Jumlah DPT

”Kami berharap dengan di dioperasikan secara fungsional, 2 ruas tol ini dapat memangkas waktu tempuh pengendara agar bisa segera bertemu dengan sanak keluarga serta mempermudah pasokan logistik pada lebaran tahun ini," tuturnya.

Dindin mengatakan fungsional Tol Tebing Tinggi-Sinaksak diberlakukan secara gratis dan dua arah dengan ketentuan pengendara wajib melakukan tapping di Gerbang Tol Dolok Merawan atau Gerbang Tol Sinaksak dengan tidak dikenakan biaya sama sekali atau Rp. 0,-.

"Biaya yang akan terpotong adalah biaya perjalanan dari Gerbang Tol pertama dimana pengendara melakukan tapping masuk tol sampai dengan interchange Indrapura," jelas Dindin.

Baca Juga: PAD Kota Medan Capai Rp1,25 Triliun di Triwulan Pertama, Kepala BKAD: Relatif Baik Dari Tahun 2023 di Periode Sama

Hal ini dikarenakan Jalan Tol Medan Raya, yakni Ruas Binjai-Langsa, Ruas Medan-Binjai, Ruas Belawan-Tanjungmorawa, Ruas Jasa Marga Kualanamu-Tebing Tinggi.

Selanjutnya, Tebing Tinggi-Indrapura, Ruas Indrapura-Limapuluh dan Ruas Tebing Tinggi-Sinaksak, telah menerapkan integrasi tertutup dimana pengendara melakukan pembayaran saat berada di gardu gerbang tol tempat ingin keluar.

Sedangkan pada Ruas Indrapura-Kuala Tanjung yang merupakan lanjutan dari Tol Tebing Tinggi-Indrapura akan diberlakukan fungsional situasional 1 arah dengan memperhatikan kepadatan lalu lintas.

Baca Juga: Sandra Dewi Diperiksa Lima Jam di Kejagung, Netizen Soroti Istri Harvey Moeis Itu Masih Bisa Tebar Senyuman

Secara teknis PT Hutama Marga Waskita sebagai BUJT Jalan Tol Tebing Tinggi-Sinaksak sudah melakukan berbagai koordinasi dan merampungkan pekerjaan yang menjadi prioritas fungsional Lebaran 2024 ini, harapannya agar dapat mempermudah masyarakat dalam mudik lebaran tahun ini.

Dalam mendukung fungsional tahun ini, Hamawas mempersiapkan 4 personel KSLL, 12 personel patroli, 8 personel rescue, 18 personel derek, 11 patroli jalan raya dan 4 paramedis serta 11 kendaraan operasi dan layanan.

"Hamawas menghimbau kepada seluruh pengandara agar memperhatikan batas kecepatan maximum kendaraan yaitu 80 km/jam pada kedua ruas fungsional tersebut," kata Dindin. ***