POJOKSATU.ID – Kontribusi salah satu raksasa energi pelat merah terhadap penerimaan negara terus menunjukkan peningkatan signifikan sepanjang 2024.

Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang dilaksanakan di Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), perusahaan melaporkan setoran kepada negara senilai Rp65,59 triliun.

Angka ini melonjak 17,98% dibandingkan tahun 2023, menunjukkan performa finansial yang semakin kokoh.

Baca Juga: OTT di Madina, Kadis PUPR Sumut Anak Buah Bobby Nasution Disebut Ikut Dibawa KPK ke Jakarta

Dalam RUPS tahun buku 2024, perusahaan mencatatkan setoran dividen sebesar Rp3,35 triliun kepada negara.

Di luar dividen, kontribusi signifikan juga datang dari pendapatan pajak sebesar Rp62,17 triliun.

Jumlah ini mencakup beragam jenis pajak, mulai dari pajak penghasilan, Pajak Pertambahan Nilai (PPN), bea materai, bea masuk, hingga pajak daerah dan retribusi daerah.

Tak hanya itu, perusahaan juga menyumbang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) senilai Rp73,68 miliar, memperkuat perannya dalam pembangunan nasional.

Baca Juga: Kesempatan Kuliah Gratis di Italia! Beasiswa Universitas Pavia 2025 Resmi Dibuka

Direktur Utama perusahaan, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa setoran dividen, pendapatan pajak, dan PNBP ini merupakan cerminan nyata peran serta korporasi dalam agenda pembangunan nasional.

“Ini bukan sekadar angka, melainkan wujud akuntabilitas dan kepercayaan. Kami berkomitmen memastikan bahwa setiap langkah yang diambil perusahaan mampu memberikan hasil optimal bagi seluruh pemangku kepentingan, terutama negara sebagai pemegang saham utama,” ujar Darmawan.

Capaian konkret dalam kinerja keuangan tahun buku 2024 ini didukung penuh oleh transformasi menyeluruh yang telah diimplementasikan sejak 2020.

Baca Juga: Menteri Desa PDT Luncurkan IRID di Situ Cipule Karawang

Upaya transformasi ini terus memberikan dampak signifikan dan berkelanjutan terhadap performa perusahaan.

Sepanjang 2024, perusahaan mencatatkan kinerja cemerlang dengan meraih laba bersih sebesar Rp17,76 triliun.

Raihan impresif ini ditopang oleh pendapatan perseroan yang mencapai rekor tertinggi dalam sejarah, yakni sebesar Rp545,38 triliun, meningkat 11,90% dibanding tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp487,38 triliun.

Baca Juga: Ditjen Dikti Umumkan Pendaftaran Program Garuda ACE Gelombang 2 Diperpanjang hingga Akhir Juni, Yuk Disimak Panduan dan Tahapan Seleksinya

Darmawan menjelaskan bahwa dukungan berkelanjutan dari Pemerintah menjadi fondasi krusial dalam menghadapi gejolak ekonomi global, memungkinkan perusahaan meraih kinerja positif secara konsisten.

“Kami sangat berterima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto, Danantara, Kementerian BUMN, Kementerian ESDM, Kementerian Keuangan, dan para pemangku kepentingan terkait yang terus mendorong perusahaan ini untuk tetap kuat dan tangguh menghadapi tantangan global. Pemerintah secara konsisten menjaga daya beli masyarakat dan menghadirkan ekosistem investasi yang menarik bagi para pelaku bisnis dan industri, sehingga konsumsi listrik terus tumbuh,” jelas Darmawan.

Baca Juga: Pengumuman Hasil Seleksi CBT MQK Nasional 2025, Kemenag Tetapkan 10 Besar Kafilah Provinsi Ini

Lebih lanjut, Darmawan menegaskan bahwa perusahaan akan terus mengemban amanah Pemerintah dalam mewujudkan keadilan energi bagi seluruh rakyat Indonesia.

Perusahaan berkomitmen menghadirkan layanan kelistrikan yang andal, terjangkau, dan merata hingga pelosok negeri.

Baca Juga: Usai OTT di Madina, Beredar Nama Daftar Pejabat dan Rekanan yang Dibawa KPK ke Jakarta via Kualanamu

“Listrik adalah kebutuhan primer masyarakat. Kami meyakini bahwa akses terhadap listrik yang andal dan berkualitas akan membuka lebih banyak peluang ekonomi, meningkatkan produktivitas, dan mendorong kesejahteraan masyarakat,” pungkas Darmawan. ***