POJOKSATU.id - Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 untuk jenjang SMA/MA/sederajat dan SMK/MAK akan ditutup pada 27 September 2026.

Menjelang batas akhir tersebut, siswa dan orang tua perlu memastikan data sudah masuk dalam proses pendaftaran dan tidak terdapat kesalahan biodata maupun mata pelajaran pilihan.

Pendaftaran dilakukan oleh operator satuan pendidikan melalui sistem TKA. Salah satu tahap yang perlu dipastikan adalah tercantumnya nama siswa dalam Daftar Nominasi Sementara (DNS).

Baca Juga: TKA Disiapkan Sesuai Standar PISA, Mu'ti Ungkap Perubahan Skor Siswa Indonesiazz

DNS dan DNT TKA 2026

DNS merupakan daftar sementara calon peserta yang datanya sudah masuk dalam sistem, tetapi masih melalui proses verifikasi dan validasi.

Setelah data dinyatakan sesuai, sekolah melakukan finalisasi melalui Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM). Selanjutnya dilakukan penomoran peserta hingga masuk Daftar Nominasi Tetap (DNT).

Jadi, batas statusnya jelas: DNS masih sementara, sedangkan DNT merupakan daftar final peserta TKA. 

Karena itu, nama yang sudah muncul di DNS perlu dipastikan berlanjut hingga proses finalisasi dan masuk DNT.

Baca Juga: Link Tryout TKA 2026 SMA dan SMK Gratis, Simulasi Resmi Pusmendik serta Cara Mengaksesnya

Bagaimana Cara Mengecek DNS?

Pengecekan DNS dilakukan melalui satuan pendidikan, bukan secara mandiri oleh siswa melalui portal publik.

Siswa atau orang tua dapat menghubungi operator sekolah untuk memastikan nama sudah tercantum. Setelah itu, periksa:

  • Nama lengkap dan NISN.

  • Identitas dan data sekolah.

  • Kelas dan rombel.

  • Mata pelajaran pilihan TKA, bagi jenjang yang memiliki mata uji pilihan.

Jika ada kesalahan, segera laporkan kepada operator sekolah agar dapat diperbaiki melalui mekanisme pendataan yang berlaku.

Baca Juga: Skandal Muktamar NU, Nama Presiden Diduga Dicatut Bagi-bagi Uang Rp400 M

Bagaimana Jika Nama Belum Ada di DNS?

Jika siswa akan mengikuti TKA tetapi namanya belum tercantum dalam DNS, segera hubungi operator sekolah.

Operator perlu mengecek biodata, NISN, dan data pendidikan siswa. Pendataan TKA terintegrasi dengan data pendidikan yang bersumber dari Dapodik maupun EMIS sehingga ketidaksesuaian data dapat memengaruhi proses pendaftaran.

Dengan batas pendaftaran pada 27 September 2026, pengecekan dan perbaikan data perlu dilakukan sebelum batas waktu tersebut.

Setelah DNS, Pastikan Masuk DNT

Setelah DNS diverifikasi dan divalidasi, sekolah melakukan finalisasi melalui SPTJM. Peserta kemudian memperoleh nomor peserta dan masuk dalam DNT.

Karena itu, siswa sebaiknya tidak hanya memastikan namanya sudah tercantum dalam DNS. 

Pastikan pula proses finalisasi oleh sekolah telah selesai hingga status peserta masuk DNT dan nomor peserta diperoleh.

Baca Juga: Terkait Kontroversi Sidak di Lapas Cibinong, Hari Ini Ombudsman Siap Bawa Bukti- bukti ke DPR

Bagaimana Jika Data Siswa Salah?

Jika terdapat kesalahan biodata pada DNS, segera sampaikan kepada operator sekolah. Data dapat diperbaiki melalui mekanisme pemutakhiran yang berlaku.

Perbaikan sebaiknya dilakukan sebelum 27 September 2026 agar masih ada waktu bagi sekolah menindaklanjuti data peserta.

Link Resmi TKA 2026

Berikut beberapa portal resmi yang dapat digunakan sebagai rujukan informasi TKA:

Baca Juga: Lima Tahun Berlalu, Timnas Indonesia dan Malaysia Kembali Bertemu: Apa yang Berubah?

Menjelang penutupan pendaftaran TKA 2026, siswa dan orang tua sebaiknya segera menghubungi operator sekolah untuk mengecek DNS, memastikan data benar, dan memastikan proses finalisasi berlanjut hingga DNT.

Dengan begitu, siswa tidak hanya tercatat sebagai calon peserta dalam DNS, tetapi dapat memastikan statusnya telah masuk dalam daftar peserta final. ***