POJOKSATU.id - Produk/Projek Kreatif dan Kewirausahaan menjadi salah satu mata pelajaran pilihan dalam Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk siswa SMK. 

Materi ini tidak hanya menguji kemampuan mengingat konsep kewirausahaan, tetapi juga menilai kemampuan siswa dalam menganalisis berbagai persoalan yang muncul dalam kegiatan usaha.

TKA Produk/Projek Kreatif dan Kewirausahaan mengukur pemahaman dan keterampilan analitis siswa dalam kegiatan produksi, distribusi, pemasaran, serta pengelolaan usaha. 

Siswa juga perlu memahami bagaimana sebuah produk dirancang, dikemas, dipasarkan dan didistribusikan hingga bagaimana sebuah usaha menghitung biaya produksi dan menyusun laporan keuangan.

Baca Juga: Rangkuman Materi Matematika Kelas 12 Kurikulum Merdeka Semester 1 dan 2 Lengkap, Disertai Rumus dan Contohnya

Selain itu, materi TKA juga mencakup analisis peluang usaha, penyusunan proposal usaha, pengembangan prototipe produk serta persoalan yang berkaitan dengan Hak atas Kekayaan Intelektual atau HaKI.

Secara umum, materi yang perlu dikuasai mencakup dua kelompok besar, yaitu kegiatan produksi, pemasaran, dan distribusi serta pengelolaan usaha.

Pada kelompok pertama, siswa perlu memahami desain produk barang atau jasa, desain kemasan, pembuatan prototipe, perencanaan dan pelaksanaan produksi, pengendalian mutu, pemasaran hingga distribusi.

Sementara itu, kelompok pengelolaan usaha mencakup analisis peluang usaha, proposal usaha, pelaporan keuangan dan HaKI.

Untuk membantu persiapan menghadapi TKA, berikut 10 contoh soal Produk/Projek Kreatif dan Kewirausahaan yang disusun dengan variasi bentuk soal pilihan ganda, pilihan ganda kompleks kategori dan pilihan ganda kompleks multiple correct answer.

Baca Juga: Sudah 2 Minggu Dikubur, Keluarga Sutrimo Penjaga Rumah Febrie Tak Keberatan Makam Dibongkar

Soal Nomor 1

Kompetensi: Mengevaluasi desain kemasan dan label produk

Bentuk Soal: Pilihan Ganda (PG)

Perhatikan deskripsi produk berikut ini!

"Sari Kunyit Asam 'Segar Sehat' merupakan minuman herbal tradisional dalam kemasan botol plastik 250 ml. Produk ini ditujukan untuk konsumen muda yang peduli kesehatan. 

Komposisinya mencantumkan kunyit, asam jawa, gula aren, dan tanpa bahan pengawet. Produk ini diproduksi oleh UMKM lokal dan telah memiliki izin PIRT."

Berdasarkan informasi tersebut, unsur desain label produk yang tepat digunakan untuk menarik konsumen dan sesuai ketentuan label adalah....

A. Ilustrasi bunga yang artistik, logo modern, nama produk dalam bahasa asing.

B. Merek dagang, berat bersih, nomor PIRT, slogan motivasi, dan gambar kartun.

C. Informasi bahan utama sari kunyit asam, nomor PIRT, nama produk, dan tanggal kadaluarsa.

D. Desain warna mencolok, kutipan testimoni pelanggan, simbol bintang lima, dan barcode.

E. Gambar kunyit dan asam, kalimat promosi menarik, dan pernyataan "terbukti menyembuhkan".

Kunci Jawaban: C

Pembahasan

Label produk harus memberikan informasi yang relevan mengenai identitas dan keamanan produk. 

Informasi seperti nama produk, komposisi atau bahan, nomor izin edar yang sesuai, serta tanggal kedaluwarsa merupakan informasi penting bagi konsumen.

Pilihan C paling tepat karena memuat informasi produk yang informatif sekaligus mendukung ketentuan pelabelan.

Pilihan E tidak tepat karena pernyataan "terbukti menyembuhkan" merupakan klaim kesehatan yang tidak boleh dicantumkan secara sembarangan, terutama jika tidak didukung ketentuan dan bukti yang sesuai.

