POJOKSATU.id - Geger di media sosial setelah beredar sebuah video yang memperlihatkan puluhan warga di Aceh Barat Gampong Seuradeuk, Woyla Timur mendadak berbondong-bondong mengeruk pasir di depan salah satu rumah warga.

Dalam rekaman yang ramai dibagikan itu, terlihat warga saling berebut menggali tanah karena disebut-sebut terdapat material emas yang muncul secara tiba-tiba.

Video tersebut memperlihatkan suasana yang penuh riuh. Beberapa warga tampak menggunakan tangan kosong, sementara lainnya membawa peralatan seadanya.

Baca Juga: Kontrak Diputus 31 Desember! 518 Honorer Pemprov NTB Tak Bisa Diselamatkan, Ini Kendala Utamanya

Ada yang memakai sekop kecil, ada pula yang membawa wadah untuk menampung material tanah yang mereka kumpulkan.

Beberapa orang terlihat menyaring pasir menggunakan alat tradisional untuk memisahkan butiran yang mereka yakini sebagai emas.

Adegan ini sontak memicu rasa penasaran publik karena begitu banyak orang tampak meyakini adanya kandungan logam berharga di lokasi itu.

Baca Juga: Eks Menlu Malaysia Tegur Tito, Soal Sumbangan Tak Boleh Dinilai Kecil atau Besar dan Suruh Belajar dalam Perkataannya

Warga yang berada di lokasi mengaku hanya mengikuti kerumunan setelah mendengar kabar bahwa ada seseorang menemukan butiran yang mirip emas.

Kabar itu menyebar cepat dari mulut ke mulut, hingga akhirnya menarik perhatian banyak orang untuk datang dan mencoba peruntungan.

Dalam video lain yang ikut beredar, tampak seorang ibu rumah tangga menunjukkan segenggam pasir yang menurutnya memiliki kilau mencurigakan.

Baca Juga: Heboh Langkah Tak Terduga Gubernur DKI Batalkan Kembang Api Demi Korban Bencana Sumatera, Warga Ikut Terharu

Walau belum dipastikan kebenarannya, banyak warga yang terlihat antusias menggali dan menyaring tanah tersebut.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah setempat maupun instansi terkait mengenai fenomena yang sontak membuat heboh tersebut.

Belum ada kepastian apakah material yang ditemukan warga benar emas, atau justru mineral lain yang memiliki tampilan serupa.

Meski begitu, warga tetap ramai mendatangi lokasi hingga menjelang sore, berharap menemukan “keberuntungan” dari tanah yang sebelumnya tampak biasa saja.

Baca Juga: Mendagri Tito Angkat Bicara soal Bantuan Beras 30 Ton UEA yang Dikembalikan Pemkot Medan

Video yang viral itu memicu beragam komentar netizen.

Sebagian menganggap momen tersebut sebagai rezeki dadakan bagi warga yang mungkin sedang mencari tambahan penghasilan.

Ada pula yang mengingatkan agar masyarakat berhati-hati, mengingat banyak mineral yang memiliki warna dan kilaunya mirip emas.

Baca Juga: Mendagri Tito Angkat Bicara soal Bantuan Beras 30 Ton UEA yang Dikembalikan Pemkot Medan

Salah satunya batu pirit, yang kerap disebut sebagai “emas palsu” karena sering mengecoh pandangan.

Tak sedikit pula yang menyarankan agar kejadian semacam ini tidak terlalu cepat diviralkan.

Mereka khawatir semakin banyak orang berdatangan, semakin sulit pula mengendalikan situasi.

Baca Juga: Mendagri Tito Angkat Bicara soal Bantuan Beras 30 Ton UEA yang Dikembalikan Pemkot Medan

Apalagi jika lokasi tersebut merupakan tanah pribadi atau berada di bawah kewenangan tertentu yang seharusnya tidak boleh diganggu.

Terlepas dari benar atau tidaknya material tersebut merupakan emas.

Peristiwa ini menunjukkan betapa cepatnya kabar dapat menyebar dan menciptakan keramaian hanya dalam hitungan jam.

Fenomena warga berbondong-bondong menggali tanah demi kemungkinan menemukan logam mulia ini menjadi contoh.

Bagaimana media sosial dapat mengubah sebuah kejadian sederhana menjadi perbincangan nasional.

Warga Aceh Barat kini hanya menunggu kepastian dari pihak berwenang.

Baca Juga: Kontrak Diputus 31 Desember! 518 Honorer Pemprov NTB Tak Bisa Diselamatkan, Ini Kendala Utamanya

Apakah benar tanah itu mengandung emas, atau hanya salah kaprah akibat kilauan mineral lain?

Sambil menunggu penjelasan, video dan foto terkait kejadian tersebut terus dibagikan di berbagai platform.

Menjadikannya salah satu topik paling ramai dalam beberapa hari terakhir.***