POJOKSATU.ID - Menteri Sosial melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Keuangan untuk membahas arah dan kebutuhan anggaran Kementerian Sosial (Kemensos) pada tahun anggaran 2026.

Pertemuan tersebut menjadi bagian penting dalam proses perencanaan fiskal nasional, khususnya terkait keberlanjutan program perlindungan dan bantuan sosial bagi masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, pembahasan difokuskan pada efektivitas program bantuan sosial yang telah berjalan, sekaligus penyesuaian anggaran agar lebih tepat sasaran.

Menteri Sosial menekankan pentingnya memastikan anggaran negara benar-benar menyentuh kelompok masyarakat rentan, seperti keluarga miskin, lansia, penyandang disabilitas, serta korban bencana sosial dan alam.

Baca Juga: Tak Harus Honorer, PPPK Kementerian HAM 2026 Terbuka untuk Pelamar Umum

Kementerian Keuangan menyambut baik pemaparan yang disampaikan Kemensos.

Dalam pembahasan awal, Kemenkeu memberikan persetujuan prinsip terhadap sejumlah program prioritas yang dinilai sejalan dengan kebijakan fiskal pemerintah dan agenda pembangunan nasional.

Penekanan utama diberikan pada program yang berbasis data terpadu dan memiliki dampak langsung terhadap pengurangan kemiskinan.

Beberapa program yang mendapat perhatian khusus antara lain bantuan sosial berbasis kebutuhan, penguatan program pemberdayaan sosial, serta peningkatan anggaran untuk respons cepat penanganan bencana.

Baca Juga: Video Intimidasi Kades ke Warga Viral, Wakil Bupati Garut Akhirnya Buka Suara

Kemenkeu menilai program-program tersebut perlu didukung secara berkelanjutan, dengan catatan pelaksanaan di lapangan harus transparan dan akuntabel.

Selain itu, anggaran untuk perbaikan sistem penyaluran bantuan sosial juga menjadi salah satu poin yang disetujui.

Digitalisasi data penerima manfaat dan integrasi sistem dinilai penting untuk meminimalkan potensi kesalahan penyaluran.

Dengan sistem yang semakin rapi, bantuan sosial diharapkan dapat diterima tepat waktu dan tepat sasaran.

Dalam pertemuan tersebut juga dibahas evaluasi penggunaan anggaran tahun-tahun sebelumnya.

Kemenkeu meminta agar Kemensos terus meningkatkan pengawasan internal dan memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah.

Hal ini bertujuan agar setiap rupiah anggaran yang dialokasikan benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Baca Juga: Viral Dugaan Dana Desa Bermasalah di Garut, Warga Mengaku Diintimidasi Kepala Desa

Menteri Sosial menegaskan komitmennya untuk menjalankan seluruh program sesuai dengan prinsip efisiensi dan akuntabilitas.

Ia menyebutkan bahwa anggaran Kemensos 2026 akan difokuskan pada program-program yang memiliki dampak langsung dan terukur, bukan sekadar penyerapan anggaran semata.

Kunjungan ini juga menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah serius mempersiapkan kebijakan sosial jangka menengah.

Tantangan ekonomi global dan dinamika sosial di dalam negeri membuat peran bantuan sosial tetap krusial.

Baca Juga: Panduan Lengkap Peserta PPG: Cara Cek NRG di Info GTK Agar Tunjangan Profesi (TPG) Segera Cair

Oleh karena itu, sinergi antara Kemensos dan Kemenkeu menjadi kunci agar kebijakan fiskal dan kebijakan sosial berjalan seiring.

Pembahasan anggaran Kemensos 2026 masih akan berlanjut dalam tahap-tahap selanjutnya sesuai mekanisme perencanaan anggaran negara.

Namun, hasil pertemuan ini menjadi fondasi awal yang menentukan arah kebijakan sosial pemerintah pada tahun mendatang, dengan harapan kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat secara berkelanjutan.***