POJOKSATU.id, PURWAKARTA — Ratusan mahasiswa baru Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIM) Al-Muhajirin Purwakarta resmi memulai perjalanan akademiknya melalui Pekan Ta’aruf Mahasiswa Baru (PETAMABA) Tahun Akademik 2026–2027, Jumat (2/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Syaikh Datul Kahfi (SDK) tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan kampus sekaligus memahami nilai-nilai pendidikan berbasis pesantren.
PETAMABA tahun ini mengusung tema “Merajut Integrasi Ilmu dan Karakter”. Tema tersebut menekankan pentingnya keseimbangan antara ilmu, karakter, iman, dan kemampuan menghadapi perkembangan zaman.
Hadir dalam kegiatan tersebut Pengasuh Pondok Pesantren Al-Muhajirin Purwakarta Syaikhuna Prof. Dr. KH Abun Bunyamin, MA, Ibu Pimpinan Dra. Hj. Euis Mar’fuah, MA, Ketua Yayasan Al-Muhajirin Dr. Hj. Ifa Faizah Rohmah, M.Pd., Ketua STAIM Purwakarta H. Deden Saepudin, M.Hum., serta jajaran civitas akademika.
Mahasiswa baru berasal dari lima program studi, yaitu Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Perbankan Syariah, Manajemen Bisnis Syariah, Manajemen Pendidikan Islam, dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah.
Ketua Yayasan Al-Muhajirin, Dr. Hj. Ifa Faizah Rohmah, mengingatkan mahasiswa bahwa kuliah bukan hanya soal mendapatkan ijazah, tetapi juga membangun kedekatan dengan ilmu dan guru.
“Di Al-Muhajirin, kita meyakini sumber keberkahan dan segala kebaikan adalah ilmu. Sanad atau guru menjadi bagian penting dalam perjalanan keilmuan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua STAIM Purwakarta H. Deden Saepudin mengatakan kampus ingin melahirkan lulusan yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga karakter dan kemandirian.
Menurutnya, STAIM diarahkan untuk melahirkan generasi yang memiliki tiga kekuatan, yakni ulama, sarjana, dan pengusaha.
“Mahasiswa STAIM tidak cukup hanya mengejar ijazah dan gelar. Kami ingin membangun generasi yang mampu mengintegrasikan ilmu agama, ilmu akademik, karakter kepesantrenan, dan kemampuan menjawab tantangan zaman,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Syaikhuna Prof. Dr. KH Abun Bunyamin juga berpesan kepada mahasiswa baru agar bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu.
“Ada dua hal yang bisa membuat manusia maju: karena ilmu dan karena iman,” tuturnya.
Ia pun mengingatkan mahasiswa untuk memanfaatkan masa muda dengan belajar dan memperkuat ilmu.
“Mumpung masih muda, sok ngaraji, semangat neangan elmuna,” pesannya.
PETAMABA 2026 pun menjadi langkah awal bagi ratusan mahasiswa baru STAIM Al-Muhajirin untuk menapaki dunia perkuliahan dengan bekal ilmu, iman, karakter, dan semangat menjadi generasi yang bermanfaat bagi masyarakat.**



