POJOKSATU.ID – Belakangan, publik tengah dihebohkan dengan fenomena benda antariksa jatuh ke permukaan bumi.

Di mana, benda diduga meteor tersebut tidak hanya jatuh, melainkan juga menimbulkan dentuman keras di kawasan Cirebon, Jawa Barat.

Tidak heran, fenomena ini sontak ditanggapi langsung oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Baca Juga: Melesat di Kandang Sendiri, Pebalap Muda Astra Honda Tampil Gagah, Davino Nyaris Podium

Sebab, masyarakat yang mengetahui hal tersebut terlanjur panik, ditambah beredarnya video rekaman yang memperlihatkan detik-detik jatuhnya diduga meteor.

Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari portal media radarsolo.jawapos.com pada Senin (6/10/2025).

Dalam artikelnya, Profesor Thomas Djamaluddin, Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Antariksa BRIN turut menyampaikan tanggapan.

Baca Juga: UI Buka Prodi Kecerdasan Artifisial, Cek Daftar Mata Kuliah dan Prospek Lulusannya, Daftar Kampus Jurusan AI Makin Bertambah

Terkait unggahan viral yang memperlihatkan jatuhnya benda antariksa tersebut, Thomas membenarkan bahwa hal itu merupakan sebuah meteor.

Namun, Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Antariksa BRIN ini menyampaikan meteor tersebut tidak jatuh ke permukaan darat.

Melainkan, benda antariksa tersebut menyasar ke permukaan laut yang sangat jauh dari permukiman penduduk.

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Regional JBB Hadirkan Panel Surya di RPTRA Sunter, Dorong Kemandirian Energi Warga

“Suara dentuman keras yang terdengar warga terjadi saat meteor memasuki lapisan atmosfer Bumi yang lebih rendah,” jelasnya.

“Pergerakan cepat itu menimbulkan gelombang kejut yang menghasilkan suara ledakan,” lanjut Thomas.

Pernyataan tersebut tidak hanya memberikan klarifikasi terkait fenomena jatuhnya meteor di kawasan Cirebon.

Baca Juga: Evakuasi Korban Reruntuhan di Ponpes Al Khoziny Kembali Dilakukan: Total Korban Meninggal Menjadi 52 Orang, 104 Diantaranya Selamat

Melainkan, penjelasan yang disampaikan Thomas juga membuka cakrawala akan pemahaman sebuah fenomena.

Sebab, sebelumnya diberitakan bahwa dentuman keras yang ditimbulkan oleh meteor tersebut dikabarkan lantaran jatuh di sekitaran Tol Ciperna.

Hal ini diperkuat dengan beredarnya sebuah video yang memperlihatkan kebakaran di kawasan jalanan tersebut.

Baca Juga: Gugur Saat Aksi Terjun Payung HUT ke-80 TNI, Praka Mar Zaenal Mutaqim Dikenang sebagai Prajurit Terbaik Marinir

Namun, terkait unggahan yang memperlihatkan insiden kebakaran itu ternyata pihak terkait tidaklah benar alias hoax.

Untuk mendapatkan artikel menarik dengan lebih cepat dan mudah bisa download aplikasi Pojoksatu.id untuk Android dan iOS dengan link di bawah ini:

Versi Android/ Versi iOS

Untuk mendapatkan artikel melalui saluran Whatsapp Pojoksatu.id atau Fanpage Edugov Pojoksatu.id bisa klik link di bawah ini:

Channel Whatsapp/ Fanpage Edugov

Silahkan baca artikel dengan nuansa serupa dari penulis: Muhammad Zafran

Demikianlah penjelasan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terkait fenomena jatuhnya meteor di kawasan Cirebon. ***