POJOKSATU.id - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) kembali membuka peluang kepada mahasiswa dari seluruh Indonesia untuk menunjukkan inovasi terbaik di bidang robotika melalui Kontes Robot Indonesia (KRI) 2026.
KRI 2026 resmi digelar oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ditjen Dikti Kemendiktisaintek sebagai ajang kompetisi mahasiswa dalam bidang rancang bangun dan rekayasa robotika.
KRI tidak hanya menjadi perlombaan teknologi, tetapi juga sarana mahasiswa menerapkan kemampuan teknis dalam menyelesaikan tantangan dunia nyata melalui inovasi robotika.
Baca Juga: Blackout Sumatera Makan Korban, Dua Remaja Tewas Hirup Asap Genset Masjid di Sumbar
Kompetisi ini dinilai memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis teknologi di Indonesia.
Dilansir dari laman resmi Kemdiktisaintek, Sabtu, 23 Mei 2026, pada penyelenggaraan tahun ini, KRI hanya mempertandingkan satu divisi, yakni Kontes Robot ABU Indonesia (KRAI).
Kompetisi dilaksanakan dalam dua tahapan, yaitu tahap seleksi dan tahap kontes tingkat nasional.
Tim yang lolos seleksi akan diundang mengikuti KRAI Tingkat Nasional dan menampilkan robot secara langsung di arena pertandingan yang telah ditentukan panitia.
KRI 2026 menjadi penyelenggaraan ke-24 sejak pertama kali digelar pada tahun 2003 di bawah Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.
Baca Juga: Resep Keripik Tempe 3 Bahan, Renyah Gurih dan Cocok Jadi Camilan Santai
"Kegiatan KRI dinilai penting dalam mendukung ekosistem teknologi nasional. Peserta dituntut menciptakan solusi berbasis teknologi untuk menjawab berbagai tantangan nyata," jelas Kemdiktisaintek.
Keterlibatan kampus dalam persiapan tim robot turut mendorong peningkatan kualitas pembelajaran, penelitian, hingga penguatan kolaborasi teknologi di Indonesia.
Tak hanya itu, KRI juga membuka peluang mahasiswa Indonesia bersaing di tingkat global melalui pengembangan jejaring internasional dan pengalaman kompetitif lintas negara.
Baca Juga: Nokia G22 Hadir dengan Konsep QuickFix, HP Murah yang Bisa Diperbaiki Sendiri
Syarat Peserta KRI 2026
-Peserta merupakan mahasiswa aktif yang terdaftar di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti).
-Perguruan tinggi peserta wajib terdaftar di PDDikti.
-Tim memperoleh persetujuan resmi dari pimpinan perguruan tinggi.
-Setiap perguruan tinggi hanya dapat mengirim satu tim KRAI.
-Satu tim terdiri dari maksimal enam mahasiswa dan satu dosen pembimbing.
-Tim peserta sudah termasuk pit crew atau mekanik robot.
Pada pelaksanaan tingkat nasional secara luring, hanya peserta yang terdaftar yang diperbolehkan memasuki area pit stop dan arena pertandingan.
Baca Juga: Ribuan Bobotoh Padati Stadion Watubelah, Persib Bandung Pastikan Gelar Juara Ketiga Berturut-turut
Ketentuan Proposal dan Video Demonstrasi
Calon peserta wajib mengirim proposal dan video kemajuan robot secara daring melalui laman resmi KRI.
Proposal harus memuat:
-Identitas lengkap tim dan dosen pembimbing
-Desain struktur robot
-Sistem sensor, kendali, dan penggerak
-Strategi serta algoritma robot
-Kemajuan rancang bangun robot
-Tautan video demonstrasi robot
Video demonstrasi berdurasi maksimal delapan menit dan diunggah ke kanal YouTube masing-masing tim.
Baca Juga: Sinergi TNI dan Polri Kawal Konvoi Bobotoh di Cikampek, Euforia Persib Juara Berjalan Kondusif
Sementara proposal dikirim dalam format PDF dengan jumlah maksimal 30 halaman, termasuk surat pengantar dan lampiran.
Pengiriman proposal dilakukan melalui: Laman Resmi Kontes Robot Indonesia
Setelah proposal dan video dikirim, peserta akan mengikuti tahap evaluasi dan visitasi daring melalui Zoom Meeting.
Juri akan menilai beberapa aspek yaitu; kemajuan pengembangan robot; sistem kendali; sensor, dan penggerak; strategi robot; kemampuan robot menjalankan fungsi dasar sesuai tema kompetisi.
Panitia menyiapkan penghargaan bagi para juara KRAI 2026. Selain kategori juara utama, akan tersedia penghargaan khusus yang ditentukan kemudian oleh panitia.
Baca Juga: Rekrutmen Fasilitator BSPS Jawa Barat 2026 Dibuka, Kesempatan Emas untuk Wargi Jabar
Jadwal Lengkap KRI 2026
-Sosialisasi pendaftaran proposal: 24 April 2026 (Daring melalui Zoom)
-Batas akhir pendaftaran proposal dan video: 5 Juni 2026 (Submisi online)
-Penilaian proposal dan video: 8–9 Juni 2026 (Belmawa)
-Visitasi daring dan demonstrasi robot: 10–13 Juni 2026 (Zoom Meeting)
-Pengumuman hasil seleksi nasional: 16 Juni 2026 (Laman resmi Kemendiktisaintek dan KRI)
-Pelaksanaan KRI Tingkat Nasional: 9–12 Juli 2026 (Lokasi diumumkan kemudian). ***



