POJOKSATU.id - Kabar baik bagi fresh graduate yang sedang mencari pengalaman kerja. Program Pemagangan Nasional 2026 Batch 2 Angkatan 2 dijadwalkan dibuka pada awal September 2026.
Program yang diselenggarakan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) ini ditujukan bagi lulusan perguruan tinggi yang sudah memiliki ijazah.
Program pemagangan berlangsung selama enam bulan. Peserta juga memperoleh uang saku bulanan yang besarnya disesuaikan dengan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) setempat.
Kemnaker sebelumnya telah menjalankan Program Pemagangan Nasional MagangHub sebagai sarana mempertemukan lulusan perguruan tinggi dengan dunia kerja.
Pada Angkatan II 2026, pemerintah meningkatkan kuota peserta menjadi 150 ribu orang.
Jadwal MagangHub Kemnaker 2026 Batch 2 Angkatan 2
Bagi calon peserta, mencatat jadwal menjadi hal penting agar tidak melewatkan tahapan pendaftaran.
Berikut jadwal MagangHub Kemnaker 2026 Batch 2 Angkatan 2:
- Pendaftaran perusahaan dan K/L: 21-31 Agustus 2026
- Verifikasi dan penayangan lowongan: 1-3 September 2026
- Pendaftaran peserta: 3-8 September 2026
Baca Juga: Unsoed Buka Suara Kasus OTT KPK, BEM Kawal Proses Hukum, Aliansi Soedirman Melawan Gelar Aksi
- Rekrutmen dan pengusulan peserta: 9-15 September 2026
- Seleksi nasional dan pengumuman peserta: 16-18 September 2026
- Pengumuman peserta: 18 September 2026
- Hari pertama magang: 21 September 2026
Dengan jadwal tersebut, calon peserta perlu mempersiapkan dokumen sebelum pendaftaran peserta dibuka pada 3 September 2026.
Baca Juga: BNPT dan LPSK Hadir Dampingi Penyintas Terorisme Bangkit, Ubah Trauma Menjadi Ketangguhan
Syarat Peserta MagangHub Kemnaker 2026
Tidak semua lulusan perguruan tinggi dapat mengikuti program ini. Ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi calon peserta.
Syarat untuk peserta:
- Warga Negara Indonesia yang dibuktikan dengan kepemilikan NIK.
- Lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun saat pendaftaran.
- Khusus lulusan pendidikan profesi, sertifikat profesi harus diterbitkan paling lama dua tahun sejak ijazah diploma atau sarjana.
Baca Juga: Polda Metro Ungkap Uang Palsu Kualitas A Rp 36 Miliar di Tangsel Mau Didistribusikan ke Bank
- Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar di Kemendiktisaintek.
- Belum ditetapkan sebagai peserta Pemagangan Nasional pada periode sebelumnya.
Ketentuan tersebut membuat calon peserta perlu memastikan status kelulusan dan riwayat keikutsertaan dalam program sebelum melakukan pendaftaran.
Dokumen yang Harus Disiapkan
Selain memenuhi persyaratan, peserta juga perlu menyiapkan sejumlah dokumen administrasi.
Baca Juga: Wali Kota Bekasi Tertibkan PKL di Plaza Patriot, Tegaskan Ruang Publik Harus Kembali ke Fungsinya
Dokumen yang diperlukan antara lain:
- Scan KTP yang masih berlaku.
- Ijazah asli, bukan Surat Keterangan Lulus (SKL).
- Transkrip nilai terakhir.
- Pas foto terbaru dengan latar belakang merah atau biru.
- Sertifikat pendukung atau surat pengalaman kerja jika ada.
Peserta disarankan memastikan dokumen yang diunggah jelas dan sesuai dengan data pribadi yang dimasukkan ke sistem.
Cara Daftar MagangHub Kemnaker 2026
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui ekosistem layanan SIAPkerja dan platform MagangHub Kemnaker.
Berikut langkah-langkahnya:
1. Buat akun terlebih dahulu di platform SIAPkerja.
2. Login ke laman MagangHub Kemnaker.
3. Lengkapi data diri sesuai dokumen yang dimiliki.
4. Upload seluruh dokumen yang dipersyaratkan.
5. Pilih lowongan magang yang sesuai dengan pendidikan dan kompetensi.
6. Ikuti proses rekrutmen dan seleksi sesuai jadwal yang ditentukan.
Program ini juga memiliki ketentuan penting yang harus diperhatikan. Setiap peserta hanya diperbolehkan mengikuti Program Pemagangan Nasional satu kali.
Artinya, peserta yang sudah pernah ditetapkan sebagai peserta pemagangan nasional pada periode sebelumnya tidak dapat kembali mendaftar pada batch berikutnya.
Maganghub Kemnaker Bukan Sekadar Pengalaman Kerja
Program Pemagangan Nasional dirancang untuk membantu lulusan perguruan tinggi mendapatkan pengalaman kerja secara langsung sekaligus meningkatkan kompetensi sebelum masuk ke pasar kerja.
Dalam pelaksanaan program 2026, peserta juga mendapatkan uang saku selama mengikuti pemagangan.
Pemerintah telah menetapkan besaran bantuan program pemagangan lulusan perguruan tinggi untuk tahun 2026 melalui Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 65 Tahun 2026.
Selain pengalaman kerja dan uang saku, program pemagangan juga dapat memberikan nilai tambah bagi peserta melalui pengembangan kompetensi dan, sesuai ketentuan program, fasilitasi sertifikasi kompetensi. ***




