POJOKSATU.ID - Direktur Utama Perumda Tirta Patriot, Ali Imam Faryadi,
Akhirnya memberikan penjelasan terkait viralnya video dirinya yang terlihat tertidur saat mengikuti rapat bersama DPRD Kota Bekasi melalui Pansus 8 pada Rabu (19/11).
Video tersebut sempat menuai reaksi luas dari warganet dan memicu perbincangan mengenai profesionalisme pejabat publik.
Ditemui di Gedung DPRD Bekasi pada Senin (1/12), Ali tidak membantah bahwa dirinya memang tertidur di tengah jalannya rapat.
Ia menegaskan bahwa kejadian tersebut sama sekali bukan tindakan yang disengaja. Menurutnya, kondisi tubuh yang sedang kelelahan membuatnya tanpa sadar terlelap.
“Prinsipnya qadarullah, ya. Tidak disengaja, tidak ada unsur kesengajaan atau niat tertentu. Bisa dibilang kondisi itu force majeure,” ujar Ali memberikan klarifikasi di hadapan wartawan. dikutip pojoksatu.id dari Instagram @radar_bekasi
Ali menjelaskan bahwa pada hari tersebut ia menjalani berbagai agenda padat, mulai dari koordinasi internal, agenda lapangan, hingga persiapan materi rapat bersama DPRD.
Padatnya aktivitas, kata dia, membuat kondisi fisiknya menurun sehingga tidak mampu menahan rasa kantuk.
“Saya tertidur, bukan tiduran. Memang kondisi tubuh saat itu capek sekali karena aktivitas yang terus berjalan,” katanya menegaskan.
Baca Juga: Kapan Cair? Tambahan 100 Persen TPG THR dan Gaji 13 Dipastikan Mengalir Bertahap Mulai Desember
Meski demikian, Ali memahami bahwa kejadian tersebut telah menimbulkan persepsi negatif, terutama di ruang publik.
Ia mengakui bahwa sebagai pimpinan perusahaan daerah, dirinya seharusnya menjaga sikap profesional, terlebih ketika menghadiri rapat resmi bersama legislatif.
Dirinya pun menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak, baik anggota DPRD, pegawai Tirta Patriot, maupun masyarakat Bekasi yang menaruh perhatian pada insiden tersebut.
Baca Juga: Kabar Gembira! Ratusan Daerah Sudah Ditetapkan Masuk Skema Tambahan 1 Kali TPG
Ia berharap kegaduhan yang sempat terjadi dapat menjadi pelajaran agar hal serupa tidak terulang.
Pihak DPRD Kota Bekasi sebelumnya menanggapi video viral itu dengan meminta penjelasan langsung dari Ali.
Mereka menilai bahwa rapat bersama Pansus merupakan forum penting untuk membahas evaluasi kinerja, kebijakan layanan publik, dan rekomendasi perbaikan perusahaan daerah.
Baca Juga: EWF Cirebon Catat Lonjakan Kinerja, Margin Investasi Tembus Rp26 Miliar Jelang Akhir 2025
Karena itu, semua pihak yang hadir diharapkan menjaga fokus dan menunjukkan keseriusan.
Menanggapi hal tersebut, Ali memastikan bahwa dirinya tetap berkomitmen menjalankan tugas secara profesional.
Ia menjanjikan peningkatan kinerja Tirta Patriot sekaligus memperbaiki komunikasi lintas lembaga agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu oleh polemik serupa.
Sejumlah pengamat menilai bahwa insiden tertidurnya seorang pejabat publik memang tidak ideal, namun bisa terjadi ketika beban kerja menumpuk dan waktu istirahat tidak seimbang.
Meski begitu, mereka mengingatkan bahwa posisi strategis seperti direktur utama menuntut kemampuan menjaga stamina dan konsentrasi, terutama dalam forum resmi yang menyangkut kepentingan warga.
Warganet pun memberikan beragam tanggapan terhadap klarifikasi Ali.
Ada yang memahami kondisi tersebut, namun tak sedikit pula yang tetap mengkritik karena menilai sikap itu mencerminkan kurangnya kedisiplinan dalam menjalankan tugas.
Ali menegaskan bahwa ia menerima seluruh kritik tersebut dan menjadikannya bahan introspeksi.
Ia berharap pembahasan substansi rapat bisa kembali menjadi fokus utama, termasuk evaluasi layanan air bersih yang menjadi tanggung jawab Perumda Tirta Patriot.***