Baca Juga: Kasus Kematian Sutrimo Eks Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Dilaporkan ke Polisi Usai 2 Pekan

Soal Nomor 2

Kompetensi: Menganalisis proposal usaha

Bentuk Soal: Pilihan Ganda (PG)

Sebuah kelompok siswa SMK merancang usaha kerajinan dari bahan daur ulang, berupa tas dan dompet yang dibuat dari limbah plastik. 

Dalam proposal usaha mereka, dijelaskan bahwa produk tersebut ditujukan kepada konsumen berusia 15–30 tahun, baik laki-laki maupun perempuan, yang memiliki kesadaran tinggi terhadap isu lingkungan.

Penjualan dilakukan secara langsung di sekolah dan komunitas lokal, serta secara daring melalui berbagai platform media sosial. 

Kelompok ini juga menyajikan keunggulan produk mereka dibanding kompetitor, seperti desain yang unik, proses produksi ramah lingkungan, dan harga yang terjangkau bagi pelajar.

Informasi tersebut merupakan rancangan yang terdapat dalam proposal usaha pada komponen....

A. Rencana operasional.

B. Rencana produksi.

C. Profil usaha.

D. Strategi pemasaran.

E. Analisis peluang usaha.

Kunci Jawaban: D

Pembahasan

Informasi mengenai target konsumen, cara menjangkau konsumen, media penjualan serta keunggulan produk dibandingkan kompetitor merupakan bagian dari strategi pemasaran.

Strategi pemasaran menjelaskan bagaimana produk ditawarkan kepada pasar, siapa sasaran konsumennya, bagaimana produk dipromosikan dan melalui saluran apa produk akan dijual.

Karena itu, jawaban yang tepat adalah D.

Baca Juga: Beautiful Beast

Soal Nomor 3

Kompetensi: Mengevaluasi HaKI

Bentuk Soal: Pilihan Ganda Kompleks (PGK) Kategori

Dania menjalankan usaha produksi pakaian dengan menggunakan nama dan logo yang menyerupai milik sebuah merek terkenal. 

Strategi ini ia pilih agar produknya lebih cepat dikenal dan menarik minat konsumen. 

Namun, tindakan tersebut justru menimbulkan kebingungan di kalangan masyarakat dan berpotensi merugikan perusahaan asli. Akibatnya, ia dianggap telah melanggar hak kekayaan intelektual.

Apa yang dapat Dania lakukan agar masalah tersebut dapat terselesaikan dan usahanya tetap dapat berjalan?

Tentukan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan berikut!

A. Menciptakan desain logo yang orisinal dan meminta pendampingan hukum untuk memastikan legalitas usaha.

Benar / Salah

B. Menghentikan seluruh produk yang diketahui melanggar hak kekayaan intelektual.

Benar / Salah

C. Mengganti nama produk tanpa mengubah logo agar terhindar pelanggaran hak kekayaan intelektual.

Benar / Salah

Kunci Jawaban:

A. Benar
B. Benar
C. Salah

Pembahasan

Penggunaan nama atau logo yang menyerupai merek lain dapat menimbulkan kebingungan konsumen dan berpotensi melanggar hak kekayaan intelektual.

Langkah yang tepat adalah menghentikan penggunaan unsur yang bermasalah dan membuat identitas merek sendiri yang orisinal. 

Pendampingan hukum juga dapat membantu memastikan bahwa identitas usaha baru tidak kembali menimbulkan persoalan HaKI.

Mengganti nama tetapi tetap menggunakan logo yang bermasalah tidak menyelesaikan persoalan. Karena itu, pernyataan C salah.

Baca Juga: Ratusan Sekolah Elite Tolak MBG, BGN Siapkan Refocusing Penerima Manfaat

Soal Nomor 4

Kompetensi: Mengevaluasi strategi dan pemasaran produk

Bentuk Soal: Pilihan Ganda Kompleks (PGK) MCMA

Andi, Citra, dan Feti memiliki usaha minuman kopi instan berbahan alami tanpa pengawet. 

