POJOKSATU.id - Kabar baik datang bagi ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau.

Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN Riau sempat mengalami pemotongan pada akhir tahun 2025.

Namun kini, Pemprov Riau menjanjikan bahwa mulai tahun 2026 TPP ASN akan dibayarkan secara penuh tanpa ada lagi pemangkasan TPP seperti sebelumnya.

Baca Juga: Anggaran Rp1,7 Miliar Disiapkan Pemprov NTB untuk 518 Honorer yang Diberhentikan

Janji tersebut disampaikan langsung oleh pimpinan Pemprov Riau sebagai respons atas keluhan ASN yang terdampak pemotongan TPP selama tiga bulan terakhir tahun anggaran 2025.

Kebijakan ini sekaligus menjadi angin segar bagi ribuan ASN yang berharap kesejahteraan mereka kembali normal di tahun depan.

Pemotongan TPP yang terjadi pada Oktober hingga Desember 2025 diketahui mencapai sekitar 30 persen.

Baca Juga: Gubernur Sulteng Tegaskan Tak Ada PHK! Ribuan Honorer Diangkat PPPK Paruh Waktu

Kondisi ini dipicu oleh tekanan fiskal daerah akibat berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat.

Serta penyesuaian belanja daerah agar tetap sesuai dengan ketentuan keuangan negara.


TPP ASN Sempat Dipotong di Akhir 2025

Pemprov Riau sebelumnya mengambil kebijakan pemotongan TPP sebagai langkah penyesuaian anggaran.

Baca Juga: Kabar Baik bagi PPPK! Pemkab Blora Resmi Perpanjang Kontrak 286 PPPK Hingga 2030

Saat itu, belanja pegawai dinilai cukup berat sehingga perlu dilakukan penghematan agar keuangan daerah tetap sehat.

Meski demikian, kebijakan tersebut memicu kekecewaan di kalangan ASN.

Karena TPP selama ini menjadi salah satu komponen penting penunjang kesejahteraan pegawai.

Tidak sedikit ASN yang berharap pemotongan tersebut hanya bersifat sementara.

Harapan itu kini mulai menemukan titik terang setelah adanya pernyataan resmi dari Pemprov Riau terkait kebijakan TPP tahun 2026.

Baca Juga: Tak Perlu Datang ke Kantor, Begini Skema Gaji Pensiunan PNS 2026


Janji Pemprov Riau '2026 TPP Dibayar Penuh'

Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, memastikan bahwa pemerintah daerah berupaya mengembalikan pembayaran TPP ASN secara penuh pada tahun anggaran 2026.

Ia menyebutkan bahwa pemotongan yang terjadi pada 2025 tidak akan kembali diberlakukan tahun depan.

“Insyaallah TPP pegawai tahun 2026 kita usahakan diterima penuh, tidak ada pemotongan,” ujar Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, dikutip dari Riau Pos, 1 Januari 2026.

Baca Juga: 10 Honorer Dinas Perikanan Madina Menjerit, Gaji Tak Kunjung Dibayar Hingga Akhir Desember 2025

Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa Pemprov Riau telah menyiapkan langkah-langkah perbaikan pengelolaan anggaran.

Tentunya agar hak ASN dapat dipenuhi secara optimal di tahun mendatang.


Penyesuaian Anggaran Jadi Kunci

Pemprov Riau menyadari bahwa kebijakan TPP sangat berkaitan erat dengan kemampuan fiskal daerah.

Baca Juga: Rekening Bertambah, Pensiunan PNS Dapat Tambahan Tunjangan hingga Rp400 Ribu Januari 2026

Oleh karena itu, pemerintah daerah berkomitmen melakukan penataan anggaran secara lebih hati-hati.

Termasuk mengoptimalkan pendapatan daerah dan menekan belanja yang tidak prioritas.

Dengan langkah tersebut, Pemprov Riau optimistis pembayaran TPP ASN secara penuh pada 2026 dapat direalisasikan tanpa mengganggu stabilitas keuangan daerah.

Selain itu, kebijakan ini juga diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan kinerja ASN dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.


ASN Diminta Tetap Fokus Bekerja

Meski TPP dijanjikan kembali normal, Pemprov Riau tetap mengingatkan ASN untuk menjaga kinerja dan disiplin.

Pemerintah menegaskan bahwa TPP merupakan bentuk apresiasi atas kinerja pegawai, sehingga harus diimbangi dengan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Baca Juga: KABAR BAIK! PPPK Paruh Waktu Formasi 2024 Kabupaten Tanggamus Segera Terima SK Pengangkatan

Janji pembayaran penuh TPP pada 2026 ini pun diharapkan mampu memulihkan kepercayaan ASN terhadap kebijakan pemerintah daerah.

Sekaligus menjadi awal yang lebih baik dalam pengelolaan kesejahteraan pegawai di Provinsi Riau.***