POJOKSATU.ID - Badan Kepegawaian Negara (BKN) terus mendorong percepatan penerapan Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) berbasis sistem merit di daerah.
Kali ini, BKN melakukan ekspose manajemen talenta terhadap Pemerintah Kabupaten Murung Raya dan Pemerintah Kota Pekanbaru.
Nah sebagai bagian itu upaya dari memperkuat transparansi dan pengembangan karier ASN.
Kegiatan ekspose ini digelar di BKN Pusat, Jakarta, pada Jumat (23/1/2026), dan menjadi forum evaluasi.
Baca Juga: Prof Zudan Tegaskan Sinergi BKN–BSSN Jadi Kunci Digitalisasi ASN yang Cepat dan Aman
Sekaligus penguatan komitmen pemerintah daerah dalam pengelolaan SDM ASN.
Fokus pada Data dan Transparansi Jabatan
Deputi Bidang Penyelenggaraan Layanan Manajemen ASN BKN, Rahman Hadi, menjelaskan bahwa percepatan manajemen talenta.
Lalu, difokuskan pada pemutakhiran data kepegawaian dan transparansi pengisian jabatan melalui platform digital.
Langkah ini sejalan dengan Keputusan Kepala BKN Nomor 411 Tahun 2025 yang menjadi dasar penerapan manajemen talenta ASN secara nasional.
Baca Juga: TASPEN Serahkan Santunan JKK dan THT untuk ASN Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500
"Sistem ini dirancang agar pengembangan karier ASN lebih terukur, adil, dan berbasis kinerja." ujar Rahman dikutip Pojoksatu.id dari bkn.go.id pada Jumat 23/01/2026.
Akurasi Data Jadi Kunci Utama
Hal senada disampaikan Asesor Utama BKN, Aris Windiyanto.
Ia menegaskan bahwa manajemen talenta tidak akan berjalan optimal tanpa data ASN yang akurat dan selalu diperbarui.
Aris menyebut Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMATA) BKN sangat membantu pengelolaan data ASN secara menyeluruh.
Sehingga pengambilan kebijakan SDM bisa dilakukan secara objektif dan transparan.
Integrasi SIMATA dan e-Kinerja
BKN memberikan apresiasi kepada Pemkab Murung Raya dan Pemkot Pekanbaru karena berhasil mengintegrasikan SIMATA dengan aplikasi e-Kinerja.
Baca Juga: KTP Hilang Jangan Panik, Begini Cara Mengurusnya dengan Cepat dan Resmi
Integrasi ini dinilai penting karena menghubungkan data kinerja ASN dengan pemetaan talenta secara langsung.
Dengan sistem terintegrasi, proses promosi dan penempatan jabatan bisa dilakukan secara lebih akuntabel, sekaligus meminimalkan potensi subjektivitas.
Progres Murung Raya dan Pekanbaru
Dalam ekspose tersebut, Pemkab Murung Raya mencatat progres signifikan dengan kualitas data mencapai 96 persen.
Komitmen daerah ini ditunjukkan dengan kehadiran langsung Bupati Murung Raya, Heriyus.
Baca Juga: Kecelakaan Beruntun di Telagasari Karawang, Minibus Tabrak Tiga Motor
BKN juga menyoroti perlunya peningkatan talenta ASN Murung Raya ke level yang lebih tinggi.
Nah termasuk pengisian 10 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama yang saat ini masih kosong.
Sementara itu, Pemkot Pekanbaru dinilai konsisten dalam penerapan sistem merit. Daerah ini pernah meraih predikat Sangat Baik pada 2021 dan 2023.
Serta mencatat kualitas data hingga 99,9 persen. Pemkot Pekanbaru kini berkomitmen menuntaskan validasi akhir pemetaan jenjang jabatan.
Penempatan ASN Harus Bertahap
Deputi Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen ASN BKN, Herman, menekankan bahwa peningkatan talenta ASN harus didukung persyaratan administrasi dan kinerja yang tervalidasi.
"Penempatan dan promosi jabatan dilakukan secara bertahap, berdasarkan kecocokan jabatan, portofolio, hasil asesmen, dan kinerja ASN." ujarnya.
Baca Juga: Masa Depan Guru ASN di Persimpangan, Menakar Skema PPPK Paruh Waktu Dalam Pendidikan
Percepatan Manajemen Talenta ASN di Murung Raya dan Pekanbaru menunjukkan komitmen kuat pemerintah pusat dan daerah.
Nah dalam membangun karier ASN yang transparan dan berkeadilan.
Dengan data yang akurat dan sistem digital terintegrasi, pengelolaan ASN diharapkan semakin objektif dan berkelanjutan.***




