POJOKSATU.id — Pemandangan berbeda terlihat di tengah aksi demonstrasi 27 Agustus 2026 di kawasan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta.
Saat massa masih memadati area aksi, sejumlah masyarakat justru terlihat turun tangan memunguti sampah yang berserakan.
Berdasarkan pantauan visual di lokasi, sampah berupa botol plastik, wadah makanan, kantong plastik hingga berbagai kemasan terlihat di sejumlah titik kawasan aksi.
Beberapa orang kemudian tampak membawa kantong sampah dan memunguti sampah satu per satu di sekitar kerumunan massa.
Baca Juga: Didesak Massa, Pimpinan DPR Siap Mundur Jika RUU Perampasan Aset Tak Disahkan 15 Desember
Aktivitas tersebut menjadi sisi lain dari aksi demonstrasi yang sejak pagi menjadi perhatian publik. Ketika sebagian massa menyampaikan aspirasi kepada DPR, masyarakat lainnya memilih mengambil peran dengan menjaga kebersihan ruang publik.
Kondisi sampah yang berserakan terlihat seiring dengan semakin padatnya kawasan depan Gedung DPR/MPR RI oleh peserta aksi.
Warga Ikut Jaga Ruang Publik
Aksi warga memunguti sampah menjadi perhatian karena kawasan yang digunakan untuk demonstrasi merupakan ruang publik yang digunakan bersama.
Kebersihan area tersebut tidak hanya berkaitan dengan kenyamanan peserta aksi, tetapi juga masyarakat dan pengguna jalan yang berada di sekitar lokasi.
Baca Juga: Suasana Memanas, Massa AMPB Pati Mundur, Massa Aksi Lain Merangsek ke Depan DPR
Sebelumnya, Forum Lembaga Legislatif Mahasiswa Indonesia Wilayah Jabodetabek juga mengingatkan peserta aksi untuk menjaga fasilitas umum serta menyampaikan aspirasi secara tertib dan damai.
“Jaga fasilitas umum. Jalan, halte, taman, dan gedung adalah milik kita bersama. Merusaknya sama dengan merugikan rakyat sendiri,” demikian Imbauan Forum Lembaga Legislatif Mahasiswa Indonesia Wilayah Jabodetabek.
Imbauan tersebut menjadi relevan dengan kondisi di lapangan. Penyampaian aspirasi di ruang publik tidak hanya membutuhkan kebebasan untuk menyampaikan pendapat, tetapi juga kesadaran untuk menjaga lingkungan sekitar.
Baca Juga: 65 Orang Diamankan Jelang Demo DPR, Polisi Sita 39 Sajam dan 201 Botol Diduga untuk Molotov
Sejumlah warga yang terlihat memunguti sampah setidaknya menunjukkan adanya inisiatif untuk membantu mengembalikan kebersihan kawasan yang digunakan selama berlangsungnya aktivitas massa.
Pemandangan tersebut menjadi sisi human interest di tengah dinamika demonstrasi 27 Agustus 2026.
Di tengah berbagai tuntutan yang disampaikan kepada DPR, aksi sederhana warga membersihkan sampah mengingatkan bahwa penggunaan ruang publik juga diikuti tanggung jawab untuk menjaganya.
Dengan demikian, penyampaian aspirasi dan kepedulian terhadap lingkungan dapat berjalan beriringan. Kebersihan kawasan aksi bukan semata-mata menjadi tugas petugas kebersihan, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama seluruh masyarakat yang menggunakan ruang tersebut.
Baca Juga: Massa AMPB Mundur, Botok Pati Bocorkan Hasil Pertemuan dengan Pimpinan DPR


.webp)
