POJOKSATU.id - Keramaian pecah di dermaga saat Kapal Republik Indonesia (KRI) Semarang.
Bersiap mengangkut 250 ton bantuan logistik untuk wilayah terdampak bencana di Sumatera, Minggu (7/12/2025).
Bukan hanya besarnya bantuan yang mencuri perhatian publik, tetapi juga aksi tak terduga dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) kepada para kru kapal TNI.
Baca Juga: Bisa Dipecat Kapan Saja! Honorer Kesehatan Terancam Tak Bergaji, DPRD Dorong CSR Jadi Jalan Terakhir
Dedi yang memimpin langsung pelepasan pengiriman bantuan tersebut mengungkapkan bahwa jalur laut.
Menjadi opsi paling memungkinkan karena banyak daerah di Sumatera kesulitan dijangkau via udara.
Karena Kapasitas pesawat terbatas. Ada rute yang tidak bisa ditembus. Maka laut menjadi pilihan paling aman dan cepat.
Baca Juga: Bayar Pajak Kendaraan Enggak Usah Antri dan Turun Dari Kendaraan, Om Zein Lamgsung Uji Coba
Namun kejutan terjadi saat proses seremonial pelepasan. Setelah memastikan seluruh bantuan masuk ke kapal
KDM tiba-tiba memberikan uang saku kepada para kru KRI sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka yang bekerja tanpa kenal waktu.
Nominalnya tidak main-main.
Baca Juga: Bayar Pajak Kendaraan Enggak Usah Antri dan Turun Dari Kendaraan, Om Zein Lamgsung Uji Coba
Rp 50 juta dari KDM, Rp 20 juta tambahan dari Bupati Purwakarta, Rp 30 juta dari Wali Kota Depok, Rp 20 juta dari Bupati Cianjur.
Tak berhenti di situ. Dalam momen spontan, Dedi sempat memeriksa dompetnya dan kembali memberikan bantuan ke beberapa kru lain yang ia temui.
Ia mengatakan para kru dompetnya harus penuh dan tidak boleh kosong sambil tersenyum dan nada tegas ala TNI.
Ucapnya sambil menyerahkan uang segepok ke salah satu kru yang mengaku ingin mengirimkan dana ke kampung halaman.
Baca Juga: Gaji Guru Masih Rendah, Pemerintah Siapkan 40 Sekolah Terintegrasi untuk Perbaiki Kualitas
Aksi sederhana itu sontak jadi sorotan. Para prajurit yang awalnya tampak sibuk dan tegang, berubah semringah. Beberapa bahkan sempat menahan haru.
Kapten kapal KRI tak bisa menyembunyikan rasa bangganya.
Di luar momen pemberian bonus, Dedi juga memastikan dukungan dari daerah lain tersalurkan.
Baca Juga: Mualem Panas! Aceh Tidak Pernah Halangi Bantuan Asing, Jangan Jadi Penghambat Penyelamatan Warga!
Pemerintah Kota Bekasi–Depok secara kolektif mengirimkan bantuan Rp 1 miliar untuk membantu warga di tiga provinsi yang terdampak bencana besar tersebut.
Pengiriman bantuan melalui laut ini dijadwalkan akan menempuh rute Aceh–Sibolga, sebelum didistribusikan secara bertahap ke wilayah terdampak.
Dengan muatan logistik mencapai ratusan ton, KRI Semarang menjadi ujung tombak penyaluran kebutuhan darurat mulai dari.
Baca Juga: Bisa Dipecat Kapan Saja! Honorer Kesehatan Terancam Tak Bergaji, DPRD Dorong CSR Jadi Jalan Terakhir
Makanan, obat-obatan, hingga peralatan tanggap bencana.
Di tengah kesibukan operasi kemanusiaan berskala besar ini, momen hangat antara pemimpin daerah dan kru kapal TNI tersebut menjadi sisi lain yang ramai dibicarakan.
Warganet memuji sikap KDM yang dinilai dekat dengan rakyat dan menghargai para petugas lapangan.
“Di balik tragedi bencana, masih ada cerita yang bikin hangat hati,” komentar salah satu warga yang menyaksikan video pendek kejadian itu.***