Produk tersebut dikemas dalam bentuk serbuk siap seduh dan ditujukan untuk remaja dan dewasa yang menginginkan kopi praktis dan sehat. 

Mereka memasarkan produk secara langsung melalui toko kelontong dan minimarket, serta memanfaatkan media sosial untuk promosi digital. Sesekali, mereka juga berpartisipasi dalam bazar guna meningkatkan penjualan.

Setelah peluncuran awal yang mendapat respons positif, penjualan mengalami penurunan yang signifikan dalam dua bulan terakhir. 

Mereka mengidentifikasi beberapa kendala, yaitu harga produk dianggap terlalu tinggi dibandingkan merek kopi komersial, informasi pada kemasan masih terbatas, penjualan melalui media sosial belum mencapai target, dan distribusi produk belum menjangkau berbagai lokasi potensial.

Berdasarkan situasi tersebut, manakah strategi yang dapat diterapkan agar usaha kopi tersebut dapat berkembang dan berkelanjutan?

Pilihlah jawaban yang benar! Jawaban benar lebih dari satu.

A. Mendesain ulang kemasan agar lebih menarik serta mencantumkan informasi manfaat kesehatan dan cara penyajiannya.

B. Membuka peluang distribusi di koperasi masyarakat, kafe lokal, dan platform e-commerce.

C. Menurunkan harga jual agar dapat bersaing dengan produk komersial dengan mengurangi kualitas bahan baku.

D. Memperluas promosi digital dengan bekerja sama dengan konten kreator untuk meningkatkan penjualan.

E. Meningkatkan penjualan langsung melalui toko dan minimarket karena sudah memiliki pelanggan tetap.

Kunci Jawaban: A, B, D

Pembahasan

Permasalahan usaha tersebut tidak hanya berkaitan dengan harga, tetapi juga kemasan, promosi digital dan jangkauan distribusi.

Pernyataan A tepat karena kemasan yang informatif dan menarik dapat meningkatkan daya tarik produk sekaligus membantu konsumen memahami produk.

Pernyataan B tepat karena memperluas saluran distribusi dapat membuat produk menjangkau konsumen di lokasi yang sebelumnya belum tersedia.

Pernyataan D tepat karena kolaborasi dengan konten kreator dapat memperluas jangkauan promosi digital.

Pernyataan C tidak tepat. Menurunkan harga dengan mengurangi kualitas bahan baku justru dapat menurunkan kualitas produk dan merusak kepercayaan konsumen.

Pernyataan E juga belum menjadi solusi utama karena masalah yang dihadapi adalah penurunan penjualan dan terbatasnya jangkauan pasar. Strategi perlu diarahkan pada perluasan pasar dan perbaikan pemasaran.

Baca Juga: Rangkuman Materi Bahasa Inggris Kelas 12 Kurikulum Merdeka Semester 1 dan 2 Lengkap, Mulai Narrative Text hingga Discussion Text

Soal Nomor 5

Kompetensi: Menerapkan pengembangan prototipe produk

Bentuk Soal: Pilihan Ganda (PG)

Sebuah tim wirausaha muda ingin membuat aplikasi layanan laundry online. 

Mereka telah melakukan diskusi dan survei dengan calon pengguna dan mengidentifikasi kebutuhan utama, seperti penjadwalan penjemputan, notifikasi status cucian, dan metode pembayaran digital. 

Mereka juga sudah membuat sketsa desain aplikasi secara sederhana berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan tersebut.

Tahapan selanjutnya yang dapat dilakukan oleh tim tersebut adalah....

A. Menyusun rencana promosi aplikasi layanan laundry online untuk mengenalkan kepada masyarakat.

B. Menentukan harga aplikasi layanan laundry online agar dapat bersaing dengan layanan sejenis.

C. Membangun prototipe awal untuk menguji fitur dan fungsi aplikasi layanan laundry online.

D. Menganalisis kekuatan dan kelemahan aplikasi layanan yang sejenis sebagai acuan pengembangan.

E. Melakukan survei tambahan untuk memilih warna dan desain tampilan aplikasi.

Kunci Jawaban: C

Pembahasan

Setelah kebutuhan pengguna berhasil diidentifikasi dan sketsa awal dibuat, tahap berikutnya adalah mengembangkan prototipe.

