POJOKSATU.ID - Bergabung dengan Pojoksatu melalui program MagangHub menjadi salah satu keputusan paling berani yang pernah saya ambil setelah lulus kuliah.
Saat pertama kali mengenal MagangHub, saya hanya ingin mencari pengalaman kerja yang relevan dengan latar belakang pendidikan saya di Bisnis Digital.
Namun, saya tidak menyangka bahwa langkah tersebut akan membawa saya pada pengalaman besar, mulai dari mengelola komunikasi kelas personal branding, menjalankan Meta Ads, hingga melakukan presentasi penawaran ke instansi seperti PDAM dan dinas di luar kota.
Semua proses itu tidak datang secara instan. Saya memulainya sebagai peserta magang biasa yang ingin belajar, tetapi perlahan diberi tanggung jawab yang membuat saya berkembang jauh melampaui ekspektasi pribadi.
Baca Juga: Datang dengan Wajah Bingung, Viral Kakek Sepuh Jual 8 Butir Telur demi Bisa Buka Puasa
Di PT Pojok Satu Indonesia, saya tidak hanya belajar bekerja, tetapi juga belajar percaya diri, mengambil peran, dan memahami dunia profesional secara nyata.
Saya Dwi Risnanda, lulusan Bisnis Digital yang memiliki ketertarikan besar pada dunia pemasaran dan komunikasi.
Sejak duduk di bangku kuliah, saya senang mempelajari strategi digital marketing, branding, dan pengelolaan audiens. Informasi tentang program MagangHub saya peroleh dari media sosial.
Program ini menarik perhatian saya karena memberikan kesempatan magang nasional yang terarah dan sesuai dengan bidang yang saya tekuni.
Saya melihatnya sebagai peluang untuk menguji kemampuan sekaligus membuktikan diri di dunia kerja profesional.
Awal Penempatan di Divisi Bisnis Digital
Saat resmi bergabung di PT Pojok Satu Indonesia, saya ditempatkan di divisi Bisnis Digital.
Penempatan ini terasa sangat relevan dengan latar belakang pendidikan saya.
Di awal masa magang, kami dibagi ke dalam beberapa tim, dan saya mendapatkan kesempatan bergabung di tim Kontenova yang menangani kelas personal branding.
Sejak awal, saya merasa tertantang sekaligus antusias. Dunia bisnis digital bukan lagi sekadar teori di ruang kelas, tetapi praktik nyata yang menuntut hasil, target, dan tanggung jawab.
Menjalani Peran sebagai Humas Personal Branding
Di tim Kontenova, saya dipercaya menjadi humas untuk kelas personal branding.
Tanggung jawab ini membuat saya berada di garis depan komunikasi antara program dan peserta.
Baca Juga: Data Warga Miskin Tak Bisa Dibuka ke Publik, Dinsos Sumut Tegaskan BNBA Dilindungi Undang-Undang
Saya bertugas mengelola komunikasi dengan peserta sebelum dan sesudah kelas.
Mulai dari memberikan informasi jadwal, teknis pelaksanaan, hingga memastikan peserta memahami alur kegiatan.
Setelah kelas selesai, saya tetap menjaga komunikasi untuk memastikan kepuasan mereka serta membuka peluang relasi jangka panjang.
Selain itu, saya membangun community relation untuk alumni Akademi Konten Nova. Saya belajar bahwa relasi tidak berhenti setelah transaksi selesai.
Alumni adalah bagian dari ekosistem yang perlu dijaga agar tetap terhubung dan merasa menjadi bagian dari komunitas.
Baca Juga: Kasus Kekerasan Anak di Sukabumi, KPAI Dorong Polres Sukabumi Proses Ayah dan Ibu Tiri Korban
Peran ini melatih saya menjadi komunikator yang responsif, solutif, dan profesional.
Strategi Mencari Peserta dan Mengelola Meta Ads
Tidak hanya fokus pada komunikasi, saya juga bertanggung jawab mencari peserta untuk kelas personal branding.
Saya membagikan flyer digital melalui berbagai platform dan menjalankan iklan menggunakan Meta Ads.
Di sinilah saya benar-benar mengimplementasikan ilmu yang saya pelajari saat kuliah.
Saya belajar menentukan target audiens, menyusun copywriting yang menarik, serta menganalisis performa iklan berdasarkan data.
Saya memahami bahwa setiap strategi digital harus memiliki perencanaan yang jelas dan evaluasi yang terukur.
Selain itu, saya juga menangani service komunikasi bagi peserta yang membeli produk kelas personal branding.
Saya memastikan setiap pertanyaan dijawab dengan jelas dan setiap kendala ditangani dengan cepat.
