POJOKSATU.id, KARAWANG - Permasalahan kebutuhan air bersih di lingkungan sekolah kembali mendapat perhatian serius dari jajaran TNI. Melalui aksi nyata di lapangan, Koramil 0406/Cikampek Kodim 0604/Karawang mulai membangun sumur bor permanen di lingkungan SMAN 3 Cikampek, Kabupaten Karawang.
Pembangunan fasilitas air bersih tersebut dipusatkan di area sekolah yang berada di Jalan Sumur Bandung, Desa Dawuan Timur, Kecamatan Cikampek. Program ini menjadi solusi konkret atas kebutuhan air bersih yang selama ini menjadi kendala bagi aktivitas sekolah.
Memasuki Senin 25 Mei 2026, progres pengerjaan proyek dilaporkan telah mencapai sekitar 12 persen. Sejumlah tahapan awal mulai dilakukan, mulai dari pembersihan area pembangunan, pemasangan alat pengeboran, hingga penggalian pondasi penampungan air.
Kehadiran fasilitas sumur bor ini diharapkan mampu menunjang aktivitas belajar mengajar agar lebih nyaman, sehat, dan higienis bagi seluruh warga sekolah.
Danramil 0406/Cikampek, Kapten Inf Encep Sumarna menegaskan pembangunan sumur bor tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan.
Baca Juga: Dandim Karawang Bareng Dirjen Pas Panen Raya Padi M70D di Lapas
Menurutnya, akses terhadap air bersih menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan layak bagi siswa maupun tenaga pengajar.
“Akses air bersih adalah kebutuhan dasar. Kami menargetkan pembangunan sumur bor ini mencapai kedalaman 50 meter dengan kapasitas tampung sebesar 5.000 liter,” ujar Kapten Inf Encep Sumarna saat memberikan keterangannya, Senin 25 Mei 2026.
Ia menjelaskan, pembangunan dilakukan dengan sistem pondasi tanam permanen agar fasilitas tersebut dapat digunakan dalam jangka panjang dan memiliki daya tahan yang kuat.
“Dengan pondasi tanam permanen, kami ingin memastikan fasilitas ini kokoh dan dapat digunakan dalam jangka panjang oleh seluruh keluarga besar SMAN 3 Cikampek,” tambahnya.
Proyek pembangunan sumur bor tersebut ditargetkan selesai dalam waktu 21 hari pengerjaan. Seluruh proses pembangunan mendapat pengawasan langsung dari Babinsa Desa Dawuan Timur yang bertindak sebagai Pengawas Lapangan atau Waslap.
Baca Juga: Mengenal Bang DJ, Advokat Muda Karawang yang Aktif Dampingi Masyarakat
Untuk mempercepat pengerjaan, sebanyak delapan pekerja profesional diterjunkan ke lokasi proyek. Tim tersebut terbagi dalam tim pengeboran dan tim konstruksi yang dipimpin oleh Entis selaku ketua tim pekerja.
Sinergi antara personel Koramil, pihak sekolah, dan pekerja lapangan disebut berjalan sangat baik selama proses pengerjaan berlangsung.
Kapten Inf Encep juga memastikan hingga saat ini tidak ada kendala berarti yang menghambat pembangunan di lapangan. Kondisi tersebut membuat pihaknya optimistis proyek dapat selesai sesuai target yang telah ditentukan.
“Alhamdulillah, kendala lapangan nihil. Kami optimistis pengerjaan berjalan sesuai jadwal. Semoga setelah sumur bor ini selesai, tidak ada lagi kendala air bersih di sekolah ini, sehingga aktivitas belajar mengajar menjadi lebih nyaman dan higienis,” pungkasnya.
Langkah Koramil 0406/Cikampek membangun fasilitas air bersih ini mendapat apresiasi karena dinilai menjadi bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat.
Selain membantu mengatasi persoalan dasar di lingkungan sekolah, program tersebut juga diharapkan dapat menjadi pemantik bagi pembangunan fasilitas publik lainnya di wilayah Karawang.
Keberadaan sumur bor permanen berkapasitas besar itu nantinya bukan hanya mendukung kebersihan sekolah, tetapi juga meningkatkan kenyamanan siswa saat menjalani aktivitas belajar setiap hari.
Program tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa TNI tidak hanya hadir dalam aspek pertahanan negara, tetapi juga aktif membantu menyelesaikan persoalan sosial dan kebutuhan masyarakat di daerah. ***




