POJOKSATU.ID – Inilah sosok Kesya Irena Yola Lestaluhu (20) korban penganiayaan oknum TNI Angkatan Laut (AL) yang tengah ramai diperbincangkan.

Seperti diketahui, Kesya Irena Yola dikabarkan telah meninggal dunia usai dianiaya oknum TNI AL di kawasan Sorong Papua.

Yang mana, jasadnya ditemukan warga setempat di pinggiran Pantai Saoka, Kota Sorong, Papua Barat Daya.

Baca Juga: ALHMADULILLAH! Kemenpanrb Akhirnya Keluarkan Aturan Terbaru Terkait Penggajian Tenaga Non ASN, Begini Isinya

Tidak hanya itu, Kesya Irena Yola juga ditemukan dalam keadaan tanpa busana usai ditikam 27 kali oleh pelaku.

Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari portal media Antaranews.com pada Selasa (14/1/2025) yang mengungkap kasus tersebut.

Dalam artikelnya, Komandan Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal) Lantamal XIV Sorong Letnan Kolonel Laut (PM) Dian Sumpena turut memberikan pernyataan.

Baca Juga: Kronologi Kasus Kesya Irena Yola, Korban Penganiayaan Oknum TNI AL di Sorong Papua Ditemukan Tewas Tanpa Busana

Dian mengonfirmasi bahwa anggotanya terlibat dalam kasus penikaman wanita asal Sorong tersebut hingga alami 27 kali tusukan.

Tidak hanya itu, Dian juga menjelaskan bahwa anggotanya telah mengakui perbuatan bengisnya usai ditindaklanjuti pihak berwenang.

“Berdasarkan hasil koordinasi, ternyata memang anggota kami yang melakukan pembunuhan dan anggota tersebut mengakui perbuatannya,” ucap Dian.

Baca Juga: Pemkot Bandung Maksimalkan Upaya untuk Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis

Hingga kini, pihak kepolisian dan jajaran TNI AL berupaya mencari tahu motif kebengisan pelaku bertindak amoral.

Hal ini guna mengetahui lebih pasti alasan pelaku penganiayaan tersebut bertindak amoral dengan merenggut nyawa wanita asal Sorong.

"Kita masih melakukan pendalaman bersama Polresta Sorong terhadap motif di balik kasus ini,” pungkas Dian.

Baca Juga: Arti Label Sticker pada Sepeda Motor Honda: Panduan Keselamatan yang Harus Dipahami

Seperti diketahui, kasus ini bermula ketika Kesya saat itu keluar dari rumah pada Sabtu (11/1/2025) sekitar pukul 23.00 WIT.

Yang mana, dirinya keluar setelah mengetahui bahwa temannya mengajak untuk keluar dari rumah.

Berdasarkan informasi beredar, ajakan temannya ini diterima Kesya tidak lain hanya untuk sekedar bermain.

Baca Juga: BRI Tegaskan Komitmen Antikorupsi Lewat Talkshow Inspiratif

Alhasil, korban dan temannya sepakat untuk bertemu saat tengah malam sekitar pukul 01.00 WIT.

“Sdri Kesya Irena Yola Lestaluhu di jemput oleh teman-temannya dengan menggunakan mobil,” jelas dikutip dari portal Pojoksatu.id.

Diketahui, pertemuan tersebut disinyalir dengan korban yang dijemput oleh temannya di depan rumah menggunakan sebuah mobil.

Baca Juga: KAI Daop 3 Cirebon Layani Lebih dari 3,8 Juta Penumpang Sepanjang 2024

Usut punya usut, ajakan teman Kesya untuk bermain kelaur rumah ini ternyata sempat tidak diindahkan oleh orang tuanya.

Namun, Kesya bersikeras untuk menerima ajakan temannya untuk keluar dari rumah pada saat pertengahan malam.

Waktu silih berganti, keberadaan Kesya tidak diketahui oleh keluarganya hingga pagi hari pada Minggu (12/1/2025).

Baca Juga: Ini Sebabnya Pertunangan Salma Diman Picu Pro Kontra di Medsos, Jadi Topik di Platform X, Diman Dapat TUDINGAN MIRING, Keputusan Salma DISESALI

Tidak lama setelahnya, keluarga korban dihebohkan dengan informasi yang menyatakan keberadaan putrinya.

Yang mana, Kesya diinformasikan tengah dalam keadaan mengenaskan usai jasadnya ditemukan oleh warga setempat.

Diketahui, keberadaan Kesya dengan kondisi yang penuh luka ini ditemukan sekitar pukul 10.00 WIT. ***