POJOKSATU.ID - Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan tegas kepada jajaran menteri terkait untuk segera menyelesaikan persoalan pemadaman listrik yang dialami masyarakat di sejumlah wilayah.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menyampaikan langsung instruksi tersebut setelah melapor di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

Pemerintah mengakui bahwa pemadaman aliran listrik memang masih kerap terjadi di beberapa titik, terutama di wilayah Pulau Kalimantan.

Situasi ini langsung mendapat perhatian serius dari kepala negara agar dampaknya tidak mengganggu aktivitas harian warga serta roda perekonomian lokal.

Baca Juga: KDM Bukah Gubernur Gorong -gorong Dibalik Viralnya Sayembara Tangkap Begal dan Pengedaran Tramadol

Kementerian ESDM diminta segera berkoordinasi erat dengan PT PLN dalam merumuskan langkah penanganan yang terukur dan efektif.

Kerja sama intensif ini ditujukan agar proses perbaikan jaringan dapat berjalan jauh lebih cepat dan tepat sasaran.

Bahlil menegaskan bahwa pemadaman listrik yang terjadi akhir-akhir ini sama sekali bukan disebabkan oleh krisis atau kekurangan pasokan energi nasional.

Daya listrik yang dimiliki negara sebenarnya sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut.

Baca Juga: Dosen dan Mahasiswa Sastra Indonesia UNJ Latih Warga Desa Medalsari Merangkai Cerita untuk Promosi Wisata

Pihak PT PLN mengonfirmasi bahwa akar permasalahan murni terletak pada proses pemeliharaan rutin dan perbaikan infrastruktur jaringan.

Proses pemeliharaan teknis ini membutuhkan pemadaman sementara di beberapa pemukiman demi keselamatan serta keandalan sistem jangka panjang.

Kementerian ESDM akan terus memantau perkembangan di lapangan sampai aliran listrik kembali stabil sepenuhnya.

Pemerintah berjanji akan mengawal kinerja PLN agar masa pemeliharaan tersebut tidak memakan waktu terlalu lama.

Transparansi informasi juga bakal terus diperbaiki agar warga sekitar mendapatkan kepastian mengenai jadwal pemulihan listrik.

Evaluasi menyeluruh terhadap sistem kelistrikan di daerah-daerah rawan gangguan juga siap dijalankan dalam waktu dekat.***