POJOKSATU.ID – Cek profil Andi Ibrahim, Kepala Perpustakaan (Kapus) UIN Alauddin Makassar di bawah ini.

Seperti diketahui, Andi Ibrahim disinyalir kuat menjadi dalang tindak kriminal di lingkungan kampus UIN Alauddin Makassar.

Yang mana, dirinya disebut telah melakukan tindak ilegal dengan mencetak uang palsu hingga menyentuh Rp446,7 juta.

Baca Juga: Foto Mesra Aisar Khaled dan Bunga Aurellie Tersebar, Fadly Faisal : Nggak Boleh Ada Yang Manfaatin Adek Gue!

Bukan main, uang palsu yang dicetak Andi Ibrahim ternyata sempat hendak digunakan untuk maju dalam kontestasi Pilkada di Makassar, Sulawesi Selatan.

Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari portal media kaltimpost.jawapos.com pada Jumat (12/20/2024).

Dalam unggahan artikel, Andi dikonfirmasi menjadi dalang adanya percetakan uang palsu di UIN Alauddin Makassar.

Baca Juga: Operasi Gabungan TNI-Polri, Musnahkan Puluhan Barak Narkoba di Deli Serdang dan Langkat, 47 Orang Diamankan

“Andi Ibrahim menjabat sebagai kepala perpustakaan UIN Alauddin Makassar merupakan otak atau pelaku utama dalam praktik ilegal,” jelas dalam artikel.

Diketahui, praktik ilegal ini ternyata tidak hanya melibatkan Kapus UIN Alauddin Makassar saja.

Melainkan, berdasarkan hasil penyelidikan pihak kepolisian bahwa ada 16 orang lagi yang terlibat dalam kasus serupa.

Baca Juga: PPG Calon Guru dan Guru Tertentu, Kata Bu Nunuk TOLONG BACA Baik-baik, Kesesuaian Bidang Studi dengan Ijazah S1/D4, Agar TUNJANGAN Bisa DIBAYAR

Bukan main, pihak kepolisian berhasil mengamankan Rp446,7 juta dari tindak kriminal yang dilakukan para tersangka.

Padahal, gaji yang diberikan kepada Andi selaku Pegawai Negeri Sipil (PNS) sudah terbilang cukup.

Sebab, pendapatan yang diterima Andi ditaksir berkisar Rp7 juta hingga Rp10 juta dalam satu bulan.

Baca Juga: Pabrik di Cirebon Buka Kesempatan Kerja untuk Disabilitas: Inspirasi bagi Perusahaan Lain

Diketahui, berdasarkan informasi beredar bahwa dirinya tidak hanya menjabat sebagai Kapus UIN Alauddin Makassar.

Melainkan, Andi juga mengemban amanat sebagai dosen di kampus yang dilandasi dengan ajaran keagamaan Islam tersebut.

“Sebagai dosen PNS UIN Alauddin Makassar, Andi Ibrahim berada di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag),” jelas dalam artikel.

Baca Juga: Jatuh Pada April 2025, Segini THR Serta Gaji 13 Yang Akan Diterima PNS dan PPPK

“Menerima gaji setiap bulannya di kisaran Rp 7 juta sampai Rp 10 juta,” lanjut laporan artikel yang dikutip Pojoksatu.id.

Berikut Profil dan Pendidikan Andi Ibrahim:

Nama: Andi Ibrahim

Pendidikan: - Sarjana Sastra dari Universitas Indonesia (1998) 
- Sarjana Agama dari UIN Alauddin Makassar (1995) 
- S2 di Universitas Negeri Malang (2002) 
- S3 di Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar (2019) 
-  Dosen bergelar doktor di Jurusan Ilmu Perpustakaan

Baca Juga: Apa Hubungan Chandrika Chika dengan Yuliana Byun? Korban Penganiayaan di SCBD Jaksel Diduga Hingga Alami Patah Tulang

Demikianlah profil Kepala Perpustakaan (Kapus) Andi Ibrahim yang disebut jadi dalang percetakan uang palsu di UIN Alauddin Makassar. ***