POJOKSATU.id - Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) resmi membuka Seleksi Pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Keja (PPPK) Formasi Guru dan Tenaga Kependidikan (Tendik) Sekolah Rakyat Tahun 2026.

Rekrutmen PPPK dan Tendik ini menjadi bagian penting dari pengembangan program Sekolah Rakyat. Dimana, kini menjadi salah satu prioritas nasional dalam memperluas akses pendidikan bagi keluarga tidak mampu di seluruh Indonesia.

Pemerintah tidak hanya fokus membangun gedung sekolah permanen, tetapi juga memastikan ketersediaan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang kompeten agar proses belajar mengajar berjalan optimal sejak tahun ajaran baru dimulai.

Kebutuhan tersebut semakin mendesak, karena jumlah peserta didik yang ditargetkan masuk pada Tahun Ajaran 2026/2027 mencapai lebih dari 32.000 siswa yang akan tersebar di berbagai Sekolah Rakyat permanen di Indonesia.

Baca Juga: Benarkah Sistem Tinggal Kelas Sudah Dihapus? Ini Aturan Terbaru Kemendikdasmen, Kriteria Naik Kelas, hingga Peran Orang Tua

Untuk mendukung operasional sekolah-sekolah tersebut, Kemensos menyiapkan rekrutmen besar-besaran guru dan tenaga kependidikan.

"Tahun ini kita Insyaallah akan merekrut lebih dari 3.000 guru dan 5.000 tenaga kependidikan. Sementara siswanya kita akan merekrut lebih dari 32.000 untuk tahun ini," kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul.

Dukung Operasional Sekolah Rakyat Mulai Juli 2026

Rekrutmen PPPK ini dilakukan untuk memastikan seluruh Sekolah Rakyat permanen tahap II siap beroperasi pada Juli 2026, bertepatan dengan dimulainya tahun ajaran baru.

Pemerintah menargetkan pembangunan 93 titik Sekolah Rakyat permanen tahap II dapat berfungsi secara bertahap setelah proses konstruksi selesai pada Juni 2026.

Baca Juga: SPMB SMP Kota Depok 2026 Jalur Prestasi DIBUKA BESOK 4 Juni, Simak Syarat dan Jadwal Lengkapnya

Menurut Gus Ipul, percepatan pembangunan dilakukan secara intensif bersama Kementerian Pekerjaan Umum agar sekolah dapat segera digunakan.

"Di lapangan tantangannya luar biasa, tetapi Pak Menteri PU turun langsung dan berusaha melakukan percepatan-percepatan," ujarnya.

Selain tenaga pengajar, pemerintah juga menyiapkan berbagai kebutuhan penunjang pembelajaran modern.

Infrastruktur Digital Ikut Disiapkan

Kemensos bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Digital untuk menghadirkan sarana pembelajaran berbasis teknologi di seluruh Sekolah Rakyat permanen.

Baca Juga: Nasib Kepala BGN Dadan Hindayana Berubah Total 24 Jam, Pagi Dampingi Presiden, Besoknya Tersangka

Fasilitas yang dipersiapkan meliputi jaringan internet, perangkat pendukung pembelajaran digital, hingga sistem teknologi yang menunjang proses belajar mengajar di lingkungan sekolah berasrama.

"Infrastruktur pembelajaran digital, instalasi sambungan internetnya maupun juga hal-hal lain yang terkait dengan pembelajaran digital itu," kata Gus Ipul.

Pembangunan Sekolah Rakyat Terus Berlanjut

Sementara itu, Kementerian Pekerjaan Umum juga telah memulai pembangunan Sekolah Rakyat permanen tahap III yang dibagi dalam beberapa sub-tahap.

Tahap IIIA sebanyak 7 titik dan Tahap IIIB sebanyak 11 titik ditargetkan selesai pada Desember 2026. Sedangkan Tahap IIIC yang mencakup 89 titik ditargetkan rampung paling lambat Juni 2027.

Menteri PU Dody Hanggodo berharap mayoritas proyek dapat selesai tepat waktu.

"Harapan saya sih, dari 93 titik itu minimum 88 benar-benar sudah selesai, kalau bisa 93 selesai," ujarnya.

Baca Juga: 20 Soal SAS Bahasa Indonesia Kelas 7 Semester 2 Kurikulum Merdeka Lengkap Kunci Jawaban dan Soal Uraian

 

Formasi PPPK Sekolah Rakyat 2026

Secara umum, kebutuhan formasi dibagi menjadi dua kelompok besar, yakni guru dan tenaga kependidikan.

Formasi Guru

  • Guru SD

  • Guru SMP

  • Guru SMA

  • Guru Matematika

  • Guru Bahasa Indonesia

  • Guru Bahasa Inggris

  • Guru IPA

  • Guru IPS

  • Guru Informatika

  • Guru Bimbingan Konseling (BK)

  • Guru Pendidikan Agama

Baca Juga: 50 Soal UAS Matematika Kelas 7 Semester 2 Kurikulum Merdeka Lengkap dengan Kunci Jawaban dan Pembahasan

Formasi Tenaga Kependidikan

  • Wali Asrama

  • Wali Asuh

  • Operator Sekolah

  • Pengelola Keuangan

  • Staf Administrasi

  • Pengelola Sarana dan Prasarana

  • Pustakawan

  • Laboran

  • Tenaga Layanan Pendidikan

Karena Sekolah Rakyat menggunakan sistem asrama, kebutuhan SDM yang dibutuhkan jauh lebih besar dibandingkan sekolah reguler.

