POJOKSATU.id, KEMENTERIAN Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (kemdiktisaintek) melalui Direktur Jenderal (Ditjen) Dikti mengumumkan waktu pendaftaran program beasiswa Program Garuda Academic of Excellence (Garuda ACE) Gelombang ke-2 resmi diperpanjang hingga 30 Juni 2025.
Untuk itu, Ditjen Dikti mengimbau Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri atau Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi I hingga XVII di lingkungan Kemdiktisaintek untuk memberitahu mahasiswa yang berminat ikut program Garuda ACE untuk mendaftar segera.
"Apabila ada mahasiswa Bapak/Ibu yang berminat mengikuti program tersebut, kami persilakan untuk melamar melalui laman https://tinyurl.com/PendaftaranGAACE2025 Informasi lebih lanjut terkait program di atas dapat dilihat melalui https://pmdsu.kemdiktisaintek.go.id/garuda-ace/ atau menghubungi administrator beasiswa luar negeri Direktorat Sumber Daya melalui email: bln.dikti@kemdiktisaintek.go.id," demikian pengumuman Ditjen Dikti, dilansir Pojoksatu.id dari laman resmi Kemdiktisaintek Sabtu, 28 Juni 2025.
Baca Juga: Pengumuman Hasil Seleksi CBT MQK Nasional 2025, Kemenag Tetapkan 10 Besar Kafilah Provinsi Ini
Berikut Penjelasan Lengkap tentang Garuda ACE dan Panduan Pendaftaran
Apa Itu Garuda ACE Gelombang 2?
Program beasiswa non-gelar yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti). Program ini dimaksudkan untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang memiliki kapasitas riset internasional unggul agar dapat berkontribusi bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di tingkat nasional maupun global.
Pada tahun 2025, program ini akan berfokus pada bidang ilmu dan teknik komputer, informasi, data, elektro, telekomunikasi, dan bidang-bidang terkait. Kedepannya, program ini diharapkan dapat diperluas ke fokus bidang lainnya sesuai kebutuhan Pemerintah Indonesia.
Tujuan
Meningkatkan kesempatan Anda (setelah lulus dari sarjana atau magister di tanah air) untuk melanjutkan riset dan studi lanjut ke jenjang S2/S3 di kampus terkemuka di negara maju seperti Amerika, negara-negara di Eropa, dan sebagainya dengan beasiswa penuh dan tunjangan biaya hidup melalui skema asisten pengajar atau riset yang biasa diberikan oleh kampus ternama.
Baca Juga: Usai OTT di Madina, Beredar Nama Daftar Pejabat dan Rekanan yang Dibawa KPK ke Jakarta via Kualanamu
Program ini tidak menjamin Anda akan mendapatkan beasiswa luar negeri, tetapi program ini akan meningkatkan kesempatan dan probabilitas.
Sehingga, setelah pelatihan 6 bulan, peserta program diharapkan dengan usaha sendiri bisa menjalin kerjasama internasional jarak jauh secara daring dengan peneliti luar negeri selama peserta masih di tanah air, selama setidaknya 1,5 tahun. Dalam periode pasca pelatihan, mahasiswa akan didukung secara informal oleh komunitas alumni Garuda ACE. Singkatnya, perlu waktu 2 tahun untuk membentuk keterampilan riset unggul.
Sasaran
Mahasiswa aktif jenjang sarjana dan magister pada program studi ilmu atau teknik komputer dan terkait seperti ilmu dan teknik informasi, data, elektro dan telekomunikasi. Mahasiswa yang tidak terdaftar di prodi-prodi tersebut tidak dapat mendaftar.
-Mahasiswa jenjang sarjana tahun ketiga;
-Mahasiswa jenjang sarjana tahun keempat yang mempunyai keinginan untuk melanjutkan studi ke jenjang magister atau fast-track pada perguruan tinggi Indonesia; dan
-Mahasiswa jenjang magister tahun pertama.
-Pada dasarnya, program ini ditargetkan untuk mahasiswa yang masih memiliki 1,5-2 tahun tersisa di program S1/S2:
Durasi
Seusai mengikuti kelas pelatihan riset dan bahasa Inggris selama 6 bulan di dalam program ini, mahasiswa harus memiliki keinginan untuk mencari kolaborator di luar negeri dan melakukan riset tingkat internasional jarak jauh (dari Indonesia, tanpa ke luar negeri) selama setidaknya 1 (satu) tahun dan menggunakan riset tersebut sebagai tugas akhir/tesis sarjana/magister.
Yang terpenting, mahasiswa harus mempunyai keinginan dan keyakinan untuk melanjutkan studi dan riset dalam program PhD (kombo magister+doktor) di negara maju seperti Amerika, negara-negara di Eropa, dan Australia, yang biasanya akan dibiayai penuh oleh kampus internasional tersebut, atau setidaknya melewati program PMDSU yang juga dikelola oleh Ditjen Dikti.
Program Studi
-Informatika/Teknik Informatika/Ilmu Komputer (dikenal dengan “Computer Science”)
-Teknik Komputer (“Computer Engineering”)
-Teknik Elektro/Ilmu Elektronika (“Electrical Engineering”)
-Sistem Informasi (“Information Systems”)
-Teknik Telekomunikasi (“Telecommunication Engineering”)
Nama prodi tidak harus sama persis dengan di atas, asalkan terkait dengan area-area tersebut terutama teknologi komputer.
Baca Juga: Sudah Tiga Hari Harga Emas Antam Anjlok, Berikut Pecahannya yang Tercatat di Logam Mulia
Link Pendaftaran
-https://tinyurl.com/PendaftaranGAACE2025
-Informasi lebih lanjut terkait program di atas dapat dilihat melalui https://pmdsu.kemdiktisaintek.go.id/garuda-ace/ --Atau menghubungi administrator beasiswa luar negeri Direktorat Sumber Daya melalui email: bln.dikti@kemdiktisaintek.go.id. ***



