POJOKSATU.ID- Rudi Mas'ud, Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), menjadi sorotan publik setelah komentarnya yang menyebut mantan Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi, sebagai "gubernur konten" dalam rapat di Komisi II DPR RI.


Insiden ini memicu rasa ingin tahu publik tentang profil seorang politisi muda dengan ambisi besar untuk memajukan Kalimantan Timur.


Lahir di Balikpapan pada 7 Desember 1981, Rudi Mas'ud memiliki latar belakang pendidikan ekonomi yang kuat.

Ia meraih gelar Sarjana dan Magister Ekonomi dari Universitas Mulawarman, Samarinda, dan gelar Doktor di Fakultas Ekonomi dan Bisnis dari universitas yang sama pada tahun 2025.

Baca Juga: Status Validasi TPG Kode 20 Apa Artinya, Apakah Sama dengan Kode 08? Cek di Sini!

Sebelum terjun ke dunia politik, ia dikenal sebagai seorang pengusaha.

Kiprah politik Rudi Mas'ud dimulai dengan aktif di organisasi sayap Partai Golkar, SOKSI.

Ia kemudian dipercaya sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kalimantan Timur dan Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Pertahanan DPP Partai Golkar.

Pada Pemilu 2019, ia terpilih sebagai anggota DPR RI dari daerah pemilihan Kalimantan Timur, di mana ia bertugas di Komisi VII yang membidangi energi, riset, dan teknologi.

Insiden 'Gubernur Konten' dan Reaksi Dedi Mulyadi

Dalam rapat Komisi II DPR RI, Rudi Mas'ud melontarkan sebutan "gubernur konten" kepada Dedi Mulyadi.

Baca Juga: INFO dari Operator Pusat! Ada 20.000 Rekening Pencairan TPG dari Bank Ini yang Sudah Masuk, Bapak Ibu Guru Langsung Cek Info GTK!

Komentar ini kemudian ditanggapi oleh Dedi Mulyadi dengan penjelasan mengenai efisiensi anggaran melalui strategi konten digital yang ia terapkan selama menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat.

Insiden ini menarik perhatian publik dan memicu diskusi tentang efektivitas komunikasi pemerintah di era digital.

Saat ini, Kalimantan Timur menghadapi berbagai tantangan dan peluang.

Sebagai provinsi yang kaya akan sumber daya alam, Kaltim memiliki potensi ekonomi yang besar.

Namun, tantangan seperti pengelolaan lingkungan, diversifikasi ekonomi, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia perlu diatasi untuk mencapai pembangunan yang berkelanjutan.

Baca Juga: Rapat Komisi II DPR RI, Gubernur Kalimantan Timur Sebut Dedi Mulyadi Gubernur Konten, Ternyata Begini Dampaknya

Rudi Mas'ud, dengan latar belakangnya sebagai pengusaha dan politisi, diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi Kalimantan Timur.

Visinya adalah untuk menciptakan Kaltim yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing. Ia menekankan pentingnya inovasi, transparansi, dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan.

Dalam upayanya untuk meningkatkan kinerja pemerintahan daerah, Rudi Mas'ud juga menunjukkan ketertarikan untuk belajar dari provinsi lain yang telah berhasil dalam pengelolaan BUMD.

Ia secara terbuka menyatakan niatnya untuk belajar dari Jawa Tengah, yang baru saja meraih penghargaan Top BUMD Awards 2025.***