Dari sini saya menyadari bahwa pelayanan yang baik adalah fondasi dari kepercayaan pelanggan.
Pengalaman Pertama Presentasi ke PDAM
Salah satu momen paling berkesan selama magang adalah ketika saya mendapat kesempatan ikut presentasi penawaran kelas personal branding ke PDAM.
Itu adalah pengalaman pertama saya berbicara dalam forum resmi bersama instansi. Rasa gugup tentu saya rasakan.
Saya harus memahami materi secara mendalam dan mampu menyampaikan nilai program dengan meyakinkan.
Namun, pengalaman tersebut justru menjadi titik balik bagi saya.
Saya belajar menyampaikan gagasan secara terstruktur, percaya diri berbicara di depan audiens profesional, dan memahami pentingnya komunikasi persuasif.
Momen itu membuka kesadaran saya bahwa keberanian untuk tampil adalah keterampilan yang harus terus dilatih.
Dinas ke Purwakarta dan Pelajaran Profesionalisme
Pengalaman luar biasa lainnya adalah ketika saya mendapat kesempatan dinas ke Purwakarta untuk melakukan penawaran kelas personal branding.
Perjalanan ini memberikan saya pengalaman lapangan yang sangat berharga.
Saya melihat secara langsung bagaimana pendekatan dilakukan kepada calon klien, bagaimana komunikasi dibangun secara formal, dan bagaimana strategi penawaran disesuaikan dengan kebutuhan instansi.
Saya belajar tentang etika profesional, sikap percaya diri, serta pentingnya kerja sama tim dalam setiap proses negosiasi.
Perjalanan tersebut membuat saya semakin memahami bahwa dunia profesional menuntut kesiapan mental dan kemampuan komunikasi yang matang.
Tantangan dan Proses Pendewasaan Diri
Selama menjalani magang, saya menghadapi berbagai tantangan.
Baca Juga: Residivis Kembali Edarkan Sabu, Polisi Bongkar Transaksi di Jalinsum Tebing Tinggi
Mengelola komunikasi peserta, menjalankan iklan, serta menyiapkan kebutuhan tim personal branding membutuhkan manajemen waktu yang baik.
Target peserta yang harus dicapai juga menjadi tekanan tersendiri.
Namun, dari situlah saya belajar disiplin, tanggung jawab, dan ketahanan mental. Saya belajar menerima evaluasi, memperbaiki kesalahan, dan terus meningkatkan kualitas diri.
Perlahan, saya merasakan perubahan dalam diri saya. Saya menjadi lebih percaya diri, lebih berani berbicara, dan lebih siap menghadapi dinamika kerja profesional.
Dampak MagangHub terhadap Masa Depan Saya
Pengalaman di divisi Bisnis Digital PT Pojok Satu Indonesia memberikan saya gambaran nyata tentang dunia kerja yang ingin saya tekuni.
Saya tidak hanya memahami digital marketing secara teori, tetapi sudah merasakan praktiknya langsung, mulai dari promosi, komunikasi pelanggan, hingga presentasi penawaran ke instansi.
Baca Juga: BMKG Peringatkan Risiko Banjir dan Longsor di Sumut, Sepekan ke Depan Hujan Bisa Lebat Secara Lokal
MagangHub membantu saya membangun fondasi profesional yang kuat.
Saya merasa lebih siap menghadapi dunia kerja karena telah terbiasa dengan tanggung jawab, target, dan kolaborasi tim.
Refleksi dan Harapan
Perjalanan saya bersama MagangHub di PT Pojok Satu Indonesia adalah proses pembelajaran yang membentuk saya secara menyeluruh.
Dari mengelola komunikasi peserta, membangun relasi alumni, menjalankan Meta Ads, hingga presentasi di hadapan instansi dan dinas luar kota, semua pengalaman itu memperluas batas kemampuan saya.
Saya belajar bahwa kesempatan besar datang kepada mereka yang berani mengambil langkah pertama.
Magang ini membuktikan bahwa ketika ilmu dan pengalaman bertemu, kepercayaan diri akan tumbuh dan arah masa depan menjadi lebih jelas.
Baca Juga: Aknes Ngadu ke KDM, Jual Tanah di Cianjur 5 Hektare, Belum Terima Bayaran Sepeser Pun
Perjalanan ini bukanlah akhir, melainkan awal dari langkah yang lebih besar dalam perjalanan profesional saya.
Saya percaya, selama terus belajar dan berani mengambil tantangan, setiap proses akan membawa saya semakin dekat pada impian yang ingin saya wujudkan.***

