POJOKSATU.id — Kabar menggembirakan datang bagi mahasiswa yang ingin memperoleh pengalaman profesional sekaligus memperdalam pemahaman mengenai transportasi di kawasan perkotaan.

Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) kembali membuka program magang batch 9 tahun 2026 yang dapat diikuti mahasiswa aktif dari berbagai disiplin ilmu.

Melalui program ini, peserta akan memperoleh kesempatan untuk terlibat langsung dalam kegiatan riset, perumusan kebijakan transportasi, hingga advokasi kepada publik.

Baca Juga: 23 Persen Hewan Kurban di Kota Bandung Tak Layak, Mayoritas karena Belum Cukup Umur

Proses pendaftaran dijadwalkan berlangsung mulai Kamis, 28 Mei 2026 sampai Senin, 8 Juni 2026.

Berdasarkan informasi yang diumumkan melalui akun Instagram resmi DTKJ, kesempatan magang tersebut diperuntukkan bagi mahasiswa aktif minimal semester 3, baik dari perguruan tinggi negeri maupun swasta.

Mahasiswa yang berminat mengikuti program ini diharapkan memiliki perhatian terhadap isu transportasi perkotaan, keselamatan berlalu lintas, dan kebijakan publik.

Baca Juga: Kepsek SD Tewas di Kamar Hotel Saat Bersama Ibu Guru Rekan Kerjanya di Trenggalek

Selain itu, calon peserta juga harus mampu bekerja secara mandiri ataupun kolaboratif, memiliki kemampuan komunikasi yang baik, serta siap menjalani masa magang sekurang-kurangnya selama tiga bulan.

Peserta yang mendaftar juga diwajibkan memiliki perangkat laptop pribadi serta bersedia menjalani sistem kerja hybrid maupun hadir secara langsung di Jakarta.

Keaktifan, kedisiplinan, rasa tanggung jawab, dan kemampuan berinisiatif menjadi aspek penting dalam penilaian seleksi.

Baca Juga: DKPP Pastikan Hewan Kurban di Kota Bandung Aman, Farhan Soroti Harga Cengek Rp120 Ribu

Selain persyaratan utama tersebut, DTKJ turut mengutamakan pelamar yang mempunyai pengalaman dalam organisasi, kepanitiaan, penelitian, maupun pengelolaan media sosial.

Dalam pembukaan magang batch 9 tahun 2026 ini, tersedia tiga posisi yang bisa dipilih mahasiswa sesuai latar belakang jurusan serta ketertarikan masing-masing.

Posisi pertama yakni Humas Konten dan Media.

Formasi ini dapat dilamar oleh mahasiswa dari jurusan ilmu komunikasi, hubungan masyarakat, jurnalistik, hukum, ilmu politik, ekonomi, administrasi publik, psikologi, hingga desain komunikasi visual.

Baca Juga: Rahasia di Balik Dominasi Tangan Kanan pada Manusia, Bukan Sekadar Kebiasaan

Peserta pada posisi ini diharapkan memiliki kemampuan menyusun caption, artikel, maupun press release, memahami pengelolaan media sosial, serta mampu menciptakan konten edukatif yang kreatif.

Penguasaan aplikasi desain seperti Canva, CapCut, Photoshop, atau Adobe Premiere akan menjadi nilai tambah dalam seleksi.

Selama menjalani magang, peserta akan dilibatkan dalam pengelolaan akun media sosial DTKJ, pembuatan konten edukasi terkait transportasi, mendukung publikasi kegiatan dan dokumentasi, serta memantau perkembangan isu transportasi di media sosial maupun media massa.

Baca Juga: Seberapa Penting Laptop untuk Mahasiswa Baru? Ini Tips Memilih yang Tepat agar Tidak Salah Beli

Selanjutnya, tersedia formasi Kelaikan dan Keselamatan yang diperuntukkan bagi mahasiswa teknik sipil, teknik transportasi, teknik industri, psikologi, kesehatan masyarakat, K3, hingga perencanaan wilayah dan kota.

Peserta pada bidang ini diharapkan memiliki ketertarikan terhadap isu keselamatan jalan dan layanan transportasi publik, mampu melakukan observasi serta analisis dasar, berpikir kritis, teliti, dan siap mengikuti survei maupun kegiatan lapangan.

Tugas peserta pada divisi ini mencakup pengumpulan data keselamatan transportasi, pengamatan perilaku pengguna jalan, membantu penyusunan rekomendasi terkait keselamatan, hingga mendukung analisis persoalan kecelakaan dan transportasi umum.

Baca Juga: Mayat Wanita Dibuang di Yasmin, Nama Medsos Korban Anggi Auliya dan Tersangka Febry Ambon

Di sisi lain, formasi Penelitian dan Pengembangan dibuka bagi mahasiswa dari jurusan statistik, teknik transportasi, perencanaan wilayah dan kota, sosiologi, ekonomi, ilmu data, kebijakan publik, serta teknik industri.

Mahasiswa yang memilih bidang ini diutamakan memiliki minat terhadap kegiatan riset dan pengolahan data, memahami metodologi penelitian, serta menguasai penggunaan Excel, SPSS, JASP, maupun Google Spreadsheet.

Kemampuan menulis karya akademik juga akan menjadi pertimbangan tambahan.

Dalam pelaksanaannya, peserta akan membantu proses pengumpulan serta pengolahan data penelitian, penyusunan kajian dan policy brief, melakukan literature review, menganalisis isu transportasi, hingga membantu penyusunan laporan hasil penelitian.

Bagi mahasiswa yang tertarik mengikuti program magang ini, pendaftaran dapat dilakukan melalui tautan bit.ly/MagangBatch9DTKJ.***