POJOKSATU.id, KARAWANG - Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Karawang, Dr. H. Aab Abdullah, M.Pd, memberikan imbauan kepada para kepala madrasah untuk secara aktif memantau semua aktivitas guru, penjaga sekolah, dan siswa di madrasah mereka.

Imbauan ini dianggap sangat penting menyusul insiden pelecehan yang terjadi di salah satu madrasah di Kecamatan Batujaya beberapa waktu lalu.

Aab Abdullah mengingatkan kepala madrasah agar tidak hanya hadir di madrasah saat jam kerja, tetapi juga memantau aktivitas secara menyeluruh. Dia menekankan pentingnya mencegah terulangnya kejadian serupa.

Baca Juga: Dugaan Pecah Belah Paket Proyek di Karawang untuk Hindari E-Purchasing

"Kami tidak ingin insiden yang terjadi sebelumnya terulang kembali. Kepala madrasah harus lebih aktif dalam memantau kegiatan di madrasah," ujar Aab dalam pertemuan dengan ratusan kepala Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Karawang.

Aksi yang tidak etis seperti ini, kata Aab, telah merusak citra baik sekolah, terutama madrasah, yang dikenal sebagai lembaga pendidikan agama oleh masyarakat.

"Dalam pemantauan, kami juga menginginkan agar para pedagang yang beroperasi di sekitar madrasah turut diamati. Kami berharap insiden seperti yang terjadi di Batujaya tidak akan terulang kembali, karena itu akan merusak citra Kemenag. Ini adalah upaya pembinaan kepada kepala madrasah," tambahnya.

Baca Juga: Bansos Banyak yang Tidak Tepat Sasaran di Karawang

Aab Abdullah menjelaskan bahwa peran utama seorang guru adalah untuk memberikan pendidikan yang berkualitas dan membentuk karakter anak-anak serta mempersiapkan mereka untuk masa depan yang lebih baik, baik di dunia maupun akhirat.

"Kepala sekolah tidak boleh hanya hadir di sekolah saat jam kerja dan kemudian pergi begitu saja. Mereka harus proaktif dalam memantau semua aktivitas di madrasah," tegasnya. ***