POJOKSATU.ID – Suasana haru menyelimuti acara pelepasan ASN purna bakti di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Jumat 17 April 2026.
Dalam momen penuh kehangatan itu, Bupati TTU Yosep Falentinus Delasalle Kebo menyampaikan pesan yang menyentuh hati kepada para ASN yang memasuki masa pensiun.
Kalimat yang paling membekas adalah 'Seragam boleh dilipat, tetapi kenangan tetap diingat.'
Baca Juga: PKS Usul Agar 4.000 Eks Penyuluh Pertanian Harus Diprioritaskan Jadi ASN Kementan
Ucapan tersebut langsung menjadi sorotan karena menggambarkan penghormatan mendalam kepada para ASN yang telah lama mengabdi.
Acara Digelar di Lobi Kantor Bupati TTU
Pelepasan ASN purna bakti berlangsung di Lobi Kantor Bupati TTU dan dihadiri jajaran pemerintah daerah.
Acara itu bukan sekadar seremoni, tetapi bentuk penghargaan kepada pegawai negeri yang telah menuntaskan masa tugasnya.
Baca Juga: TPP ASN Tidak Dipotong dan Tetap Cair Tepat Waktu, Ini Penegasan Gubernur Kaltara
Suasana penuh rasa hormat, kehangatan, dan haru terlihat sepanjang acara berlangsung.
Pesan Menyentuh dari Bupati TTU
Dalam sambutannya, Bupati Yosep menegaskan bahwa pensiun bukan akhir dari hubungan kekeluargaan.
Menurutnya, ASN yang telah purna tugas tetap menjadi bagian penting dari keluarga besar Pemerintah Kabupaten TTU.
Ia mengatakan bahwa jasa dan pengabdian para ASN tidak akan pernah dilupakan.
Pengabdian ASN Akan Selalu Dikenang
Bupati menyampaikan bahwa selama bertahun-tahun para ASN telah memberikan tenaga, pikiran, dan waktu untuk masyarakat.
Karena itu, meski masa tugas berakhir, dedikasi mereka tetap menjadi bagian sejarah pembangunan daerah.
Pesan ini menjadi bentuk penghormatan moral kepada para pegawai yang telah bekerja dalam berbagai bidang pelayanan publik.
Suka Duka Selama Bertugas Jadi Kenangan
Dalam sambutannya, Bupati juga mengakui bahwa selama menjadi ASN tentu banyak pengalaman yang dirasakan.
Baca Juga: BKN Tindak Tegas Pelanggaran Sistem Merit, 450 Teguran Dilayangkan dan 125 Data ASN Diblokir
Mulai dari:
- suka dan kebanggaan
- tekanan pekerjaan
- tantangan birokrasi
- pengabdian kepada masyarakat
- perjuangan membangun daerah
Namun semua itu, menurutnya, akan menjadi kenangan berharga.
Baca Juga: Usulan Sekretariat ASN PPPK di Muna Tak Digubris DPRD, Aparatur Mulai Resah
Hal Baik Diminta Diwariskan
Bupati berharap pengalaman positif para ASN senior bisa diwariskan kepada generasi pegawai yang masih aktif.
Nilai-nilai yang dimaksud antara lain:
- disiplin kerja
- loyalitas
- semangat melayani masyarakat
- tanggung jawab
- etika birokrasi
Menurutnya, ASN aktif perlu melanjutkan semangat pengabdian tersebut.
Baca Juga: Alhamdulillah! PPPK Paruh Waktu dan Non ASN Akhirnya Terima SK Sekaligus Teken Kontrak
Pemkab Serahkan Piagam Penghargaan
Dalam acara tersebut, Pemerintah Kabupaten TTU juga menyerahkan piagam penghargaan kepada ASN purna bakti.
Piagam itu menjadi simbol terima kasih atas dedikasi dan kontribusi selama bertugas.
Selain itu, piagam juga menjadi pengingat bahwa mereka pernah menjadi bagian penting dalam perjalanan pemerintahan daerah.
Baca Juga: PNS dan PPPK Disimak! BKN Bongkar Penipuan Berkedok Layanan ASN yang Viral, Begini Modusnya
Ajakan Saling Memaafkan
Bupati juga mengajak semua pihak untuk menutup masa pengabdian dengan hati lapang.
Jika selama bekerja ada kesalahan atau hal yang kurang berkenan, ia meminta semua pihak saling memaafkan dan tidak membawa beban ke masa depan.
Pesan ini memperlihatkan nilai kekeluargaan yang kuat dalam lingkungan ASN TTU.
Doa untuk ASN yang Memasuki Masa Pensiun
Di akhir sambutan, Bupati mendoakan para ASN purna bakti agar selalu diberikan:
- kesehatan
- kemudahan hidup
- kelancaran usaha
- kebahagiaan bersama keluarga
- masa pensiun yang tenang
- Momen yang Menyentuh Banyak Hati
Baca Juga: WFH ASN Dievaluasi! MENPANRB Ungkap Hasilnya 'Kinerja Tetap Stabil Meski Kerja dari Rumah'
Pelepasan ASN purna bakti ini menjadi pengingat bahwa setiap pengabdian layak dihargai.
Di balik seragam yang kini dilipat, tersimpan kisah panjang tentang kerja keras dan dedikasi untuk masyarakat.***




