POJOKSATU.id - Punya banyak pencapaian dalam berbagai lomba dan ingin masuk SMA Taruna Nusantara? Kesempatan itu terbuka melalui jalur prestasi dalam Penerimaan Siswa Baru (Pensisru) SMA Taruna Nusantara Tahun Pendidikan 2027/2028.

Pendaftaran Pensisru SMA Taruna Nusantara telah dibuka mulai 10 hingga 23 September 2026 untuk enam lokasi kampus di Indonesia.

Jalur prestasi menjadi salah satu pilihan bagi calon siswa yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik, terutama bagi pendaftar yang tidak memenuhi persyaratan nilai pada jalur utama.

Baca Juga: Lembaga Universitas Republik Indonesia Siapkan 398 Talenta, Calon Pemimpin BUMN Disaring Lewat P3MD, Kriteria IQ di Atas 120

Namun, tidak semua prestasi atau lomba dapat digunakan untuk mendaftar. Prestasi yang digunakan wajib telah melewati proses kurasi oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Lantas, lomba apa saja yang diakui untuk masuk SMA Taruna Nusantara melalui jalur prestasi?

SMA Taruna Nusantara merupakan sekolah berbasis semi-militer yang gagasannya pertama kali dicetuskan oleh Menteri Pertahanan dan Keamanan, Jenderal LB Moerdani pada 1985.

Sekolah tersebut kemudian diresmikan pada 1990 oleh Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia Jenderal Try Sutrisno.

Baca Juga: Unissula Semarang Beri Beasiswa Kuliah Gratis hingga Lulus untuk Penghafal Al-Qur’an

Saat awal berdiri, SMA Taruna Nusantara menempati lahan seluas 18,5 hektare di Magelang yang merupakan milik Akademi Militer. Kawasan tersebut terdiri atas kompleks akademis, asrama siswa, dan kompleks perumahan pamong atau guru.

Pada awalnya SMA Taruna Nusantara hanya menerima siswa laki-laki. Baru pada 1996, sekolah ini mulai menerima siswa perempuan sebanyak 70 orang.

SMA Taruna Nusantara terus berkembang meski sempat menghadapi kesulitan keuangan saat krisis keuangan pascareformasi.

Kini, SMA Taruna Nusantara memiliki enam kampus yang berada di Ibu Kota Nusantara (IKN), Pagar Alam di Sumatera Selatan, Cimahi di Jawa Barat, Magelang di Jawa Tengah, Malang di Jawa Timur, dan Langowan di Sulawesi Utara.

Baca Juga: Polresta Karawang Hadiri Apel Besar Hari Jadi Kabupaten Karawang ke-393

Jalur Prestasi untuk Masuk SMA Taruna Nusantara

SMA Taruna Nusantara menyediakan jalur prestasi bagi calon siswa yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik.

Jalur ini bisa menjadi pilihan bagi calon siswa yang tidak memenuhi persyaratan nilai pada jalur utama.

Pada jalur utama, calon siswa harus memiliki nilai rata-rata 85 untuk empat mata pelajaran, yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

Nilai keempat mata pelajaran tersebut juga harus di atas 80 pada setiap semester 1 sampai 4.

Sementara itu, calon siswa yang menggunakan jalur prestasi tetap harus memenuhi persyaratan nilai tertentu selain melampirkan sertifikat prestasi.

Baca Juga: Paripurna DPRD Jember Sepakati P-APBD 2026, Gus Fawait Genjot Revitalisasi Sekolah Jember hingga 100 Persen Lebih

Ketentuannya adalah:

  1. Nilai rata-rata setiap mata pelajaran minimal 80.

  2. Nilai setiap mata pelajaran pada setiap semester 1 sampai 4 minimal 75.

Jadi, memiliki sertifikat juara lomba saja belum cukup. Calon siswa tetap harus memenuhi persyaratan akademik yang ditetapkan dalam jalur prestasi.

Daftar Lomba yang Diakui untuk Jalur Prestasi

Ini bagian yang penting diperhatikan calon siswa.

Prestasi yang digunakan untuk mendaftar melalui jalur prestasi SMA Taruna Nusantara wajib masuk dalam ketentuan yang diakui dan telah melewati proses kurasi Puspresnas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Baca Juga: Korsleting Listrik Bawa Petaka, Dua Rumah di Kalisat Jember Ludes Terbakar, Satu Penghuni Luka-Luka

Berikut daftar prestasi yang dapat digunakan:

  1. OSN (Olimpiade Sains Nasional) Puspresnas.

  2. OPSI (Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia) Puspresnas.

  3. O2SN (Olimpiade Olahraga Siswa Nasional) Puspresnas.

  4. FLS2N (Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional) Puspresnas.

  5. GSI (Gala Siswa Indonesia) Puspresnas.

  6. Kompetisi MSI (Matematika-Sains-Inggris) yang digelar SMA Taruna Nusantara.

  7. LKIP (Lomba Karya Inovasi Pelajar) SMA Taruna Nusantara.

  8. Olimpiade atau perlombaan internasional.

  9. Ketua OSIS.

Baca Juga: Purbaya Mendadak Angkat Kaki dari Kursi Menkeu, Bersih-Bersih Pajak dan Bea Cukai Belum Tuntas

Untuk bukti prestasi, calon siswa dapat melampirkan maksimal tiga pencapaian tertinggi.

Pencapaian yang digunakan berupa juara 1 sampai 3 atau medali emas, perak, dan perunggu.

Tingkat prestasi yang dapat dilampirkan mencakup internasional, nasional, provinsi, serta kabupaten/kota.

