POJOKSATU.id, KARAWANG - Wacana pembebasan biaya parkir bagi Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Karawang mendapat respons positif dari para pegiat sosial di lapangan.
Aspirasi ini muncul seiring tingginya intensitas mobilitas para PSM yang kerap keluar masuk rumah sakit untuk mendampingi warga, khususnya dari kalangan kurang mampu.
Salah satu PSM asal Desa Sampalan, Karman yang akrab disapa Kopral, mengaku menyambut baik rencana tersebut. Ia menilai kebijakan parkir gratis akan sangat membantu meringankan beban operasional para pekerja sosial.
Baca Juga: Curi Motor di Tempat Kerja Sendiri, Mantan Karyawan Sampoerna Dibekuk Polres Karawang
“Tentu kami sangat mendukung jika parkir gratis ini benar-benar direalisasikan. Ini bentuk perhatian nyata bagi kami yang setiap hari mendampingi masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, biaya parkir yang dikeluarkan secara rutin meski terlihat kecil, tetap menjadi beban tambahan, terutama bagi PSM yang aktif melakukan pendampingan pasien.
Hal senada juga disampaikan oleh Sarmin, Ketua PSM Kecamatan Kutawaluya. Ia berharap Pemerintah Kabupaten Karawang bersama manajemen RSUD dapat mempertimbangkan kebijakan khusus bagi para pekerja sosial.
Baca Juga: Aksi Humanis Srikandi Kodim Karawang di Tengah Demo Mahasiswa
Sarmin menegaskan, fasilitas parkir gratis, khususnya untuk kendaraan roda dua, akan sangat membantu kelancaran tugas PSM di lapangan.
“Kami berharap parkir di RSUD Karawang, terutama untuk motor milik PSM, bisa digratiskan. Kami datang untuk mendampingi pasien dari desa, jadi fasilitas ini sangat penting,” ungkapnya.
Para PSM menilai, keberadaan mereka sebagai ujung tombak pelayanan sosial di masyarakat membutuhkan dukungan fasilitas yang memadai, termasuk akses parkir di lingkungan rumah sakit.
Baca Juga: PMO KemenKop Karawang: Mobil KDKMP Dilarang untuk Kepentingan Pribadi
Selain itu, kebijakan ini diyakini akan berdampak positif terhadap efektivitas pelayanan, terutama bagi masyarakat kurang mampu yang membutuhkan pendampingan intensif saat menjalani perawatan medis.
Kehadiran PSM selama ini menjadi jembatan antara masyarakat dengan layanan kesehatan, sehingga dukungan dari pemerintah daerah dinilai menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Kini, para pekerja sosial berharap aspirasi tersebut tidak hanya menjadi wacana, tetapi dapat segera dikaji dan diwujudkan menjadi kebijakan resmi yang berpihak pada pelayanan kemanusiaan. ***




