POJOKSATU.id – Sejarah berdirinya Universitas Halim Sanusi PUI Bandung bisa Anda simak dalam artikel ini.
Selama ini, Persatuan Ummat Islam (PUI) Jawa Barat telah mengelola sejumlah perguruan tinggi berbentuk sekolah tinggi di berbagai daerah.
Perguruan tinggi tersebut meliputi Sekolah Tinggi Agama Islam, Sekolah Tinggi Ekonomi Islam, serta Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.
Lembaga-lembaga pendidikan tersebut tersebar di Sukabumi, Majalengka, Ciamis, dan Cirebon.
Baca Juga: Universitas Halu Oleo, Dari Kampus Daerah Menuju Perguruan Tinggi Nasional
Kesadaran akan kemajuan pembangunan bangsa mendorong PUI untuk mengembangkan lembaga pendidikan tinggi yang telah dimiliki.
Tantangan kompleksitas ummat dan persaingan global turut menjadi faktor pendorong perubahan kelembagaan.
Dari kondisi tersebut, lahirlah gagasan untuk meningkatkan jenjang pendidikan menjadi universitas dengan cakupan keilmuan lebih luas.
Gagasan tersebut diwujudkan melalui pendirian Universitas Halim Sanusi PUI Bandung.
Universitas ini menjadi satu-satunya perguruan tinggi berbentuk universitas di bawah naungan Persatuan Ummat Islam.
Baca Juga: Universitas Hasanuddin, Jejak Panjang Perjuangan Pendidikan Tinggi dari Timur Indonesia
Pengelolaan Universitas Halim Sanusi PUI Bandung berada langsung di bawah pengawasan Badan Pelaksana Harian Persatuan Ummat Islam.
Pendirian universitas ditetapkan melalui Surat Keputusan Nomor 606/E/O/2014 tentang izin pendirian universitas.
Surat keputusan tersebut diterbitkan pada 17 Oktober 2014.
Dokumen pendirian ditandatangani oleh Pejabat Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi saat itu, Prof. Dr. Ir. Djoko Santoso.
Keputusan tersebut kemudian diperkuat oleh Keputusan Majelis Syura PUI pada 26 Ramadhan 1437 Hijriah.
Tanggal tersebut bertepatan dengan 1 Juli 2016.
Keputusan Majelis Syura PUI bernomor 07/SK/MS/2016.
Baca Juga: Data Databoks: Sumatera Utara Kehilangan 40 Persen Hutan Lindung
Isinya mengatur pembentukan Badan Pembina Harian Perguruan Tinggi dan pendirian Universitas Halim Sanusi PUI.
Melalui keputusan tersebut, universitas memperoleh izin menyelenggarakan sepuluh program studi.
Program studi tersebut mencakup Ekonomi Islam, Pendidikan Guru Sekolah Dasar, dan Ilmu Komunikasi.
Selain itu terdapat program studi Manajemen, Teknik Informatika, dan Teknik Elektro.
Universitas juga membuka program studi Agroteknologi, Ilmu Biologi, Ilmu Fisika, dan Farmasi.
Pada tahun akademik 2017/2018, lima program studi mulai menerima mahasiswa baru.
Program studi tersebut meliputi Ekonomi Islam, Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Ilmu Komunikasi, Manajemen, dan Teknik Informatika.
Lima program studi lainnya mulai dibuka pada tahun akademik 2018/2019.
Dengan dimulainya kegiatan akademik, universitas resmi menjalankan peran sebagai lembaga pendidikan tinggi.
Universitas Halim Sanusi PUI Bandung beralamat di Jalan Lasykar Wanita Indonesia Nomor 1, Kota Bandung.
Dalam visi kelembagaannya, universitas menargetkan menjadi perguruan tinggi berkualitas dan unggul tingkat nasional pada tahun 2030.
Visi tersebut menekankan integrasi ilmu agama Islam, ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni.
Untuk mewujudkan visi tersebut, universitas menetapkan sejumlah misi strategis.
Salah satunya menyelenggarakan pendidikan tinggi berbasis pemahaman dan pengamalan ajaran Islam secara terpadu.
Pendidikan tersebut dipadukan dengan pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni.
Universitas juga mengembangkan penelitian, kajian ilmiah, dan pengabdian kepada masyarakat berbasis akademik.
Baca Juga: Siap-siap ASN! 4 Aturan Perwali Pakaian Dinas Mulai Dijalankan Sekretariat DPRD, Ini Pointnya
Selain itu, universitas menguatkan diri sebagai lembaga berwawasan kewirausahaan.
Penguatan jejaring nasional dan global turut menjadi fokus pengembangan institusi.
Universitas juga berperan sebagai lembaga perjuangan ummat dalam menghadapi tantangan zaman.
Tujuan umum universitas diarahkan pada pengembangan potensi mahasiswa secara menyeluruh.
Mahasiswa diharapkan menjadi insan beriman, bertakwa, berakhlak mulia, dan berilmu.
Selain itu, mahasiswa ditargetkan menjadi pribadi kreatif, mandiri, dan kompeten bagi kepentingan bangsa.
Universitas juga menargetkan lahirnya lulusan yang berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Kontribusi lulusan diharapkan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Secara khusus, universitas bertujuan mencetak lulusan dengan pemahaman Islam yang terpadu.
Pemahaman tersebut diintegrasikan dengan ilmu pengetahuan dan kebudayaan Indonesia.
Lulusan juga diharapkan mampu memecahkan persoalan masyarakat secara ilmiah.
Selain itu, lulusan dibekali jiwa kemandirian, kewirausahaan, dan semangat perjuangan ummat.
Di tengah dinamika zaman yang terus berubah, Universitas Halim Sanusi PUI Bandung hadir sebagai ikhtiar pendidikan berkelanjutan.
Universitas tidak hanya berfokus mencetak sarjana, tetapi juga membangun karakter dan kesadaran spiritual.
Upaya tersebut diarahkan demi masa depan ummat dan bangsa yang lebih bermartabat.***




