POJOKSATU.id, KARAWANG – PT Bukit Muria Jaya (BMJ) menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas pengelolaan limbah di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum. Komitmen tersebut mendapat apresiasi setelah Satgas Citarum Harum Sektor 10 melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan menilai sistem pengolahan limbah perusahaan berjalan baik serta memenuhi standar lingkungan.

Hasil sidak tersebut menjadi dorongan bagi manajemen PT BMJ untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan, khususnya dalam menjaga ekosistem di sekitar aliran Sungai Citarum.

Baca Juga: Panduan Lengkap Cara Membaca Hasil TKA: Jangan Salah Tafsir Nilai!

Perwakilan PT BMJ, Arif Rachman, mengatakan konsistensi pengolahan limbah dilakukan melalui penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang ketat dan terukur.

Menurutnya, seluruh parameter limbah seperti pH, suhu, Chemical Oxygen Demand (COD), hingga Total Suspended Solids (TSS) terus dipantau agar tetap berada di bawah ambang batas yang telah ditentukan pemerintah.

Baca Juga: PT Changsin Jadi Contoh Industri Ramah Lingkungan, Dansektor 10: Efisiensi Air Luar Biasa

“Kunci utama kami ada pada pengawasan rutin, optimalisasi operasional IPAL, serta pemeliharaan fasilitas dan laboratorium secara berkala. Selain itu, kompetensi operator IPAL juga terus kami tingkatkan melalui pelatihan berkelanjutan,” ujar Arif.

PT BMJ juga memaksimalkan penggunaan Sistem Pemantauan Kualitas Air Limbah Secara Terus Menerus dan Dalam Jaringan (SPARING) yang terhubung langsung dengan server pemerintah guna memastikan transparansi dan kepatuhan terhadap regulasi lingkungan.

Untuk menjaga sistem tetap berjalan optimal, perusahaan melakukan monitoring harian terhadap perangkat online, pemeriksaan jaringan data, hingga perawatan preventif pada sensor alat ukur.

Baca Juga: Kejari Karawang Usut Dugaan Korupsi KPR BTN Proyek Citra Swarna Grand dan Kartika Residence, 91 Saksi Sudah Diperiksa

Dalam pengelolaannya, PT BMJ menggandeng PT Sucofindo sebagai vendor resmi agar sistem pemantauan limbah dapat berjalan profesional dan akurat.

“Kami memiliki tim teknis internal yang siaga untuk menangani potensi gangguan teknis sehingga pengiriman data limbah dapat berlangsung real-time tanpa hambatan,” tambahnya.

Menindaklanjuti arahan Dansektor 10 Satgas Citarum Harum, PT BMJ juga akan memperketat jadwal inspeksi internal, memperkuat pengawasan operasional, serta melakukan evaluasi rutin terhadap efektivitas sistem pengolahan limbah.

Baca Juga: Dinilai Cederai Demokrasi dan Supremasi Sipil, Pakar Kritik Pembentukan DPN

Tidak hanya fokus pada kepatuhan regulasi, perusahaan juga mulai mengarah pada konsep industri hijau atau green industry dengan merencanakan investasi teknologi ramah lingkungan yang lebih efisien guna menekan emisi dan meminimalkan limbah industri.

“Kami ingin terus berinovasi dan aktif mendukung program pengelolaan DAS Citarum demi terciptanya industri berkelanjutan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan,” tutup Arif. ***