POJOKSATU.id — Situasi demonstrasi di kawasan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2026), mengalami perubahan setelah massa Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) meninggalkan lokasi aksi.

Massa AMPB memutuskan mengakhiri aksi setelah perwakilan mereka diterima oleh pimpinan DPR untuk menyampaikan aspirasi terkait percepatan pembahasan dan pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset.

Hasil pertemuan tersebut kemudian disampaikan kepada peserta aksi sebelum massa membubarkan diri secara bertahap.

Politikus Partai Gerindra Andre Rosiade mengatakan aspirasi yang disampaikan massa telah diterima oleh pimpinan DPR.

"Seluruh teman-teman tadi sudah diterima oleh pimpinan DPR. Aspirasi sudah disampaikan dan pimpinan DPR semua menandatangani," kata Andre saat menyampaikan hasil audiensi kepada peserta aksi.

Baca Juga: 65 Orang Diamankan Jelang Demo DPR, Polisi Sita 39 Sajam dan 201 Botol Diduga untuk Molotov

Dalam komitmen yang disampaikan kepada massa, DPR disebut menargetkan penyelesaian RUU Perampasan Aset paling lambat 15 Desember 2026.

Andre juga menyampaikan konsekuensi politik apabila target tersebut tidak terealisasi.

"Kalau tanggal 15 Desember 2026 Undang-Undang Perampasan Aset tidak disahkan, pimpinan DPR akan mengundurkan diri," ujarnya.

Massa AMPB Mulai Meninggalkan Lokasi

Setelah hasil audiensi dibacakan, massa AMPB mulai bergerak meninggalkan kawasan Gedung DPR.

Sebagian peserta aksi terlihat bergerak menuju kawasan Gelora Bung Karno (GBK), sementara peserta lainnya meninggalkan lokasi menggunakan kendaraan.

Mundurnya massa AMPB membuat konsentrasi massa di sekitar kompleks parlemen berubah. Namun, kondisi tersebut tidak serta-merta membuat kawasan depan Gedung DPR kembali kosong.

Baca Juga: Massa AMPB Mundur, Botok Pati Bocorkan Hasil Pertemuan dengan Pimpinan DPR

Massa dari kelompok aksi lain masih terlihat bertahan di sekitar Jalan Gatot Subroto dan kawasan depan kompleks parlemen.

Berdasarkan kondisi lapangan, kerumunan massa masih memenuhi sejumlah titik di sekitar lokasi aksi. Sejumlah peserta terlihat berjalan dan berkumpul, sementara kepulan asap juga tampak muncul di salah satu sisi kawasan.

Situasi ini menunjukkan bahwa aktivitas demonstrasi masih berlangsung meski salah satu kelompok massa telah mengakhiri aksinya.

Aksi Massa Lain Masih Berlanjut

Berakhirnya aksi AMPB juga tidak secara otomatis menandai selesainya seluruh rangkaian demonstrasi di depan Gedung DPR.

Baca Juga: Ojol Turun ke Jalan di Flyover Gatot Subroto: 'Kami Bukan dari Pati, tapi Bersatu untuk Masyarakat'

Massa dari kelompok lain masih berkonsentrasi di sekitar kompleks parlemen. Pergerakan massa tersebut membuat situasi di kawasan Jalan Gatot Subroto masih menjadi perhatian.

Aparat kepolisian juga masih melakukan pengamanan di sejumlah titik untuk mengantisipasi perubahan situasi dan pergerakan massa.

Dengan AMPB yang telah meninggalkan lokasi setelah memperoleh hasil audiensi, perhatian kini beralih pada kelompok massa lain yang masih bertahan di depan Gedung DPR.