Prototipe merupakan model awal produk yang digunakan untuk menguji konsep, fitur, fungsi dan pengalaman pengguna sebelum produk dikembangkan secara lebih lengkap.

Dengan membuat prototipe, tim dapat mengetahui apakah fitur seperti penjadwalan, notifikasi dan pembayaran digital dapat berjalan sesuai kebutuhan pengguna.

Karena itu, jawaban yang tepat adalah C.

Baca Juga: Kumpulkan Ratusan Pejabat di Pendopo, Gus Fawait Tegaskan 6 Prioritas Penerima Layanan Homecare Jember

Soal Nomor 6

Kompetensi: Menentukan perencanaan dan biaya produksi

Bentuk Soal: Pilihan Ganda Kompleks (PGK) Kategori

PT Mandala Foods merupakan perusahaan yang memproduksi makanan beku seperti nugget sayur, sosis tempe, dan bakso ikan. 

Menjelang libur akhir tahun, permintaan meningkat hingga tiga kali lipat dari bulan-bulan sebelumnya. Untuk mengantisipasi lonjakan ini, manajemen merancang perencanaan produksi jangka pendek.

Bagaimana perencanaan yang dilakukan PT Mandala Foods agar semua aspek berjalan dengan baik?

Tentukan Benar atau Salah pada setiap pernyataan berikut!

A. Penyediaan bahan baku harus dipastikan tepat waktu agar proses produksi tidak terhambat.

Benar / Salah

B. Penetapan target jumlah produksi sebaiknya bersifat tetap agar proses produksi berjalan stabil.

Benar / Salah

C. Jadwal kerja karyawan harian perlu diatur sebagai bagian dari sistem penjadwalan produksi.

Benar / Salah

Kunci Jawaban:

A. Benar
B. Salah
C. Benar

Pembahasan

Lonjakan permintaan membutuhkan perencanaan produksi yang fleksibel.

Penyediaan bahan baku harus dipastikan agar proses produksi tidak berhenti karena kekurangan bahan. Pernyataan A benar.

Target produksi tidak selalu harus bersifat tetap. Ketika permintaan meningkat tiga kali lipat, target produksi perlu disesuaikan dengan permintaan pasar, kapasitas mesin, tenaga kerja dan ketersediaan bahan baku. Oleh karena itu, pernyataan B salah.

Pengaturan jadwal kerja karyawan juga penting agar tambahan produksi dapat dilakukan secara terorganisasi. Dengan demikian, pernyataan C benar.

Baca Juga: Tebang Pohon Demi 'Angle' Videotron di Jalan Riau, Pemkot Bandung Segel dan Bekukan Izin Pengelola

Soal Nomor 7

Kompetensi: Menentukan perencanaan dan biaya produksi

Bentuk Soal: Pilihan Ganda (PG)

Kelompok siswa SMK membuka usaha kuliner inovatif bernama NASPO (Nasi Populer), yang menjual nasi ayam bumbu bakar kemasan instan siap panaskan. 

Mereka menargetkan segmen pasar pekerja kantoran yang sering tidak sempat makan siang di luar.

Untuk memenuhi permintaan pelanggan selama lima hari kerja, mereka memproduksi 250 boks NASPO per minggu.

Berikut rincian biaya produksi:

Bahan baku langsung:

  • Beras: Rp350.000,00

  • Ayam dan bumbu: Rp550.000,00

  • Kemasan foodgrade: Rp250.000,00

Tenaga kerja langsung:

2 orang × Rp150.000,00 × 2 hari = Rp600.000,00

Overhead produksi:

  • Listrik dan air: Rp150.000,00

  • Gas dan peralatan: Rp200.000,00

  • Biaya transportasi logistik: Rp100.000,00

Mereka juga mencatat bahwa sekitar 10 boks rusak atau tidak layak jual akibat kesalahan pengemasan dan overcook, sehingga hanya 240 boks yang layak dijual kepada konsumen.

Berdasarkan informasi tersebut, berapakah biaya produksi per unit atau per boks NASPO yang layak jual?

