POJOKSATU.id - Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar menjadi salah satu perguruan tinggi vokasi yang lahir dari kebutuhan daerah.

Sesuai amanat Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, akademi komunitas memang dirancang untuk menyelenggarakan pendidikan berbasis keunggulan lokal.

Di Blitar sendiri, cikal bakal kampus ini sebenarnya sudah ada sejak 2002 melalui Community College Kota Blitar.

Baca Juga: 103 Sekolah Siap Tampung Gratis Siswa Tahun Ajaran 2026-2027, Simak Dulu Kriteria, Syarat dan Ketentuannya

Saat itu, lembaga tersebut berada di bawah binaan Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) dan menjadi fondasi awal pengembangan pendidikan vokasi di daerah.

Perjalanan menuju status perguruan tinggi negeri dimulai pada 9 Agustus 2012.

Kala itu, Politeknik Negeri Malang ditunjuk sebagai penyelenggara Program Studi di Luar Domisili (PDD) di Kota Blitar.

Program ini kemudian dikenal sebagai rintisan Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar.

Baca Juga: Kasus Grup Chat Mahasiswa FH UI, Pelecehan di Lingkungan Kampus Picu Kemarahan Publik

Dalam masa awal operasionalnya, kegiatan perkuliahan masih memanfaatkan fasilitas pinjaman, yakni Workshop Center SMK Negeri 1 Blitar yang berlokasi di Jalan dr. Sutomo.

Meski sederhana, langkah ini menjadi titik penting dalam perjalanan kampus tersebut.

Momen bersejarah terjadi pada 17 Oktober 2014. Pada tanggal itu, PDD Blitar resmi bertransformasi menjadi perguruan tinggi negeri mandiri melalui Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 156 Tahun 2014.

Baca Juga: Demo Nyaris Ricuh, Massa Desak DPR RI Bentuk Pansus Selidiki Impor 105 Ribu Mobil untuk Kopdes

Tanggal tersebut kemudian ditetapkan sebagai hari lahir atau Dies Natalis AKN Putra Sang Fajar Blitar.

Seiring waktu, pengembangan fasilitas pun terus dilakukan.

Pada tahun 2020, kampus ini mendapatkan pembiayaan dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) untuk membangun Gedung Kuliah Terpadu di Jalan dr. Sutomo 29.

Gedung ini menjadi fasilitas utama pertama yang dimiliki sendiri oleh kampus.

Baca Juga: ASAJ Terbaru 2026, Kisi-Kisi Lengkap Semua Mata Pelajaran, Panduan Penting Jelang Penentuan Kelulusan

Tak berhenti di situ, pada 2022 kembali dibangun Gedung Laboratorium Terpadu untuk mendukung kegiatan praktik mahasiswa.

Lokasinya berada tepat di sebelah utara gedung kuliah dan terhubung dengan akses jalan khusus antarbangunan.

Dari sisi kepemimpinan, perjalanan kampus ini juga diwarnai oleh beberapa tokoh penting.

Baca Juga: Partai Garuda Kota Cirebon Targetkan 1 Kursi Legislatif di Pemilu 2029

Mulai dari Drs. Sugeng Wahyudi sebagai koordinator PDD, kemudian dilanjutkan oleh Drs. Pudji Herijanto sebagai direktur, hingga saat ini dipimpin oleh Dr. Halid Hasan.

Dengan perkembangan yang terus berjalan, AKN Putra Sang Fajar Blitar kini semakin memperkuat posisinya sebagai kampus vokasi yang fokus mencetak tenaga terampil sesuai kebutuhan daerah.

Dari bangunan pinjaman hingga memiliki fasilitas sendiri, perjalanan kampus ini terasa penuh perjuangan.

Tapi justru dari proses itulah lahir semangat untuk terus tumbuh dan memberi manfaat nyata bagi generasi muda di daerah.***