POJOKSATU.id, JAKARTA—Politisi Demokrat Jansen Sitindaon menyayangkan mundurnya keponakan Presiden Prabowo, Rahayu Saraswati, dari anggota DPR RI.
Mundurnya putri dari Hashim Djojohadikusumo ini disampaikan secara terbuka kepada publik, Rabu malam (10/9).
Jansen Sitindaon mengaku kaget Rahayu Saraswati mengundurkan diri dari DPR-RI.
“Aku pribadi sebenarnya sangat menyayangkan Sara mundur. Di luar dia salah bicara yang jadi penyebab kemundurannya, yang kutahu Sara seorang anggota parlemen yang hebat dan sangat berdedikasi. Dan pikirannya selalu positif. Jadi aku yakin, dia salah ngomong itu bukan untuk melecehkan,” kata Jansen Sitindaon di laman X miliknya, Rabu (10/9).
Baca Juga: Sebut Potongan Video Lama Melukai Hati Anak Muda Indonesia, Rahayu Saraswati Umumkan Mundur dari DPR
Menurut Jansen, mundurnya Rahayu ini akan menciptakan standard tersendiri sekarang bagi anggota DPR. Semua harus lebih hati-hati.
“Dia memang punya privilege, karena lahir dari keluarga terpandang di Indonesia bahkan sekarang om-nya pak Prabowo Presiden Republik Indonesia,” katanya.
Tapi karakter Sara ini, menurut Jansen, benar-benar suka menolong dan kental jiwa aktivisnya, khususnya terkait isu anak, perempuan dan perdagangan orang yang sering dia suarakan.
“Dan kemana-mana dengan segala yang dia punya, orangnya sangat sederhana. Lembaga DPR dan masyarakat di Dapilnya pasti akan sangat kehilangan Sara. Semoga penggantinya bisa lebih baik dan mampu menggantikan apa yang telah dilakukan Sara,”kata Jansen.
“Harus aku akui, hebat keponakan pak Prabowo ini. Dan pak Hasyim Ayahnya dalam mendidik Sara. Keep strong, Sara,”ujar Jansen Sitindaon yang berasal dari Medan ini.
Diketahui, keponakan Prabowo ini menyatakan pengunduran diri dari DPR secara terbuka melalui akun Instagram miliknya.
"Dengan ini, saya menyatakan pengunduran diri saya sebagai Anggota DPR RI kepada Fraksi Partai Gerindra," kata Rahayu melansir keterangan video yang diunggahnya di akun Instagram pribadinya, @rahayusaraswati, Rabu (10/9/2025).
Baca Juga: PDIP Desak Bupati Karawang Evaluasi Tim PBG DPUPR
Dalam video tersebut, Rahayu meminta maaf atas pernyataannya yang viral dua pekan sebelum perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia yang dirayakan pada 17 Agustus lalu.
Ia mengungkapkan, pernyataannya yang viral itu berasal dari wawancara sebuah podcast yang tayang pada 28 Februari 2025.
Dia mengatakan, podcast tersebut berjudul "Rahayu Saraswati Kupas Isu Perempuan hingga Kolaborasi Ekonomi Kreatif" dengan durasi lebih dari 42 menit.
"Pernyataan saya diambil dari menit 25, 37 detik sampai menit ke 27, 40 detik. Cukup Panjang sebenarnya, dua menit lebih," ucapnya.
"Yang dijadikan beberapa kalimat oleh pihak pihak yang ingin menyulutkan api amarah masyarakat," imbuhnya.
Ia menegaskan, tak memiliki maksud untuk meremehkan dan merendahkan upaya yang sedang dilakukan masyarakat, terutama anak muda yang tengah berusaha untuk menghadapi berbagai kesulitan dan tantangan.***



.webp)