A. Rp8.800,00

B. Rp9.000,00

C. Rp9.170,00

D. Rp9.780,00

E. Rp10.000,00

Kunci Jawaban: C

Baca Juga: Tak Cuma Kejar Prestasi, Event Internasional IJMC 2 di Jember Jadi Ladang Cuan UMKM

Pembahasan

Langkah pertama adalah menjumlahkan seluruh biaya produksi.

Bahan baku:

Rp350.000 + Rp550.000 + Rp250.000 = Rp1.150.000

Tenaga kerja langsung:

Rp600.000

Overhead:

Rp150.000 + Rp200.000 + Rp100.000 = Rp450.000

Total biaya produksi:

Rp1.150.000 + Rp600.000 + Rp450.000 = Rp2.200.000

Jumlah produksi awal adalah 250 boks, tetapi 10 boks rusak sehingga jumlah produk yang benar-benar layak dijual hanya 240 boks.

Biaya produksi per boks layak jual:

Rp2.200.000 ÷ 240 = Rp9.166,67

Jika dibulatkan, biaya produksi per unit menjadi sekitar Rp9.170,00.

Jadi, jawaban yang tepat adalah C.

Baca Juga: Hadiri Festival Egrang Tanoker Jember, Menteri PPPA Puji Inisiatif Warga dan Ingatkan 4 Ruang Aman Anak

Soal Nomor 8

Kompetensi: Menerapkan distribusi produk

Bentuk Soal: Pilihan Ganda (PG)

Sebuah kelompok murid SMK memproduksi sabun cuci piring ramah lingkungan. 

Produk tersebut mereka jual langsung kepada teman-teman sekolah, guru dan tetangga tanpa melalui perantara. Mereka juga membuka pemesanan lewat media sosial.

Berdasarkan contoh tersebut, jenis saluran distribusi yang digunakan oleh murid termasuk dalam....

A. Distribusi dua tingkat

B. Distribusi melalui agen

C. Distribusi langsung

D. Distribusi grosir

E. Distribusi eksklusif

Kunci Jawaban: C

Pembahasan

Distribusi langsung terjadi ketika produsen menjual produk langsung kepada konsumen tanpa menggunakan perantara seperti agen, distributor atau grosir.

Dalam kasus tersebut, siswa sebagai produsen menjual sabun langsung kepada teman, guru dan tetangga. 

Pemesanan melalui media sosial juga tetap termasuk distribusi langsung selama produk diberikan langsung dari produsen kepada konsumen.

Jadi, jawaban yang tepat adalah C.

Baca Juga: Hadiri Festival Egrang Tanoker Jember, Menteri PPPA Puji Inisiatif Warga dan Ingatkan 4 Ruang Aman Anak

Soal Nomor 9

Kompetensi: Menganalisis proposal usaha

Bentuk Soal: Pilihan Ganda Kompleks (PGK) MCMA

Perusahaan Raffa yang bergerak di bidang manufaktur menyusun proposal usaha dengan rencana produksi yang dilakukan secara bertahap, dimulai dari pemilahan bahan baku, proses pengolahan, pengemasan hingga pelabelan produk.

Bahan baku utama diperoleh dari mitra lokal sehingga mempermudah proses pengiriman ke pabrik. 

Untuk meningkatkan efisiensi, kegiatan produksi dijadwalkan setiap hari kerja dengan target awal sebanyak 200 unit per bulan menggunakan peralatan semi-manual yang sesuai dengan skala usaha kecil menengah.

Apa alasan aspek produksi dalam rencana usaha tersebut dianggap layak?

Pilihlah jawaban yang benar! Jawaban benar lebih dari satu.

A. Penggunaan peralatan semi-manual dikarenakan tenaga kerja berasal dari warga lokal.

B. Penggunaan bahan baku utama berasal dari wilayah setempat dapat menyebabkan efisiensi biaya.

C. Target produksi disusun dengan mempertimbangkan kapasitas peralatan yang digunakan.

D. Produksi dijadwalkan pada hari kerja untuk memastikan efektivitas pelaksanaan.

E. Produksi dilakukan bertahap berdasarkan strategi perusahaan untuk menyesuaikan ritme kerja dan pengawasan mutu.

Kunci Jawaban: B, C, D

Baca Juga: Kurir Narkoba Terperosok ke Parit Usai Dikejar Polisi Tengah Malam, 24 Ball Ganja Madina Diamankan

Pembahasan

Kelayakan aspek produksi dapat dilihat dari kesesuaian antara bahan baku, peralatan, kapasitas produksi dan sistem kerja.