Baca Juga: Pemprov Jabar Kembali Raih Opini WTP dari BPK, Catat Rekor 15 Kali Berturut-turut

Syarat Umum dan Kandidat yang Berpeluang Besar Lolos

Meski rincian persyaratan tiap formasi dapat berbeda, pelamar yang memiliki karakteristik berikut dinilai memiliki peluang lebih besar untuk lolos seleksi:

  • Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai formasi

  • Memiliki Sertifikat Pendidikan Profesi Guru (PPG) untuk formasi guru

  • Menguasai kompetensi pedagogik

  • Bersedia ditempatkan di seluruh Indonesia

  • Bersedia bekerja dalam sistem sekolah berasrama

  • Memiliki kemampuan pembinaan karakter peserta didik

  • Memiliki integritas dan komitmen pelayanan publik

  • Memiliki pengalaman mengajar atau pengalaman kerja relevan menjadi nilai tambah

Bagi tenaga kependidikan, peluang juga terbuka bagi lulusan berbagai program studi yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing jabatan.

Baca Juga: Striker Swiss Terancam Absen Awal Piala Dunia 2026, Izin Masuk AS Bermasalah

Tahapan Seleksi PPPK Sekolah Rakyat 2026

Seleksi dilakukan secara berlapis dengan sistem penilaian kompetensi.

1. Seleksi Kompetensi CAT

Bobot penilaian sebesar 60 persen.

Materi yang diujikan meliputi:

  • Kompetensi teknis

  • Kompetensi manajerial

  • Kompetensi sosial kultural

  • Wawancara berbasis komputer

Baca Juga: 50 Contoh Soal Bahasa Inggris Kelas 7 Semester 1 dan 2 Lengkap dengan Kunci Jawaban dan Pembahasan

2. Seleksi Kompetensi Teknis Tambahan (SKTT)

Bobot penilaian sebesar 40 persen.

Materi yang dinilai meliputi:

  • Kemampuan pedagogik

  • Pemahaman konsep Sekolah Rakyat

  • Komitmen terhadap pendidikan masyarakat miskin

  • Kemampuan adaptasi di lingkungan boarding school

  • Kemampuan pembinaan peserta didik

Nilai akhir peserta merupakan hasil integrasi dari kedua komponen tersebut.

Baca Juga: Messi hingga Ronaldo, 10 Pemaian Bintang yang Diprediksi Pensiun Usai Piala Dunia 2026

Dokumen yang Perlu Disiapkan

Calon pelamar disarankan mulai menyiapkan dokumen penting sejak sekarang agar tidak terkendala saat pendaftaran dibuka.

Dokumen yang umumnya diperlukan meliputi:

  • KTP

  • Kartu Keluarga

  • Ijazah

  • Transkrip nilai

  • Pas foto terbaru

  • Sertifikat PPG (jika ada)

  • Sertifikat kompetensi pendukung

  • Surat pengalaman kerja

  • SKCK

  • Surat keterangan sehat

Dokumen tersebut biasanya diunggah melalui portal SSCASN pada tahap seleksi administrasi.

Baca Juga: FIFA Larang Vuvuzela di Piala Dunia 2026, Tradisi Ikonik Afrika Tak Lagi Bergema

Dasar Hukum Pengangkatan PPPK

Seleksi PPPK dilaksanakan berdasarkan sejumlah regulasi nasional yang mengatur manajemen ASN, antara lain:

  • Undang-Undang ASN tentang Aparatur Sipil Negara

  • PP Manajemen PPPK tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja

  • Kebijakan teknis seleksi ASN yang diterbitkan oleh Badan Kepegawaian Negara

  • Ketentuan rekrutmen yang ditetapkan oleh Kemensos dan kementerian terkait

Dengan dasar hukum tersebut, peserta yang lolos akan memperoleh status ASN PPPK sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Peluang Karier dan Tunjangan

Menjadi PPPK Sekolah Rakyat tidak hanya memberikan kesempatan berkontribusi dalam pemerataan pendidikan nasional, tetapi juga menawarkan jenjang karier yang jelas sebagai ASN.

PPPK berhak memperoleh:

  • Gaji sesuai golongan dan masa kerja

  • Tunjangan yang ditetapkan pemerintah

  • Jaminan sosial dan perlindungan kerja

  • Pengembangan kompetensi

  • Kesempatan perpanjangan kontrak sesuai evaluasi kinerja

Karena Sekolah Rakyat masih akan terus dikembangkan hingga beberapa tahun ke depan, kebutuhan guru dan tenaga kependidikan diperkirakan masih akan bertambah seiring bertambahnya jumlah sekolah permanen yang dibangun pemerintah.

Akses Informasi Resmi

Kemensos menyediakan kanal informasi terpisah untuk masing-masing formasi.

Formasi Guru: https://s.kemensos.go.id/1dt6

Formasi Tenaga Kependidikan: https://s.kemensos.go.id/1dt7

Pelamar disarankan memantau informasi resmi Kemensos dan portal SSCASN secara berkala untuk mengetahui jadwal pendaftaran, persyaratan rinci, mekanisme seleksi, hingga pengumuman hasil seleksi.

Dengan kebutuhan lebih dari 8.000 guru dan tenaga kependidikan secara nasional, rekrutmen PPPK Sekolah Rakyat 2026 menjadi salah satu peluang terbesar di sektor pendidikan tahun ini. 

Bagi mereka yang ingin menjadi ASN sekaligus terlibat langsung dalam upaya memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan, kesempatan ini menjadi momentum yang layak dipersiapkan sejak sekarang. ***