POJOKSATU.ID - Lukisan berjudul God’s Day karya Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sukses mencuri perhatian dalam acara lelang seni rupa bertajuk Art For Humanity yang digelar Dewan Kesenian Jakarta (DKJ).
Karya seni tersebut terjual dengan harga fantastis Rp311 juta, hanya dalam waktu 10 menit sejak lelang dimulai.
Lukisan berukuran besar dengan medium oil on canvas itu ditawarkan dengan harga pembuka Rp100 juta.
Baca Juga: Panduan Lengkap Guru ASN 2025 Mengenai Aturan TPG, THR 100 Persen, dan Gaji ke-13
Antusiasme peserta lelang membuat harga karya tersebut melonjak hampir tiga kali lipat dalam hitungan menit, menandakan tingginya minat kolektor terhadap karya seni bernuansa kemanusiaan.
Acara Art For Humanity sendiri merupakan pameran dan lelang seni rupa yang diikuti lebih dari 20 seniman dari berbagai latar belakang.
Kegiatan ini digelar sebagai bentuk solidaritas untuk mendukung penanggulangan bencana alam yang melanda wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Baca Juga: BRI Pondok Indah Gelar Pameran Mall to Mall Sambut HUT ke-130
Lukisan God’s Day menggambarkan suasana banjir bandang yang menenggelamkan desa-desa.
Air berwarna kecokelatan mendominasi kanvas, merepresentasikan kehancuran sekaligus penderitaan manusia akibat bencana alam.
Visual tersebut menjadi refleksi mendalam atas tragedi kemanusiaan yang kerap terjadi di Indonesia.
Baca Juga: LOWONGAN KERJA Marketing Umroh Kartika Mas Tour and Travel! Gaji Kompetitif di Jakarta Selatan
SBY mengungkapkan bahwa lukisan tersebut lahir dari pengalaman emosionalnya saat menangani bencana tsunami Aceh dan Nias pada 2004 silam.
Ia mengenang bagaimana dirinya tetap memutuskan datang langsung ke Aceh meski kondisi keamanan saat itu belum sepenuhnya kondusif.
“There is a beautiful story. Saat Aceh dan Nias kena tsunami, saya sedang berada di Jayapura. Saya bilang, saya harus melihat langsung ke sana,” ujar SBY dalam acara lelang, Selasa (24/12/2025) malam.
Baca Juga: Ibu-Ibu di Medan Heboh Dapat MBG Dirapel 6 Hari, Isi Kreseknya Bikin Kaget Netizen
Ia menceritakan perjalanan menggunakan pesawat kecil bersama rombongan hingga tiba di Aceh pada hari kedua pascatsunami.
Pemandangan yang ia lihat kala itu begitu membekas dalam ingatannya.
“Semua porak poranda, jenazah di mana-mana. Saya di Banda Aceh bersama Bu Ani, ada dua anak laki-laki yang keluarganya habis. Bu Ani memangku dan menangis, saya menahan air mata,” tuturnya.
Baca Juga: Cek Penerima Kartu Lansia Jakarta 2025, Bantuan Rp300 Ribu Cair Setiap Bulan
SBY menyebut momen tersebut sebagai puncak penderitaan kemanusiaan yang pernah ia saksikan.
Perasaan kehilangan, keputusasaan, dan kehancuran itulah yang kemudian ia tuangkan ke dalam karya God’s Day.
“Saya lihat deras air dari atas bukit, kampung hanyut. Ini tragedi, ini humanity. InsyaAllah berapa pun harga lelangnya, saya ikhlas,” pungkas SBY.
Baca Juga: Benarkah Kenaikan UMP 2026 Berpengaruh pada Gaji PPPK Paruh Waktu? Simak Penjelasannya
Seluruh hasil lelang lukisan pada malam itu disumbangkan sepenuhnya untuk membantu korban banjir di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.***