Pernyataan B benar karena penggunaan bahan baku dari wilayah setempat dapat mengurangi jarak pengiriman dan berpotensi menekan biaya logistik.

Pernyataan C benar karena target produksi harus disesuaikan dengan kapasitas peralatan agar target dapat dicapai secara realistis.

Pernyataan D benar karena jadwal produksi yang jelas membantu mengatur tenaga kerja, penggunaan peralatan dan waktu produksi.

Pernyataan A tidak tepat. Penggunaan peralatan semi-manual tidak secara otomatis disebabkan oleh tenaga kerja yang berasal dari warga lokal. 

Faktor yang lebih relevan adalah skala usaha, kapasitas produksi, investasi dan kebutuhan proses produksi.

Pernyataan E juga tidak dipilih karena informasi mengenai tujuan pengawasan mutu dan ritme kerja tersebut merupakan interpretasi tambahan yang tidak secara langsung menjadi alasan utama kelayakan berdasarkan informasi kasus.

Baca Juga: Cara Setting Kamera Laptop agar Tidak Mirror di Windows dan Mac, Mudah untuk Zoom hingga Teams

Soal Nomor 10

Kompetensi: Menentukan peluang usaha

Bentuk Soal: Pilihan Ganda Kompleks (PGK) Kategori

Perusahaan Y-Mobile pernah menjadi pelopor dalam komunikasi mobile dengan fitur unggulan dan desain fisik yang khas. 

Namun, perusahaan ini gagal beradaptasi terhadap perubahan tren teknologi ketika kompetitor mulai memperkenalkan fitur yang lebih canggih.

Y-Mobile tetap bertahan dengan desain lama dan mengandalkan loyalitas pelanggan lama. Akibatnya, perusahaan tertinggal jauh dan akhirnya kehilangan pangsa pasar secara signifikan.

Perusahaan kemudian mengidentifikasi penyebab utama kegagalan sebagai berikut:

  • Keterlambatan dalam merespons inovasi teknologi.

  • Kegagalan membangun ekosistem digital yang kompetitif.

  • Ketergantungan berlebihan pada model produk lama dan basis pelanggan tradisional.

Manakah pernyataan berikut ini yang merupakan solusi tepat untuk mengatasi penyebab kegagalan tersebut?

Tentukan Benar atau Salah pada setiap pernyataan berikut!

A. Mengembangkan sistem operasi sendiri yang mendukung aplikasi modern.

Benar / Salah

B. Menurunkan harga produk lama untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

Benar / Salah

C. Mempertahankan desain fisik lama untuk pelanggan setia.

Benar / Salah

Kunci Jawaban:

A. Benar
B. Salah
C. Salah

Pembahasan

Masalah utama Y-Mobile adalah ketidakmampuan beradaptasi terhadap perubahan teknologi dan perkembangan ekosistem digital.

Mengembangkan sistem operasi yang mendukung aplikasi modern dapat menjadi salah satu strategi untuk membangun ekosistem digital dan meningkatkan daya saing produk. Karena itu, A benar.

Menurunkan harga produk lama tidak menyelesaikan persoalan utama apabila perusahaan tetap tertinggal dari sisi teknologi dan inovasi. 

Strategi harga saja tidak cukup untuk mengatasi perubahan kebutuhan konsumen. Karena itu, B salah.

Mempertahankan desain lama justru bertentangan dengan kebutuhan untuk melakukan inovasi dan beradaptasi dengan tren teknologi. Maka, C salah.

Baca Juga: Bukan Sekadar Juara, AXIS Nation Cup 2026 Jadi Panggung Pemain Futsal Muda Bogor

Rangkuman Materi yang Perlu Dikuasai

Sepuluh soal di atas mencakup sejumlah kemampuan penting dalam TKA Produk/Projek Kreatif dan Kewirausahaan.

