POJOKSATU.id - Kota Bandung sukses menjadi tuan rumah Temu Pendidik Nusantara Daerah (TPND) XI pada Sabtu (6/7/2024). Ratusan guru dari berbagai daerah berkumpul di Sekolah Mutiara Bunda, Jl. Padang Golf No.11, Sukamiskin, Kec. Arcamanik, Kota Bandung, Jawa Barat sebagai tempat penyelenggaraan acara.

Sejak awal acara, para pendidik yang sudah berkumpul sangat antusias mengikuti beragam rangkaian acara yang sudah disiapkan.

Penyelenggaraan TNPD XI Kota Bandung merupakan salah satu rangkaian kegiatan Temu Pendidik Nusantara Daerah yang digelar di 50 daerah di Indoensia sejak 8 Juni hingga 17 Juli 2024 mendatang. Acara ini akan berpuncak dalam Temu Pendidik Nusantara XI yang akan berlangsung pada 2-3 November 2024 mendatang di Jakarta.

Kegiatan ini merupakan kulminasi perjalanan para guru yang sepanjang tahun sudah melalui aktivitas belajar, berkarya dan berkarier dengan segala tantangan yang dihadapinya.

Baca Juga: Temu Pendidik Nusantara Daerah XI Kota Bandung Catat Antusias Jumlah Peserta Terbanyak, Cek Agenda Kegiatan TPND XI, Penting untuk Para Guru

Acara TPND XI yang dipandu oleh Kepala Sekolah PAUD Nurul Ilmi Bandung Ela Nurlaela dan Astri Winarti Widiastuti, pendidik dari SDN 260 Griba Antapani Bandung ini, menjadi terasa cair dan mengalir. Peserta pun terlihat happy dan antusias.

"Pagi hari menyapa mentari, burung berkicau di pohon tinggi, halo semua nama saya Astri, hari ini saya bertugas sebagai MC," ujar perempuan yang biasa dipanggil Acy itu.

Saling timpal, Ela juga tak mau kalah menghidupkan suasana dengan pantun dan selorohnya. Keduanya berhasil menjadikan para peserta bersemangat mengikuti kegiatan TPND XI Kota Bandung.

Hampir 500 orang peserta terlibat dalam kegiatan TPND XI Kota Bandung dengan berbagai kegiatan seperti Kelas Pendidik, Cerdas Cermat Guru, Pameran Karya, Kelas Penggerak hingga Talkshow Pendidikan yang menjadi wadah wadah bagi pendidik untuk mengembangkan diri melalui berbagai kegiatan interaktif.

Baca Juga: Jadwal Lengkap Temu Pendidik Nusantara XI di 50 Lokasi Seluruh Indonesia, Kapan Hadir di Kotamu?

Pembukaan acara TPND XI Kota Bandung dihadiri oleh perwakilan dari Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Jawa Barat Asep Agus Sulaeman.

Selain itu juga hadir perwakilan dari Dinas Pendidikan Kota Bandung Fajar Nugroho, pihak Yayasan Cahaya Mutiara yang diwakili Ketua Harian Yayasan Cahaya Mutiara Muhammad Haikal, juga pimpinan Bank BTPN, yang diwakili oleh Business Excellence Leader Jawa Barat Nandang Kusnandar.

Hadir juga Ketua Yayasan Guru Belajar yang diwakili oleh Amalia Jiandra Tiasari, Ketua Umum Komunitas Guru Belajar Nusantara, diwakili oleh Bendahara Badan Pengurus Nasional KGBN Ari Wibowo Shinoda dan Ketua Badan Pengurus KGBN Kota Bandung Djuangsih Dewi.

Dalam sambutannya, Asep Agus Sulaeman menyebutkan pihaknya menegaskan dukungan program peningkatan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan seiring dengan program BBGP Jawa Barat.

"BBGP Jawa Barat akan selalu mendukung peningkatan kompetensi guru dari arah mana pun, dari lembaga mana pun atau dari komunitas mana pun selagi itu berkaitan dengan peningkatan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan untuk pembelajaran yang berpihak pada murid," ungkap Asep dalam sambutannya.

Baca Juga: Banyak Teman Putus Sekolah dan Menikah Muda, Murid SMP Prawira Lembang Hadirkan Karya Ini di Temu Pendidik Nusantara, Begini Dampaknya!

Acara TPND XI Kota Bandung yang didukung penuh oleh Bank BTPN sebagai mitra kolaborator Sahabat Guru Belajar bersama Yayasan Guru Belajar ini, juga berkesempatan memberikan dukungan kepada murid yang rentan putus sekolah dan putus belajar dengan memberikan beasiswa dalam bentuk dana langsung dan terbatas.

Para murid penerima beasiswa yang direkomendasikan oleh KGBN Kota Bandung itu adalah Syamil Alkhalifi Zikri (SDN Dayeuhkolot 8 Bandung), Mochamad Dimas (SMKN 12 Bandung), Ihsan Maulana (SMP Prawira Lembang), Dedeh Sarinah (SMP Prawira Lembang) dan Naya Putri (SMP Prawira Lembang).

Kegiatan disambung dengan Cerdas Cermat Guru yang diikuti oleh 12 kelompok.

