POJOKSATU.ID – Berikut tampang diduga oknum Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut (AL) berinisial DI.

Seperti diketahui, sosok DI belum lama ini tengah ramai disorot publik usai dirinya tersandung kasus tindak pidana.

Yang mana, oknum TNI AL itu diketahui telah melakukan pembunuhan terhadap seorang sales mobil bernama Hasfiani alias Imam (30) dengan cara ditembak.

Baca Juga: Mudik Lebaran dengan Mobil Listrik Meningkat 500 Persen, Infrastruktur Pengisian Daya Diperkuat

Tidak hanya itu, dirinya juga diketahui membuang jasad Imam di kawasan Gunung Salak, Aceh Utara, Aceh.

Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari portal media sumbar.antaranews.com pada Selasa (18/3/2025).

Dalam artikelnya, Mayor Laut (PM) Anggiat Napitupulu turut menanggapi kasus pembunuhan tersebut.

Baca Juga: Inilah Sosok Hasfiani alias Imam, Sales Mobil di Aceh Utara Jadi Korban Penembakan Oknum TNI AL

Anggiat menuturkan bahwa pelaku penembakan ini tidak lain dilakukan oleh salah satu anggota TNI AL.

Yang mana, oknum TNI AL yang melakukan penyerangan terhadap Imam ini diketahui masih berpangkat Kelasi Dua (KLD)

“Memang benar, telah terjadi dugaan pembunuhan yang dilakukan oleh oknum anggota Lanal Lhokseumawe atas nama KLD, DI,” jelasnya.

Baca Juga: Gempa M5,5 Guncang Tapanuli Utara, BMKG: Fenomena Gempa Kembar, Dua Guncangan Beruntun dalam 56 Detik

Anggiat menambahkan bahwa motif pelaku melakukan penyerangan ini tidak lain hendak mengambil paksa mobil milik korban.

Seperti diketahui, Imam yang menjadi korban pembunuhan ini merupakan seorang sales mobil di sebuah tempat usaha.

Yang mana, oknum TNI AL itu diketahui hendak membeli sebuah unit mobil merk Toyota Innova milik perusahaan Imam.

Baca Juga: Proyek Kelistrikan Dukung Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Jelang Idul Fitri

Oleh karena itu, DI sontak meminta uji kelayakan kendaraan tersebut dengan cara test drive di kawasan sekitar.

Imam yang mengetahui hal tersebut sontak mengindahkan permintaan pelaku usai mendapat izin dari perusahaan.

Dengan catatan, pelaku yang hendak melakukan uji kelayakan unit itu turut ditemani oleh sales mobil tersebut.

Baca Juga: Kronologi Lengkap Kasus Hasfiani alias Imam, Sales Mobil di Aceh Utara Ditembak Mati Oknum TNI AL

Namun, kejadian mengenaskan justru terjadi saat Imam dan oknum TNI AL itu tengah jalan bersama di dalam sebuah mobil.

Sebab, oknum TNI AL tersebut melakukan penyerangan menggunakan senpi hingga menyebabkan Imam tewas di tempat.

Bukan main, mobil yang seharusnya dipakai untuk test drive ini berakhir dibawa kabur oleh pelaku tersebut.

Baca Juga: Kinerja Sektor Keuangan Ciayumajakuning Stabil, Kredit Bank Umum Naik 5,72 Persen di Akhir 2024

“Penyelidikan sementara, motifnya hanya untuk menguasai mobil itu, tidak ada penculikan tidak ada. Secara spontan hanya untuk memiliki kendaraan itu," jelas Anggiat. ***