POJOKSATU.id - Hampir 500 ribu siswa Madrasah Aliyah (MA) telah terdaftar dalam Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Asesmen Nasional (AN) 2026. 

Jumlah tersebut menunjukkan tingginya partisipasi siswa MA menjelang pelaksanaan asesmen jenjang SMA/MA dan SMK/MAK sederajat.

Kasubdit Kurikulum pada Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kementerian Agama (Kemenag), Abdul Basit mengatakan jumlah pendaftar TKA dan AN dari MA meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

“Alhamdulillah, jumlah siswa MA yang mendaftar TKA dan AN tahun ini mengalami peningkatan,” tegas Basit di Jakarta, Kamis, 1 Oktober 2026.

Baca Juga: Pendaftaran TKA 2026 Ditutup, Begini Cara Memastikan Siswa Sudah Terdaftar sebagai Peserta, Pahami DNS dan DNT

Pendaftaran berlangsung pada 27 Juli hingga 27 September 2026. 

Kemenag mencatat sebanyak 495.084 siswa MA telah mendaftar dari total 517.650 siswa atau mencapai 95,64 persen.

Sebagai pembanding, pada 2025 terdapat 445.184 siswa MA yang mendaftar atau 86,51 persen dari total 514.627 siswa.

Artinya, jumlah pendaftar MA tahun ini meningkat sekitar 49.900 siswa dibandingkan tahun lalu. 

Persentasenya juga sedikit lebih tinggi dibandingkan siswa SMA yang mencapai 95,55 persen.

Data pada portal resmi TKA Kemendikdasmen yang diperbarui 1 Oktober 2026 juga menunjukkan angka pendaftar MA sekitar 495 ribu atau 95,64 persen dari 517.650 calon peserta.

Baca Juga: IMSO 2026 Bukan Sekadar Olimpiade, Ini Aturan Peserta, Bentuk Tes hingga Jadwal Lengkapnya

Jadwal TKA MA 2026

Setelah pendaftaran ditutup, perhatian kini beralih ke tahapan pelaksanaan.

Untuk jenjang SMA/MA/SMK, pelaksanaan utama TKA 2026 dijadwalkan pada 26 Oktober hingga 8 November 2026. 

Simulasi telah berlangsung pada 21–27 September, sedangkan gladi bersih dijadwalkan 5–18 Oktober 2026.

Dalam jadwal yang disampaikan Kemenag, pelaksanaan reguler terbagi menjadi dua gelombang. 

Gelombang I berlangsung 26–29 Oktober 2026, sedangkan gelombang II pada 2–5 November 2026.

Untuk gelombang khusus, mata pelajaran wajib dijadwalkan 31 Oktober–1 November 2026, sementara mata pelajaran pilihan pada 7–8 November 2026.

Baca Juga: Berikut Nama-nama Kapolda yang Kena Rotasi Kapolri Baru 2026

Adapun ujian susulan berlangsung pada 16–29 November 2026. 

Hasil TKA dijadwalkan diumumkan pada 23 Desember 2026. Jadwal resmi juga dapat dipantau melalui portal TKA Kemendikdasmen.

TKA Bukan Penentu Kelulusan

Siswa MA juga perlu memahami bahwa TKA merupakan asesmen sukarela dan bukan penentu kelulusan. 

Pusat Asesmen Pendidikan menjelaskan TKA bertujuan memberikan informasi capaian akademik siswa secara objektif dan terstandar.

Hasil TKA dapat dimanfaatkan sebagai salah satu informasi dalam seleksi pendidikan lanjutan. 

Karena itu, meskipun bukan penentu kelulusan, hasilnya tetap penting bagi siswa kelas XII yang akan melanjutkan pendidikan.

Baca Juga: PETAMABA 2026 Dibuka, STAIM Purwakarta Siapkan Generasi Ulama, Sarjana dan Pengusaha

Ada Tiga Mata Pelajaran Wajib dan Dua Pilihan

Untuk jenjang SMA/MA, TKA mencakup tiga mata pelajaran wajib, yakni Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris.

Selain itu, peserta memilih dua mata pelajaran pilihan sesuai ketentuan yang berlaku. 

Pilihan tersebut mencakup sejumlah mata pelajaran akademik, termasuk Matematika Tingkat Lanjut, Bahasa Indonesia Tingkat Lanjut, Bahasa Inggris Tingkat Lanjut, Fisika, Kimia, Biologi, Ekonomi, Sosiologi, Geografi, Sejarah, Antropologi, Pendidikan Pancasila/PPKn, serta beberapa bahasa asing.

Daftar dokumen, petunjuk teknis, dan materi resmi TKA dapat dipantau melalui Pusat Asesmen Pendidikan – TKA.

Pilihan mata pelajaran juga perlu diperhatikan sejak awal karena berkaitan dengan rencana pendidikan lanjutan. 

