POJOKSATU.ID – Cek kronologi kasus Kesya Irena Yola Lestaluhu (20) korban penganiayaan oknum TNI Angkatan Laut (AL) di bawah ini.
Seperti diketahui, belum lama ini publik tengah dihebohkan dengan keberadaan Kesya Irena Yola di kawasan Sorong, Papua.
Yang mana, dirinya ditemukan tewas mengenaskan di pinggiran Pantai Saoka, Kota Sorong, Papua Barat Daya.
Baca Juga: Pemkot Bandung Maksimalkan Upaya untuk Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis
Bukan main, Kesya Irena Yola juga ditemukan tanpa busana usai ditusuk 27 kali dari oknum TNI AL berinisial A.
Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari akun media sosial platform Facebook milik @BenyMarquez pada Selasa (14/1/2025).
Dalam unggahannya, Kesya dikonfirmasi menjadi korban penganiayaan oknum TNI AL dengan mendapatkan luka ditubuhnya.
Baca Juga: Arti Label Sticker pada Sepeda Motor Honda: Panduan Keselamatan yang Harus Dipahami
“Penemuan jenazah atas nama Kesya Irena Yola Lestaluhu, umur 20 tahun di Pantai Tanjung Saoka yang tidak berbusana,” jelas di-caption.
Diketahui, kejadian bermula ketika Kesya saat itu keluar dari rumah pada Sabtu (11/1/2025) sekitar pukul 23.00 WIT.
Yang mana, dirinya keluar setelah mengetahui bahwa temannya mengajak untuk keluar dari rumah.
Baca Juga: BRI Tegaskan Komitmen Antikorupsi Lewat Talkshow Inspiratif
Berdasarkan informasi beredar, ajakan temannya ini diterima Kesya tidak lain hanya untuk sekedar bermain.
Alhasil, korban dan temannya sepakat untuk bertemu saat tengah malam sekitar pukul 01.00 WIT.
“Sdri Kesya Irena Yola Lestaluhu di jemput oleh teman-temannya dengan menggunakan mobil di depan Toko Dion Rufei Jln P. Diponegoro,” jelasnya.
Baca Juga: KAI Daop 3 Cirebon Layani Lebih dari 3,8 Juta Penumpang Sepanjang 2024
Diketahui, pertemuan tersebut disinyalir dengan korban yang dijemput oleh temannya di depan rumah menggunakan sebuah mobil.
Usut punya usut, ajakan teman Kesya untuk bermain kelaur rumah ini ternyata sempat tidak diindahkan oleh orang tuanya.
Namun, Kesya bersikeras untuk menerima ajakan temannya untuk keluar dari rumah pada saat pertengahan malam.
Waktu silih berganti, keberadaan Kesya tidak diketahui oleh keluarganya hingga pagi hari pada Minggu (12/1/2025).
Tidak lama setelahnya, keluarga korban dihebohkan dengan informasi yang menyatakan keberadaan putrinya.
Yang mana, Kesya diinformasikan tengah dalam keadaan mengenaskan usai jasadnya ditemukan oleh warga setempat.
Baca Juga: Bandung Pacu Upaya Bebas HIV/AIDS 2030 Lewat Pendekatan Spiritual
Diketahui, keberadaan Kesya dengan kondisi yang penuh luka ini ditemukan sekitar pukul 10.00 WIT.
“Masyarakat yang berada di sekitar akan melaksanakan rekreasi secara tiba-tiba di kejutkan dengan penemuan mayat,” pungkasnya.
Alhasil, kejadian sontak dilaporkan warga ke pihak kepolisian guna mencari tahu kebenaran dari kasus yang telah terjadi.
Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) aparat kepolisian menemukan bukti yang menyasar ke oknum TNI AL.
Yang mana, pihak instansi Polri menemukan beberapa barang bukti bahwa adanya keterlibatan oknum TNI AL dalam kasus kematian Kesya.
Kasus ini juga turut dikonfirmasi oleh Komandan Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal) Lantamal XIV Sorong Letnan Kolonel Laut (PM) Dian Sumpena.
Baca Juga: DPRD Sumedang Dorong Percepatan Proyek Energi Berkelanjutan untuk Masa Depan Nasiona
Dian mengonfirmasi bahwa anggotanya terlibat dalam kasus penikaman wanita asal Sorong tersebut hingga alami 27 kali tusukan.
Tidak hanya itu, Dian juga menjelaskan bahwa anggotanya telah mengakui perbuatan bengisnya usai ditindaklanjuti pihak berwenang.
“Berdasarkan hasil koordinasi, ternyata memang anggota kami yang melakukan pembunuhan," ucap Dian.
"Dan anggota tersebut mengakui perbuatannya,” lanjutnya yang dikutip Pojoksatu.id dari portal Antaranews.
Baca Juga: Alasan Hamura Otsutsuki Memilih Tinggal di Bulan dalam Anime Naruto Shippuden, Simak Penjelasannya
Hingga kini, pihak kepolisian dan jajaran TNI AL berupaya mencari tahu motif kebengisan pelaku bertindak amoral. ***