Calon siswa juga perlu melakukan kurasi terhadap prestasi yang akan dilampirkan. Seleksi administrasi tetap dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

Dokumen yang Dibutuhkan untuk Daftar SMA Taruna Nusantara

Selain sertifikat prestasi, calon siswa perlu menyiapkan berbagai dokumen administrasi.

Pas foto menjadi salah satu dokumen yang wajib diunggah. 

Baca Juga: Menkeu Purbaya Sebut Dana Pusat ke Daerah di Tahun 2027 Capai Rp 1.445 Triliun

Foto berukuran 4 cm x 6 cm dengan pakaian seragam sekolah tanpa topi. Calon siswa perempuan diperbolehkan menggunakan jilbab.

Latar foto harus berwarna biru dengan format JPG/PNG, bukan PDF, dan ukuran file maksimal 2 MB.

Calon siswa juga wajib melampirkan surat keterangan sehat dari dokter pemerintah, militer, puskesmas, dan sebagainya.

Surat tersebut ditujukan untuk pendaftaran siswa baru SMA Taruna Nusantara dan mencakup pemeriksaan umum fisik. 

Waktu pemeriksaan maksimal 14 hari sebelum melakukan pendaftaran.

Baca Juga: Keluarga Masih Menanti Kabar Chief Officer KM Virgo Transport 8 Asal Karawang

Dokumen lainnya meliputi kartu pelajar SMP/MTs/sederajat. Jika tidak memiliki kartu pelajar, calon siswa dapat menggunakan surat keterangan dari sekolah.

Akta kelahiran juga wajib diunggah dalam format PDF dengan ukuran maksimal 2 MB.

Kemudian terdapat dokumen nilai rapor berupa fotokopi legalisir. File diunggah dalam format PDF dengan ukuran maksimal 10 MB.

Halaman rapor yang diunggah merupakan nilai pengetahuan, bukan nilai keterampilan, untuk semester 1 sampai 4.

Khusus siswa akselerasi, nilai yang diunggah adalah semester 1 sampai 3 dengan menambahkan keterangan "AKSELERASI" saat melakukan upload.

Baca Juga: Ayah Bersama 2 Anaknya Ditemukan Tewas di Bungalow di Legian Kuta Bali

Seluruh halaman yang diunggah wajib dilegalisir oleh sekolah.

Calon siswa juga perlu mengunggah foto seluruh badan dengan ukuran 10,2 cm x 15,2 cm atau 4R.

Foto harus memperlihatkan tubuh dari kepala hingga ujung kaki, menggunakan seragam sekolah lengkap dan sepatu tanpa topi. Calon siswa perempuan diperbolehkan menggunakan jilbab.

Latar foto berwarna biru, dengan format JPG/PNG dan ukuran file maksimal 2 MB.

Dokumen selanjutnya adalah foto kartu keluarga dalam format PDF maksimal 2 MB serta foto KTP salah satu orang tua atau wali dalam format JPG/PNG maksimal 2 MB.

Ada pula surat keterangan dan pernyataan dari kepala SMP/MTs/sederajat. 

Baca Juga: Tumis Bunga Bawang dan Tahu, Lauk Sederhana yang Harumnya Bikin Nasi Cepat Habis

Surat tersebut wajib menggunakan format dari panitia, dalam bentuk PDF dengan ukuran maksimal 2 MB.

Calon siswa juga harus menyiapkan surat pernyataan dari orang tua dan surat pernyataan dari calon siswa. Keduanya wajib menggunakan format dari panitia, berbentuk PDF, dan berukuran maksimal 2 MB.

Selain sertifikat prestasi, hasil tes IQ dengan skor minimal 110 dapat dilampirkan meski tidak wajib. Jika dilampirkan, skor harus ditulis pada bagian keterangan.

Hasil tes TOEFL juga bersifat tidak wajib dan dapat diunggah dalam format PDF dengan ukuran maksimal 2 MB.

Baca Juga: Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Puluhan Kali, Rp1,1 Triliun Dipertanyakan: Seberapa Besar Manfaatnya untuk Rakyat?

Tahapan Seleksi SMA Taruna Nusantara

Berkaca pada proses penerimaan sebelumnya, calon siswa baru SMA Taruna Nusantara harus melewati beberapa tahapan seleksi.

Tahap pertama adalah seleksi administrasi. Peserta yang memenuhi persyaratan kemudian mengikuti seleksi akademik yang dilaksanakan secara online.

Peserta yang lolos seleksi akademik selanjutnya menjalani pemeriksaan kesehatan dan wawancara.

Setelah itu, terdapat seleksi akhir yang dilakukan secara offline.

Pada tahap akhir, peserta akan menjalani penilaian yang meliputi aspek akademik, jasmani, dan psikologi.

Baca Juga: Jatim Diguncang Gempa Berkekuatan Magnitudo 5,2, Berpusat di Malang Getarannya Terasa Sampai Banyuwangi

Namun, ada hal penting yang juga harus diketahui calon siswa. Pendaftar Pensisru SMA Taruna Nusantara tidak dapat memilih lokasi sekolah.

Penempatan siswa sepenuhnya menjadi kewenangan Panitia Pusat Pensisru SMA Taruna Nusantara.

Artinya, calon siswa yang ingin masuk SMA Taruna Nusantara melalui jalur lomba atau prestasi perlu mempersiapkan dua hal sekaligus.

Pertama, pastikan prestasi yang dimiliki termasuk kategori yang diakui. Kedua, pastikan nilai rapor dan seluruh dokumen administrasi memenuhi persyaratan.

Dengan pendaftaran yang berlangsung 10-23 September 2026, jangan sampai kesempatan masuk SMA Taruna Nusantara lewat jalur prestasi terlewat begitu saja.

Buat kamu yang punya prestasi lomba, sudah cek apakah pencapaianmu masuk daftar yang diakui? ***