Untuk siswa yang mempertimbangkan seleksi masuk perguruan tinggi, ketentuan mata pelajaran pendukung program studi dapat menjadi salah satu acuan.

Baca Juga: Update Meninggalnya Siswa Kelas 2 SD di Malintang, Tunggu Hasil Autopsi, Laporan Resmi Belum Ada

TKA 2026 Berbasis Komputer

TKA 2026 dilaksanakan secara nasional dengan sistem berbasis komputer. 

Satuan pendidikan dapat menggunakan moda daring maupun semi-daring, sesuai kesiapan infrastruktur yang ditetapkan dalam pelaksanaan TKA.

Karena itu, siswa tidak hanya perlu mempersiapkan materi pelajaran. 

Madrasah juga harus memastikan komputer, jaringan, ruang ujian, serta perangkat pendukung lainnya siap digunakan.

Dalam petunjuk teknis, sarana komputer peserta dapat digunakan secara bergiliran dalam beberapa sesi. 

Satuan pendidikan juga perlu menyiapkan komputer cadangan untuk mengantisipasi gangguan teknis.

Baca Juga: Perombakan Posisi di Tubuh Polri, Irjen Asep Safrudin Ditunjuk Sebagai Kabareskrim

Data EMIS Jadi Bagian Penting

Bagi siswa MA, persoalan teknis tidak berhenti setelah pendaftaran ditutup. 

Validitas data siswa tetap menjadi perhatian penting, terutama karena data madrasah terhubung dengan proses pendataan peserta TKA.

Basit mengingatkan madrasah agar memastikan data siswa valid di EMIS sebelum menerima siswa pindahan, terus memperbarui data siswa, serta berkoordinasi dengan operator EMIS Kemenag kabupaten/kota.

“Jadi setiap tahun, madrasah harus memastikan para siswanya terdata aktif dan tidak masuk residu di verval peserta didik,” tandasnya.

Baca Juga: Kemarin di Lantik, Hari Ini Kapolri Berbenah Jabatan di Tubuh Kepolisian, 88 Pati Kena Mutasi

Madrasah perlu memperhatikan setidaknya beberapa hal berikut:

  • Data siswa aktif dan sesuai kondisi sebenarnya di EMIS.

  • NISN siswa terisi dan valid.

  • Siswa kelas XII tercatat pada rombel aktif.

  • Data siswa yang pindah madrasah segera diperbarui.

  • Tidak terdapat data ganda.

  • Data identitas siswa sesuai dengan data kependudukan.

  • Data yang masuk residu segera diselesaikan melalui mekanisme verifikasi dan validasi.

Kemendikdasmen juga menjelaskan bahwa integrasi dan validasi data peserta menjadi bagian penting dalam persiapan TKA. 

Alur pendataan mencakup pembaruan data, pencetakan dan finalisasi DNS, pembuatan nomor peserta, pencetakan DNT hingga pengaturan sesi ujian.

Baca Juga: Hadapi Seri Motegi, Empat Pebalap Muda Astra Honda Siap Melesat di IM4AC 2026

Jangan Sampai Data Residu Menghambat Hasil

Persoalan data perlu segera ditangani meskipun masa pendaftaran sudah berakhir.

Data siswa yang belum valid dapat memerlukan proses penyelesaian lebih lanjut sebelum seluruh administrasi peserta dinyatakan tuntas. 

Karena itu, siswa dan orang tua yang sudah terdaftar sebaiknya tidak hanya menunggu jadwal ujian.

Pastikan madrasah sudah melakukan pengecekan data peserta, termasuk identitas dan status keikutsertaan, serta mengikuti informasi terbaru dari operator madrasah.

Untuk kebutuhan administrasi, operator juga dapat memantau dokumen resmi TKA melalui laman unduhan Pusat Asesmen Pendidikan. 

Baca Juga: Sehari Dilantik, Suyudi Ario Seto Rombak Tubuh Polri, Ini Daftar 76 Pangkat Jenderal Dimutasi

Di sana tersedia Petunjuk Teknis TKA-AN 2026, petunjuk teknis pengawas, serta dokumen terkait mekanisme pendaftaran dan pemilihan mata pelajaran.

Apa yang Perlu Disiapkan Siswa MA Sekarang?

Karena pendaftaran sudah ditutup, siswa sebaiknya berfokus pada tiga hal.

  • Pertama, memastikan kepada pihak madrasah bahwa data dirinya sudah benar dan tercatat sebagai peserta.
  • Kedua, memastikan pilihan mata pelajaran TKA sesuai dengan pilihan yang sudah didaftarkan.
  • Ketiga, mulai mempersiapkan materi dan membiasakan diri mengerjakan soal berbasis komputer sebelum memasuki pelaksanaan utama pada akhir Oktober. ***