POJOKSATU.ID - Pemerintah Kabupaten Tanggamus secara resmi menyerahkan petikan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
PPPK Paruh Waktu resmi dilantik kepada sebanyak 4.193 tenaga honorer.
Penyerahan SK tersebut dilaksanakan di Lapangan Komplek Pemda Tanggamus, Jumat (2/1/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri ribuan penerima SK dari berbagai perangkat daerah.
Baca Juga: Apakah Benar Seleksi PPPK Dihentikan Mulai 2026? Ini Penjelasan dan Faktanya
Menjadi penanda dimulainya masa pengabdian baru bagi para tenaga honorer yang kini berstatus sebagai bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN).
Ribuan PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat
Berdasarkan data Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tanggamus.
Formasi PPPK Paruh Waktu Tahun 2025 terdiri atas 2.776 tenaga teknis, 953 tenaga guru, dan 464 tenaga kesehatan.
Penyerahan SK dilakukan langsung oleh Bupati Tanggamus Moh Saleh Asnawi sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah.
Baca Juga: Presiden Prabowo Subianto Beri Sinyal Positif, Harapan Alih Status PPPK ke PNS Kian Terbuka
Dalam memberikan kepastian status kepada tenaga honorer yang selama ini telah berkontribusi dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.
Apresiasi atas Pengabdian Tenaga Honorer
Dalam sambutannya, Bupati Saleh Asnawi menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh PPPK Paruh Waktu yang telah menunjukkan loyalitas dan pengabdian selama bertahun-tahun.
Semua yang dilantik hari ini adalah putra-putri daerah yang telah setia dan loyal. Peran saudara-saudara sangat penting dalam menggerakkan roda pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Tanggamus.
Ia menegaskan bahwa pengangkatan PPPK Paruh Waktu merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi panjang para tenaga honorer yang telah menjadi bagian penting dari pembangunan daerah.
Tekankan Profesionalisme dan Integritas
Bupati Saleh Asnawi mengingatkan bahwa dengan diterimanya SK pengangkatan, para PPPK Paruh Waktu kini resmi menjadi bagian dari keluarga besar ASN.
Oleh karena itu, mereka dituntut untuk bekerja secara profesional, berintegritas, dan menjunjung tinggi nilai-nilai dasar ASN, yakni BerAKHLAK.
Baca Juga: Hanya Ada 5 Alasan PPPK Paruh Waktu Lebih Dipilih daripada Honorer, Simak Keunggulannya
Menurutnya, profesionalisme ASN menjadi kunci utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Ia meminta seluruh PPPK Paruh Waktu untuk menjadikan kepuasan masyarakat sebagai tujuan utama dalam menjalankan tugas.
“ASN harus bekerja dengan budaya kerja jalan lurus, mengutamakan pelayanan, dan menjadikan kepuasan masyarakat sebagai orientasi utama,” tegasnya dikutp dari Tribun Lampung pada Jumat, 2/1/2026.
Soal Kesejahteraan dan Tantangan Ke Depan
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan secara terbuka bahwa kesejahteraan pegawai masih menyesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.
Meski demikian, hal tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk menurunkan semangat kerja dan kualitas pelayanan publik.
Ia berharap para PPPK Paruh Waktu tetap menjaga komitmen pengabdian dan terus meningkatkan kompetensi diri sesuai tuntutan zaman.
Pesan Jauhi Narkoba dan Korupsi
Selain profesionalisme, Bupati Saleh Asnawi juga mengingatkan seluruh PPPK Paruh Waktu untuk menjauhi narkoba dan menolak segala bentuk korupsi.
Ia menekankan pentingnya menjaga integritas sebagai aparatur pemerintah yang menjadi teladan di tengah masyarakat.
Tak hanya itu, para PPPK Paruh Waktu juga diminta mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan sistem kerja digital yang kini semakin diterapkan di lingkungan pemerintahan.
Acara penyerahan SK PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Tanggamus ditutup dengan doa bersama.
Baca Juga: Viral! Bule Australia Datang ke Sumatera demi Menikah, Masuk Islam dan Beri Mahar Rp12 Miliar
Momentum tersebut menjadi simbol dimulainya pengabdian baru bagi ribuan PPPK Paruh Waktu dalam mendukung pembangunan dan pelayanan publik di daerah.
Penyerahan SK kepada 4.193 PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Tanggamus menandai langkah penting dalam penataan tenaga honorer daerah.
Bupati Tanggamus menekankan profesionalisme, integritas, dan budaya pelayanan sebagai kunci keberhasilan ASN dalam memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.***




