POJOKSATU.id, KARAWANG - Sebuah perubahan nyata tengah terjadi di lingkungan Kompi Produksi Ketahanan Pangan Kodim 0604/Karawang. Berawal dari lahan kosong pada Desember lalu, kini kawasan tersebut menjelma menjadi pusat budidaya bebek Peking yang mampu menghasilkan panen hingga hitungan ton dalam waktu singkat.

Program yang digagas melalui sinergi antara TNI dan masyarakat ini menjadi bukti konkret bahwa kolaborasi yang tepat mampu mendorong pemulihan ekonomi warga secara signifikan.

Pembangunan kandang yang dilakukan secara cepat, hanya dalam waktu satu bulan, langsung dioptimalkan dengan pengisian 2.400 ekor bebek Peking secara bertahap. Dengan manajemen yang terarah dan melibatkan warga lokal, program ini langsung menunjukkan hasil yang menjanjikan.

Baca Juga: Libatkan Warga, Kodim 0604 Karawang Kembangkan Budidaya Bebek Peking untuk Ketahanan Pangan

Pengelolaan budidaya dipimpin oleh Memed, warga setempat yang memiliki pengalaman dalam bidang peternakan. Di bawah koordinasinya, sistem pemeliharaan dilakukan secara intensif dan terstruktur, sehingga mampu menghasilkan panen dalam beberapa tahap produktif.

Keberhasilan tersebut terlihat dari capaian panen yang terbagi dalam tiga sesi. Pada Sesi A, sebanyak 800 ekor bebek menghasilkan bobot mencapai 16 kuintal. Selanjutnya, pada Sesi B, produksi kembali menghasilkan 8 kuintal.

Puncaknya terjadi pada Sesi C, di mana sisa populasi mampu menyumbang hasil lebih dari 1 ton 7 kilogram. Total produksi ini menunjukkan efektivitas sistem budidaya yang diterapkan, sekaligus membuktikan potensi besar bebek Peking sebagai komoditas unggulan.

Baca Juga: Kabar Gembira! Warga Karawang Bisa Berobat Gratis Pakai KTP, Berlaku di Seluruh Indonesia

“Alhamdulillah, kami menggunakan sistem satu siklus untuk setiap rencana. Pasar bebek Peking sangat luas di masyarakat, bahkan perputarannya lebih cepat dibandingkan entog. Meskipun harga sedikit di bawah ayam, permintaan di lapangan sangat tinggi,” ungkap Memed.

Menurutnya, kunci keberhasilan tidak hanya terletak pada teknik budidaya, tetapi juga pada pemahaman pasar. Tingginya minat masyarakat terhadap bebek Peking menjadi faktor utama yang mendorong keberlanjutan program ini.

Selain itu, sistem panen bertahap yang diterapkan mampu menjaga stabilitas produksi sekaligus memastikan distribusi hasil ternak berjalan lancar.

Pasiter Kodim 0604/Karawang, Kapten Inf Kihajar, menilai keberhasilan ini sebagai bukti bahwa program pemberdayaan masyarakat yang tepat sasaran mampu memberikan dampak nyata.

Baca Juga: Curi Motor di Tempat Kerja Sendiri, Mantan Karyawan Sampoerna Dibekuk Polres Karawang

Ia menegaskan bahwa program Kompi Produksi tidak hanya berorientasi pada hasil panen, tetapi juga pada pembentukan kemandirian masyarakat.

“Ini adalah bukti bahwa masyarakat yang diberdayakan dengan baik, bahkan yang pernah menghadapi masalah sosial, bisa bangkit dan menjadi produktif. Program ini menjadi bagian dari upaya kami untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus membuka peluang ekonomi,” jelasnya.

Lebih jauh, ia menambahkan bahwa TNI melalui program ini ingin menunjukkan peran aktif dalam pembangunan ekonomi masyarakat, tidak hanya dalam aspek keamanan.

Dengan memberikan pelatihan, pendampingan, dan akses terhadap sumber daya, masyarakat didorong untuk memiliki keterampilan yang dapat digunakan secara berkelanjutan.

Keberhasilan panen hingga tonan ini juga memberikan dampak langsung terhadap perekonomian warga yang terlibat. Mereka tidak hanya memperoleh penghasilan, tetapi juga pengalaman dan pengetahuan yang dapat menjadi modal untuk mengembangkan usaha mandiri di masa depan.

Baca Juga: PSM Karawang Minta Parkir Gratis di RSUD, Dinilai Penting untuk Dukung Tugas Sosial

Program ini pun dinilai mampu menjadi model percontohan bagi daerah lain, khususnya dalam mengembangkan sektor peternakan berbasis pemberdayaan masyarakat.

Dengan memanfaatkan lahan yang sebelumnya tidak produktif, kini area tersebut menjadi sumber ekonomi baru yang memberikan manfaat nyata.

Selain itu, keberhasilan ini juga memperkuat peran sektor peternakan dalam mendukung ketahanan pangan daerah. Produksi bebek Peking dalam jumlah besar menjadi kontribusi penting dalam memenuhi kebutuhan protein hewani masyarakat.

Di tengah tantangan ekonomi yang masih dirasakan sebagian masyarakat, program seperti ini menjadi solusi yang relevan dan berkelanjutan.

Baca Juga: Curi Motor di Tempat Kerja Sendiri, Mantan Karyawan Sampoerna Dibekuk Polres Karawang

Sinergi antara TNI dan warga membuktikan bahwa kolaborasi yang solid mampu menciptakan perubahan yang signifikan dalam waktu relatif singkat.

Ke depan, Kodim 0604/Karawang berharap program ini dapat terus dikembangkan dengan skala yang lebih besar, serta melibatkan lebih banyak masyarakat.

Dengan demikian, dampak positif yang dihasilkan tidak hanya dirasakan oleh segelintir orang, tetapi dapat menjangkau lebih luas lagi.

Keberhasilan panen bebek Peking ini menjadi simbol kebangkitan ekonomi berbasis masyarakat di Karawang, sekaligus mempertegas bahwa ketahanan pangan dapat diwujudkan melalui langkah nyata di tingkat lokal. ***