POJOKSATU.id, JAKARTA – Sebuah video viral di media sosial X (Twitter) dua hari belakangan yang berisi surat suara pasangan Ganjar-Mahfud MD dicoblos duluan oleh seseorang.

Belakangan diketahui, kejadian surat suara dicoblos duluan ini disebut terjadi di Malaysia. Dan Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, memberikan tanggapan atas kejadian itu.

Dalam video terlihat seseorang mencoblos paslon presiden nomor urut 3 Ganjar -Mahfud. Dan salah satu calon anggota legislatif dari partai nomor urut 1 PKB. Setelah dicoblos, surat suara terlihat dimasukkan ke amplop warna putih.

“Info A99!! Masih di Malaysia. Operatornya panen karena dapat order nyoblosin kertas suara dari dua pihak sekaligus. @bawaslu_RI harap segera menindaklanjuti info ini,” tulis akun @PartaiSocmed, seperti dikutip Pojoksatu.id, Rabu (7/2/2024).

Baca Juga: Unit PPA Polres Pelabuhan Belawan Tangkap Ayah Tiri Pelaku Pelecehan Seksual

“Ada yang panen besar dari mencurangi hak pilih rakyat,” kata akun ini lagi dalam unggahannya.

Sementara itu, Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran sampai melakukan konferensi pers menanggapi beredarnya video ini.

Wakil Ketua TKN Prabowo-Gibran, Habiburokhman, menggelar konferensi pers di Media Center TKN Prabowo-Gibran, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (6/2/2024).

TKN Prabowo-Gibran meminta Bawaslu RI untuk menindaklanjuti masalah ini secara hukum. Dan TKN akan membuat laporan resmi ke Bawaslu RI terkait kejadian dalam video itu.

Habiburokhman menambahkan, kejadian surat suara dicoblos duluan ini terjadi pada surat suara yang bertuliskan Pos Malaysia.

Baca Juga: Bubur Ibadah

"Sejumlah orang melakukan pencoblosan surat suara legislatif untuk partai dan caleg tertentu," kata Habiburokhman lagi dalam konferensi pers itu.

"Nanti bisa dilihat saja dan surat suara pilpres yang dicoblos itu pasangan calon nomor urut 3 Ganjar-Mahfud," sambungnya lagi.

Habiburokhman meyakini, dugaan pencoblosan surat suara secara ilegal itu melibatkan panitia pemilihan luar negeri (PPLN) dan oknum Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Malaysia.

Baca Juga: KABAR BURUK, CUMA SAMPAI 9 FEBRUARI TAPI BARU 34 PEMDA Telah Usul Kebutuhan PPPK Guru 2024, Cek Apakah Daerah Anda Termasuk?

Dia pun menyerukan kepada seluruh peserta Pemilu 2024 untuk mengedepankan cara yang jujur dan beretika dalam mengikuti Pemilu 2024.

Habiburokhman mengatakan bahwa pihaknya akan mengirimkan tim pencari fakta untuk mengusut dugaan kecurangan Pemilu di Malaysia.

Untuk mengetahui update hasil survei 15 lembaga survei capres-cawapres Pilpres 2024 silahkan lihat di sini:

https://qc.pojoksatu.id/

TKN Prabowo-Gibran juga akan mengirimkan tim pencari fakta sebanyak tiga hingga empat orang ke Kuala Lumpur, Malaysia.***