POJOKSATU.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, Senin 10 Maret 2025.

Penggeledahan rumah Ridwan Kamil itu dilakukan terkait penyidikan kasus dugaan korupsi di PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJB).

Dalam kasus ini, KPK telah lebih dulu menetapan 5 tersangka dari penyelenggara negara dan pengusaha atau pihak swasta.

KPK menyebut nama tersangka akan diumumkan pekan ini pada hari Kamis atau Jumat nanti.

Baca Juga: Pasca Digeledah KPK, Rumah Ridwan Kamil Terlihat Sepi, Teras Lampu yang Awalnya Mati Kini Menyala

KPK juga akan membeberkan konstruksi kasus terkait Bank Jabar Banten ini.

"Kalau sudah selesai (penggeledahan), kita akan update ke rekan-rekan sekalian nanti, beserta rilis terkait perkara tersebut, yang kemungkinan besar akan disampaikan di minggu ini, kemungkinan hari Kamis atau hari Jumat nanti," kata Jurubicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto di Gedung KPK.

Tessa menjelaskan, dalam perkara ini, KPK sudah menetapkan beberapa pihak sebagai tersangka.

"Sudah ada tersangkanya, sekitar 5 orang. Ada dari penyelenggara negara dan ada dari swastanya," tegas Tessa.

Baca Juga: Geledah Rumah Kang Emil di Bandung, Kamis Ini KPK Umumkan Nama 5 Tersangka, Kasusnya Biaya Iklan BJB

Sementara, sosok Ridwan Kamil sebelumnya memang tidak terlihat.

Rumah Ridwan Kamil di Jalan Gunung Kencana, RT 06 RW 06, Kelurahan Ciumbuleuit, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung, terlihat tertutup rapat.

Akan tetapi Ridwan Kamil akhirnya muncul melalui selembar kertas.

Dalam pernyataannya, Ridwan Kamil membenarkan penggeledahan tersebut dan menyatakan bahwa tim penyidik KPK telah menunjukkan surat tugas resmi.

"Benar, kami didatangi tim KPK terkait perkara di BJB. Kami selaku warga negara yang baik sangat kooperatif dan mendukung tim KPK secara profesional," kata Ridwan Kamil di kertas tersebut.

Ia menegaskan bahwa dirinya siap bersikap kooperatif dalam proses penggeledahan tersebut dan mendukung KPK dalam penyelidikan terkait perkara tersebut

"Kami selaku warga negara yang baik sangat kooperatif dan sepenuhnya mendukung serta membantu tim KPK secara profesional," ujarnya.

Namun, ia enggan memberikan informasi lebih lanjut mengenai penggeledahan itu. “Silakan insan pers bertanya langsung kepada tim KPK," ujarnya.

Baca Juga: Kang Emil Kooperatif Rumahnya Digeledah KPK di Bandung, Sepenuhnya Dukung KPK Secara Profesional

Sementara itu, Ketua KPK Setyo Budiyanto membenarkan adanya penggeledahan tersebut.

"Betul, terkait perkara BJB," kata Setyo saat dikonfirmasi di Jakarta.

KPK sebelumnya mengumumkan telah memulai penyidikan kasus dugaan korupsi di lingkungan PT Bank BJB pada Rabu (5/3).

"Kami sudah menerbitkan surat penyidikan," sambung Setyo.***

Untuk mendapatkan artikel menarik dengan lebih cepat dan mudah bisa download aplikasi Pojoksatu.id untuk Android dan iOS dengan link di bawah ini:

VERSI ANDROID

VERSI iOS