1. Desain produk dan kemasan

Siswa perlu mampu menilai apakah desain produk dan kemasan sudah menarik, informatif, sesuai target konsumen serta memenuhi ketentuan yang berlaku.

2. Proposal usaha

Proposal usaha perlu memuat berbagai aspek penting, termasuk profil usaha, analisis pasar, strategi pemasaran, rencana produksi, operasional dan keuangan.

3. HaKI

Siswa perlu memahami pentingnya orisinalitas merek, logo, desain dan karya serta mampu menganalisis tindakan yang berpotensi melanggar hak kekayaan intelektual.

4. Strategi pemasaran

Strategi pemasaran meliputi penentuan target konsumen, promosi, pemanfaatan media digital, pengembangan saluran penjualan dan distribusi.

5. Prototipe produk

Prototipe merupakan model awal yang digunakan untuk menguji konsep, fungsi dan kesesuaian produk sebelum dikembangkan lebih lanjut.

Baca Juga: Kampus UI Depok Ditutup Sementara pada 9 Agustus 2026, Ini Dampaknya bagi Mahasiswa dan Masyarakat

6. Perencanaan produksi

Perencanaan produksi berkaitan dengan bahan baku, tenaga kerja, peralatan, kapasitas produksi, jadwal kerja dan target produksi.

7. Biaya produksi

Siswa harus mampu menghitung total biaya produksi dan menentukan biaya produksi per unit berdasarkan jumlah produk yang benar-benar layak dijual.

8. Distribusi

Distribusi dapat dilakukan secara langsung maupun melalui perantara seperti agen, distributor dan pengecer.

9. Peluang usaha

Analisis peluang usaha membutuhkan kemampuan membaca kebutuhan pasar, perubahan tren, kondisi persaingan serta kemampuan usaha beradaptasi.

10. Pengembangan usaha

Pengusaha harus mampu melakukan inovasi, meningkatkan kualitas, memperluas pasar dan menyesuaikan produk dengan perkembangan teknologi serta kebutuhan konsumen.

Baca Juga: FWJ Indonesia Laporkan Eks Ketua Korwil Bekasi ke Polisi terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik

Tips Mengerjakan Soal TKA Produk/Projek Kreatif dan Kewirausahaan

Soal TKA Produk/Projek Kreatif dan Kewirausahaan tidak selalu dapat dijawab hanya dengan menghafalkan definisi. 

Banyak soal menggunakan kasus usaha yang mengharuskan siswa membaca situasi terlebih dahulu.

Ketika menemukan soal berbentuk kasus, identifikasi terlebih dahulu masalah utamanya. 

Setelah itu, perhatikan pilihan jawaban dan pilih tindakan yang paling logis untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Untuk soal perhitungan biaya produksi, jangan langsung membagi total biaya dengan jumlah produksi. 

Perhatikan terlebih dahulu apakah ada produk rusak, produk cacat atau produk yang tidak dapat dijual karena jumlah tersebut dapat memengaruhi biaya produksi per unit layak jual.

Pada soal pemasaran, perhatikan hubungan antara masalah dan solusi. 

Jika masalahnya adalah jangkauan pasar yang sempit, solusi yang tepat biasanya berkaitan dengan perluasan saluran distribusi atau promosi. 

Baca Juga: Direktorat PPG Siapkan Strategi Komunikasi Bulan Guru Nasional 2026, Perkuat Apresiasi bagi Profesi Guru

Jika masalahnya kualitas atau informasi produk, perbaikannya harus diarahkan pada produk dan kemasan.

Sementara untuk soal HaKI, hindari pilihan yang membenarkan penggunaan merek, logo atau desain milik pihak lain tanpa izin. 

Prinsip utamanya adalah menciptakan identitas usaha yang orisinal dan menghormati hak kekayaan intelektual pihak lain.

Dengan memahami konsep sekaligus berlatih menganalisis kasus, siswa akan lebih siap menghadapi soal TKA Produk/Projek Kreatif dan Kewirausahaan yang menguji kemampuan berpikir, bukan sekadar hafalan. ***