Peserta kemudian memasuki sesi Talkshow 1 yang menghadirkan tema "Pemimpin Pendidikan yang Berdaya" yang dipandu oleh Wati Marwati, seorang pendidik dari SD Gagas Ceria Bandung.

Baca Juga: SUPER SERU, Temu Pendidik Nusantara Daerah XI Tahun 2024 Segera Hadir, Catat Waktu dan Rangkaian Agenda Ini!

Tema itu menegaskan adanya peran pendidik sebagai pemimpin yang dibutuhkan karena perannya, bukan karena posisi. "Pemimpin yang berdaya juga adalah mereka yang melahirkan daya dari dalam dirinya untuk menggerakkan tim dan komunitasnya untuk mewujudkan cita-cita," ujar Wati mengantarkan talkshow.

Talkshow ini diisi oleh narasumber Asep Agus Sulaeman, Fajar Nugroho, Amalia Jiandra dan Ari Wibowo. Beragam diskusi berlangsung menarik dan menjadi informasi berguna bagi para peserta.

Peserta kemudian masuk dalam sesi Kelas Pendidik yang menawarkan semangat berbagi praktik baik dalam pendidikan, selain juga membedah berbagai metode kreatif dan tantangan yang dihadapi pendidik saat proses pembelajaran di kelas.

Kembali ke audiotorium, peserta mengikuti Talkshow ke 2, bertema "Kolaborasi Orang Tua dan Guru untuk Mengoptimalkan Bakat Murid" yang dipandu oleh Tri Sila Indriyani, pendidik dari SDN 268 Panyileukan.

Baca Juga: TEMU PENDIDIK NUSANTARA XI, Bu Nunuk Minta Lakukan Pembelajaran BERPUSAT PADA ANAK dan Sekolah Harus Pastikan SISWA BERDAYA, Ini Maksudnya

Dengan menarik, perempuan yang akrab dipanggil Lala itu memandu talkshow sambil bermain gitar dan bernyanyi.

Talkshow ini menghadirkan narasumber Kinkin Karimah Nursya'bani, Wakil Kepala Sekolah di SD Mutiara Bunda Kota Bandung dan bintang tamu Sang Hawa.

Sang Hawa yang merupakan siswa SMP Mutiara Bunda adalah putri dari penulis dan pencipta lagu Panji Sakti. Sang Hawa kerap berkolaborasi dengan ayahnya dalam berbagai pertunjukan musik.

Kinkin menyampaikan, sekolahnya memberlakukan pembelajaran diskusi untuk menemukan minat dan bakat para murid. Termasuk saat mendampingi Sang Hawa.

Baca Juga: Itje Chodidjah Jadi Bintang Temu Pendidik Nusantara XI, Sebut Mendidik Bukan Proses Administrasi dan Indonesia Pelopor Platform Belajar di Dunia

"Kami memastikan setiap materi bisa dipahami dan kembali melakukan cross check ulang setiap mengajar untuk memastikan murid tidak tertinggal dalam pembelajaran," ujar Kinkin.

Dalam talkshow penutup itu, Sang Hawa bertutur bagaimana ia menggali antara hobi, bakat dan minatnya.

"Sebenarnya orang melihat aku tuh bakatnya menyanyi. Aku ngerasa menyanyi itu cuma kesenangan, hobi aja, karena dari kecil sudah dengar ayah nyanyi, melihat banyak perform, ke pameran seni.

Tapi aku melihat teman-teman ayah sedikit banget yang menulis cerpen, jadi sebenarnya nyanyi itu hanya hobi. Kalau cita-cita aku mau jadi penulis dan aku mau bikin karya untuk pameran," ungkap Hawa.

"Harus yakin dengan apa yang kita inginkan," tegas Hawa dalam penutup acara.

Baca Juga: Kenalkan 4 Langkah Proyek P5, Guru-guru Ini Bersemangat Berbagi Praktik Baik, Ternyata Mudah dan Menyenangkan

Sementara itu, Kinkin membeberkan ada program kolaborasi yang bisa dilakukan antara sekolah, orangtua dan anak.

Pertama assembly performance, dimana orangtua diundang untuk melihat proses pembelajaran, diperlihatkan anak-anak untuk menghasilkan sebuah karya.

"Kedua adalah exhibition, seperti sebuah pameran dimana anak-anak berproses dalam pris inquary, anak-anak menemukan masalah, mencari data sampai menyelesaikan masalah tersebut," ungkap Kinkin.

Lanjut Kinkin, ketiga adalah big day, dimana orang tua terlibat menyelesaikan masalah. "Jadi ada kolaborasi antara anak, sekolah dan orangtua," beber Kinkin.

Baca Juga: Temu Pendidik Nusantara Jadi Energi Baru Bagi Guru, Ini Rangkaian Lengkap dan Hasil Kategori Awards di TPN X

Melalui talkshow terakhir itu, TPND XI Kota Bandung tak hanya berhasil memberikan gambaran untuk menjalankan pendidikan yang berpusat pada murid dan makna kolaborasi dengan orangtua.

TPND XI Kota Bandung juga memberikan kehangatan dan nilai bagi pendidikan yang seharusnya melekat pada keseharian kita, suka atau tidak, pendidikan akan jauh lebih bermakna jika dijalankan dengan semangat, seperti makan sayuran yang bisa bikin kita juara.***