POJOKSATU.id, JAKARTA—Demi cinta untuk mendapatkan hati Cindra Aditi Tejakinkin, petugas PPLN Den Haag Negeri Belanda, Ketua KPU Hasyim Asy’ari nekat membocorkan informasi rahasia.

Hasyim Asy’ari dengan entengnya menyampaikan kata 'for your eyes only' ketika mengirimkan informasi rahasia ke Cindra Aditi Tejakinkin melalui WhatsApp (WA).

Hasyim membagikan rencana agenda ke luar negeri dan materi pelaksanaan bimbingan teknis (bimtek) di beberapa negara ke Cindra Aditi, selingkuhannya.

Hal ini terungkap dalam sidang DKPP yang digelar Rabu (3/7/2024). DKPP mengatakan Hasyim dengan korban sempat melakukan hubungan badan pada 3 Oktober di Hotel Van der Valk, Amsterdam.

Hubungan seks itu terjadi setelah Hasyim terus mendesak korban untuk melakukan hubungan intim setelah keduanya bertemu di ruang tamu hotel.

Baca Juga: Bursa dan Prediksi Spanyol vs Prancis, Semifinal Euro 2024: La Roja Keren Tapi Buka Favorit

"Dalam sidang pemeriksaan, Pengadu menerangkan bahwa pada tanggal yang sama, 3 Oktober 2023, Teradu menelpon Pengadu pada malam hari untuk datang ke kamar Teradu di Hotel Van der Valk, Amsterdam. Dalam pertemuan tersebut, setelah berbincang-bincang di ruang tamu kamar Teradu, Pengadu menerangkan bahwa Teradu memaksa untuk melakukan hubungan badan. Pengadu menolak permintaan Teradu, namun Teradu terus memaksa disertai dengan janji akan menikahi Pengadu," katanya.

Setelah kejadian hubungan intim, Hasyim dan Cindra beberapa kali jalan bersama di Amsterdam sampai dengan kepulangan Hasyim ke Jakarta pada tanggal 7 Oktober 2023.

Selain itu, Hasyim juga mengirimkan pesan melalui aplikasi WhatsApp kepada Cindra berupa foto berdua di depan Lobby Hotel Van der Valk, Amsterdam.

Dalam foto tersebut disertai caption, 'My Love’ ditambah emoji love dan emoji bunga mawar merah.

Baca Juga: Elektabilitas Kaesang Pangarep Kompetitif di Pilkada Jateng 2024, Ada Tiga Faktor Penentunya

Menurut DKPP, hal ini terjadi saat empat hari setelah kejadian hubungan badan di hotel.

Special For You Diajengku

Ucapan special for you diajengku ini disampaikan Hasyim setelah hadir di acara salah satu stasiun televisi swasta di Jakarta.

Hasyim mengirim video berupa ucapan semangat untuk Cindra melalui WA.

"Teradu mengirimkan video greeting tersebut kepada Pengadu melalui WhatsApp kemudian diberikan caption, 'Special for you diajengku (ditambah emoji tangan melipat, emoji mawar merah, emoji tangan memeluk, emoji melontar ciuman dengan hembusan hati, emoji tersenyum penuh)'," bunyi putusan DKPP itu.

Pandangan Pertama Turun ke Hati

Kemudian, sesampainya di Jakarta setelah kejadian 3 Oktober 2023 di Amsterdam itu, DKPP menyebut komunikasi antara Hasyim dengan korban masih terjadi. Bahkan, Hasyim mengirimkan pesan 'pandangan pertama turun ke hati' kepada korban.

Baca Juga: Temu Pendidik Nusantara Daerah XI Kota Bandung Sukses Digelar, Jawab Tantangan Pendidikan, Tawarkan Kolaborasi Orangtua, Anak dan Sekolah

"Bahwa setelah Teradu tiba di Jakarta terdapat komunikasi melalui pesan WhatsApp antara Pengadu dengan Teradu pada tanggal 9 Oktober 2023, Teradu mengirimkan pesan WhatsApp 'Pandangan pertama turun ke hati (emoji peluk)'. Terdapat juga komunikasi melalui pesan WhatsApp pada tanggal 11 Oktober 2023. Dalam komunikasi tersebut, Pengadu meminta kepada Teradu mengurus pembelian apartemen di Puri Imperium Kuningan. Atas permintaan tersebut, Teradu kemudian membantu mengurus pembelian apartemen dimaksud," kata DKPP dalam sidang Rabu.

Kemudian ada juga percakapan korban yang memutuskan hubungan dengan Hasyim. Percakapan itu terjadi usai Hasyim menyatakan akan menyayangi korban sampai kapanpun.

Selain itu, ada komunikasi pada tanggal 13 Oktober 2023 atau sekitar 10 hari usai hubungan intim di Belanda, Hasyim mengirimkan pesan WhatsApp yang menyatakan menyayangi Cindra secara lahir batin dan sampai kapanpun.

“Pengadu menjawab dengan menyatakan 'maaf saya tidak bisa melanjutkan', 'sayang saya tidak bisa dibagi', serta 'dan saya tidak mau nama saya tidak benar di mata orang'," kata DKPP.***