POJOKSATU.id – Penyelenggaraan dan pengembangan Universitas Indonesia Membangun dilakukan dengan mengintegrasikan nilai INABA MAJU sebagai karakter utama sivitas akademika.
Nilai INABA MAJU dirancang untuk membentuk insan akademik yang menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, seni, serta kewirausahaan berbasis digital.
Nilai tersebut menekankan integritas melalui kejujuran dan prinsip moral dalam setiap aktivitas akademik.
Sikap asertif juga dikembangkan agar sivitas akademika percaya diri dalam menyampaikan pendapat secara bertanggung jawab.
Baca Juga: Universitas Halim Sanusi PUI Bandung dan Perjalanan Menjadi Kampus Islam Terpadu
Kebijaksanaan menjadi nilai penting dalam memecahkan masalah dan mengambil keputusan secara tepat.
Kemampuan analitis dan logis turut ditekankan dalam proses pengambilan keputusan akademik maupun profesional.
Selain itu, kemandirian dipandang sebagai wujud kemajuan pribadi dan institusional.
INABA juga menanamkan semangat juara dalam bidang akademik dan non-akademik.
Keunggulan dalam persaingan di tingkat lokal, nasional, hingga internasional menjadi bagian dari karakter lulusan.
Baca Juga: Universitas Hasanuddin, Jejak Panjang Perjuangan Pendidikan Tinggi dari Timur Indonesia
Universitas Indonesia Membangun diselenggarakan oleh Yayasan Indonesia Membangun.
Kehadiran universitas ini ditetapkan melalui berita acara serah terima dari LLDIKTI Wilayah IV pada 22 April 2021.
Penetapan tersebut merujuk pada Surat Keputusan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 127/E/O/2021 tertanggal 9 April 2021.
Melalui keputusan tersebut, dilakukan penggabungan STIE Indonesia Membangun di Bandung dan STMIK Indonesia di Jakarta.
Penggabungan tersebut melahirkan Universitas Indonesia Membangun yang berkedudukan di Kota Bandung.
Saat ini, Universitas INABA menyelenggarakan tujuh program studi.
Program studi tersebut meliputi Akuntansi, Manajemen, dan Magister Manajemen.
Selain itu terdapat program studi Sistem Komputer, Sistem Informasi, Psikologi, dan Ilmu Komunikasi.
Seluruh program studi dirancang untuk menjawab kebutuhan industri dan dunia kerja era digital.
Baca Juga: Universitas Halu Oleo, Dari Kampus Daerah Menuju Perguruan Tinggi Nasional
Sejarah universitas berakar dari STIE INABA yang berdiri pada 8 April 1986.
Pendirian STIE INABA ditetapkan melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 0321/O/1986.
Pada awalnya, STIE INABA memiliki izin operasional Program Studi Akuntansi dan Manajemen.
Program Studi Magister Manajemen memperoleh izin operasional pada 7 Juni 2013.
Izin tersebut ditetapkan melalui Surat Keputusan Nomor 223/E/O/2013.
Sementara itu, STMIK Indonesia berdiri pada 23 Juli 1987.
Pendirian STMIK Indonesia ditetapkan melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 0432/O/1987.
STMIK Indonesia memiliki izin operasional Program Studi Sistem Komputer dan Sistem Informasi.
Dalam visi kelembagaannya, Universitas Indonesia Membangun menargetkan menjadi universitas bertaraf internasional pada tahun 2046.
Visi tersebut berfokus pada penghasilan tenaga profesional dan wirausahawan berbasis digital.
Arah pengembangan disesuaikan dengan kebutuhan industri, dunia usaha, dan dunia kerja global.
Misi universitas mencakup penyelenggaraan pendidikan berstandar nasional dan internasional.
Selain itu, universitas memperkuat penelitian dan pengabdian kepada masyarakat berbasis digital.
Pengembangan kerja sama nasional dan internasional juga menjadi bagian dari misi institusi.
Tujuan strategis universitas diarahkan pada penghasilan sumber daya manusia berdaya saing tinggi dan berkarakter.
Baca Juga: Motor Masuk Lubang, Pengendara Tewas Dilindas Mobil Misterius di Jatisari Karawang
Universitas juga menargetkan pengembangan penelitian dan pengabdian yang bermanfaat bagi kewirausahaan digital.
Peningkatan kualitas pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi berskala internasional turut menjadi tujuan utama.
Sasaran institusi difokuskan pada lahirnya lulusan yang kompetitif dan berkarakter kuat.
Peningkatan kualitas dosen dan tenaga kependidikan juga menjadi perhatian universitas.
Selain itu, kemampuan riset sivitas akademika terus diperkuat secara berkelanjutan.
Kebermanfaatan hasil Tridharma bagi industri dan dunia kerja nasional serta internasional menjadi fokus pengembangan.
Di tengah persaingan global yang semakin ketat, Universitas Indonesia Membangun hadir sebagai ruang tumbuh generasi profesional digital.
Universitas ini membentuk lulusan yang unggul secara akademik, berkarakter kuat, dan adaptif menghadapi masa depan.***




