POJOKSATU.id — Akhir tahun 2026 bakal jadi momen yang ditunggu-tunggu para pecinta film, khususnya penggemar The Hunger Games.
Franchise fenomenal ini kembali dengan prekuel terbaru berjudul The Hunger Games: Sunrise on the Reaping yang dijadwalkan tayang pada November mendatang.
Film ini membawa penonton kembali ke masa lalu Panem, tepatnya 24 tahun sebelum kisah Katniss Everdeen dimulai.
Baca Juga: Update Bansos 2026, PKH dan BPNT Tahap 2 Cair April, Ini Syarat dan Nominalnya
Kali ini, cerita berpusat pada sosok Haymitch Abernathy saat masih berusia 16 tahun, jauh sebelum ia dikenal sebagai mentor sinis namun cerdas.
Dalam film ini, Haymitch muda—yang diperankan oleh Joseph Zada—akan menghadapi salah satu edisi Hunger Games paling kejam, yakni Quarter Quell ke-50.
Dalam edisi ini, jumlah peserta meningkat dua kali lipat menjadi 48 tributes, membuat peluang bertahan hidup semakin kecil.
Baca Juga: Jemaah Haji Berangkat Perdana 22 April 2026, Kenaikan Ongkos Haji Ditanggung Pemerintah
Tak hanya itu, penonton juga akan melihat versi muda dari beberapa karakter ikonik.
Mckenna Grace hadir sebagai Maysilee Donner, Elle Fanning sebagai Effie Trinket, Maya Hawke sebagai Wiress, dan Kieran Culkin sebagai Caesar Flickerman.
Sementara itu, Ralph Fiennes akan memerankan sosok Presiden Snow.
Baca Juga: MRT Dikebut ke Kota Tua, Trem Masih Wacana? Ini Penjelasan Pramono
Film ini merupakan adaptasi dari novel terbaru karya Suzanne Collins yang dirilis pada 2025, sekaligus menjadi prekuel kedua setelah The Ballad of Songbirds and Snakes (2023).
Berbeda dari pendahulunya yang lebih menitikberatkan pada intrik politik, Sunrise on the Reaping disebut akan kembali ke akar cerita: pertarungan brutal di arena.
Dari trailer yang telah dirilis oleh Lionsgate, nuansa film ini tampak lebih berwarna, tetapi jauh lebih gelap dan intens.
Kekerasan, strategi bertahan hidup, hingga manipulasi media menjadi sorotan utama yang memperkaya cerita.
Baca Juga: Buruan! Tinggal 3 Hari Lagi Daftar SPPI 2026, Lulusan S1 Semua Jurusan Bisa Ikut
Tak hanya sekadar aksi, film ini juga mengangkat tema yang lebih dalam, seperti propaganda, kontrol kekuasaan, dan perlawanan terhadap sistem.
Hal ini membuat cerita terasa lebih relevan dengan kondisi sosial modern.
Menariknya, ada kemungkinan kemunculan karakter lama seperti Katniss Everdeen dan Peeta Mellark, meskipun diperkirakan hanya dalam bentuk kilas balik atau epilog.
Dari sisi produksi, film ini digarap oleh Francis Lawrence, sutradara yang sudah berpengalaman menangani beberapa film The Hunger Games.
Sementara naskahnya ditulis oleh Billy Ray, yang juga terlibat dalam film pertama franchise ini.
Saat ini, proses produksi telah memasuki tahap akhir, termasuk penyuntingan dan penyempurnaan efek visual untuk menghadirkan pengalaman sinematik maksimal.
Dengan kombinasi cerita yang lebih gelap, karakter kuat, dan aksi intens, The Hunger Games: Sunrise on the Reaping diprediksi menjadi salah satu film terbesar di tahun 2026.***


